Search This Blog

July 20, 2019

Volume 14 : Gadis berkursi roda di atas bukit


Bagian 1

Cerita ini berawal ketika aku sedang menikmati akhir pekan dengan menyusuri Jalan menggunakan sepeda Aku berjalan dengan santainya sambil menikmati hembusan angin serta kicauan burung dipagi hari  ketika aku di tengah jalan aku melihat pesawat kertas yang sedang terbang dan jatuh di samping sepedaku maka aku pun mengambilnya hah apa ini Namun karena peganganku yang tidak terlalu kuat kertas itu kembali terbang terbawa angin.

eh....eh......eh... loh.. kok...

maka aku pun mengejarnya dan mengambil kertas itu kembali hap akhirnya kudapatkan lagi akupun melihat isi dari pesawat kertas itu yang ternyata ada tulisannya di kertas itu tertulis ada seseorang yang minta pertolongan.

Orang itu berkata kalau dia ada di sebuah bukit tak jauh dari sini maka aku pun kembali menaiki sepeda aku dan berangkat menuju Bukit itu setelah aku sampai di bukit itu betapa kagumnya aku melihat pemandangan dari bukit itu ternyata di sana banyak sekali ditanam kincir angin lalu juga bunga-bunga yang bermekaran.

wah tempat ini bagus sekali baru pertama kali aku disini.

sambil menggiring sepeda dan membawa kertas itu aku melihat seorang perempuan yang duduk di kursi roda kemudian dengan muka yang sangat cemas kemudian pada akhirnya aku mendatanginya dengan raut wajah sedih dia menatap wajahku dan aku berkata
Hai kamu kenapa Jangan bersedih
kemudian Gadis itu menjawab.

Oh maaf kalau aku bertanya kembali Emang kamu ada apa Oh ini hanya saja kursi roda aku pelanginya bermasalah ditambah lagi bannya longgar

Oh Baiklah aku akan memperbaikinya Tunggu sebentar aku akan menyiapkan alat-alatnya maka aku pun mengambil peralatan ku yang untungnya tidak jauh dari tempat itu kamu tiba-tiba aku diserang oleh seekor bebek yang entah datangnya dari mana.

wek wek wek wek wek wek Aduh apa in hey  stop stop stop stop Waduh orang nggak tahu apa-apa di Serang Aduh tanganku !!.

maka gadis itu teriak dan sambil bilang Cito hentikan wek wek wek wek wek….
aduh salah apa aku hari ini? sampai diserang bebek seperti ini maka akupun mengambil peralatan ku dan kembali mendatangi kursi roda gadis itu
Dan akupun memperbaiki kursi roda gadis itu nah Baiklah sudah selesai.

Oh iya ya kalau begitu terima kasih ketika Gadis itu berterima kasih padaku karena dia dalam posisi yang terlalu menunduk ia menjadi kehilangan keseimbangan kemudian terjatuh tepat di hadapanku.

ah aduh aduh…. aduh Woi kamu tidak papa?

kemudian aku melihat lututnya yang memang terlihat memar yang sangat sangat parah

eh ngomong-ngomong ada apa dengan luka yang terjadi pada lututmu ituaka dia menjawab oh ini ya...

Ini disebabkan kecelakaan 3 bulan yang lalu.... Dan saat itu aku yang kata dokter aku mendapat luka yang benar benar parah bahkan sampai mengeluarkan banyak darah tapi untungnya aku selamat

tapi.... tapi kenapa?
sambil menarik napas dengan wajah sedihnya dia di mengatakan ayahnya meninggal dan ibunya masih dalam keadaan koma...  Sambil memegang pundaknya aku berkata...
Aku turut berduka atas apa yang menimpamu

hmm... Iya terimakasih tapi aku masih bertekad untuk sembuh dari ini... Ya semoga kau cepat sembuh ya

lalu aku berkata

Wah ternyata pemandangan di bukit ini bagus sekali ya anginnya juga segar Benarkah Yah karena aku sering kemari aku jadi tahu pemandangan di sini memang sangat bagus angin yang sepoi-sepoi kadang-kadang aku juga mendengar kicauan burung dari sini.

saat kami sedang bersama-sama duduk di hamparan rumput yang indah ini tiba-tiba Gadis itu bilang

ah lihat itu ada pesawat

maka aku mau nengok ke atas

Oh iya pesawat sering lewat sini ya?
kemudian dia menjawab lagi

ya begitulah tapi yang paling sering aku lihat ya pesawat berwarna biru ini kemudian aku menjawab lagi

Hah….. sambil Aku berbaring di rumput memang ya terkadang suasana seperti ini memberikan suatu nostalgia yang taak Terlupakan Sebenarnya aku pernah ke sini
tapi aku lupa Kapan terakhir kali aku kesini kemudian Gadis itu menjawab oh kamu pernah kesini?
Iya tapi aku lupa Kapan persisnya aku pernah ke sini

Oh begitu ya.. hehe begitu asiknya mengobrol panjang lebar saat di bukit itu sampai tiba waktu siang hari adalah saatnya kami untuk kembali

Eh sudah siang aku ingin kembali Oh begitu kah baik aku bantu dulu kau ya maka aku membantunya dengan cara mengangkatnya kembali ke kursi roda dan kami pun akhirnya berjalan bersama menuju ke arah pulang.

sampainya di perempatan Gadis itu bilang

eh sudah sampai sini saja biar aku berjalan sendiri lagi pula tempatnya tidak jauh kok
Oh begitukah Baiklah aku juga harus kembali sampai ketemu lagi ya

Iya sampai jumpa

Nah aku pun berpisah dengan gadis itu saat aku ingin menuju ke perjalanan pulang lebih tepatnya hanya tinggal 5 meter lagi HPku berbunyi ternyata telepon dari Pak Bos Kotaro Hai Ferdi ini saya Kotaro.

Oh iya pak ada apa pak?

begini Ferdi kamu lagi ada di mana sekarang

Oh ini saya baru pulang dari bersepeda Pak tadi saya ada di sebuah daerah perbukitan

Oh begitu kau sedang bersepeda… jadi  begini Ferdi Saya ingin meminta tolong

minta tolong apa pak?

ya sebenarnya ini pekerjaan dari teman saya sih  tapi karena dia sedang ada beberapa urusan maka dia tidak bisa mengurus villanya.

hah... Villa?

iya punya temen Bapak Iya tapi sekarang dia tidak bisa mengurusnya karena dia lagi ada di luar kota dan dia sekarang lagi bingung untuk mencari penggantinya maka saya menawarkan dirimu lagi pula kerjaan di kantor juga sudah selesaikan?
nah saya ada pekerjaan baru buat kamu Tolong kau untuk 3-4 hari ke depan tolong kau mengurus villa itu ya.

maka akupun berkata

Waduh beneran nih Pak saya sendirian?

Ya nggak juga sih Ferdi ada orang-orang yang bantu kamu kok ya sekitar 2 orang lah jadi nanti Kalian bertiga yang mengurus Villa tersebut.

Oh baik nanti saya usahakan mengurus sebaik-baiknya

Oh iya Satu lagi Ferdidi Villa tersebut itu ada seorang seorang cewek yang sedang dalam masa pemulihan dia menggunakan kursi roda Tolong kamu awasi dan bantu dia ya

Oh Baik Pak siap Baik saya sudah bisa tenang saja

terima kasih Ferdi

maka percakapanku dengan Pak Kotaro selesai maka aku berpikir sejenak apa jangan-jangan cewek yang baru aku temui tadi ya?.


Bagian 2


Setelah mendapat telepon dari Pak Kotaro bahwasanya aku disuruh menjaga Villa maka aku kembali ke rumah sebentar untuk memberitahu orang-orang yang ada di rumah. di rumahku ada Yuki Sena Miyazaki dan Natsumi ya sebenarnya Miyazaki dan Natsumi itu kebetulan saja mampir juga di rumahku yang ada di rumah yang sebenarnya itu cuma Yuki dan Sena maka akupun bilang pada mereka untuk bisa mengobrol sebentar jadi ada apa Ferdi Sena bertanya

memang ada apa sih Ferdi?

Oh jadi begini teman-teman aku mendapat tugas dari Pak Kotaro kalau aku disuruh menjaga Villa milik temannya mulai 3 sampai 4 hari kedepan jadi aku untuk sementara tidak ada di rumah tapi bukan berarti aku tidak ada waktu untuk pulang ke rumah aku akan pulang ke rumah sekali-sekali.

hanya untuk mengecek kalian berdua nantinya atau sekalian saja Suruh Natsumi dan Miyazaki untuk menginap di sini ya karena kan rumah sebesar ini yang menempati hanya aku Yuki dan juga Sena.

Oh begitu Baiklah aku akan menemani Yuki dan Sena di sini Miyazaki menjawab Bagaimana
denganmu Natsumi?

eh... Aku hmm...

Ya boleh juga

oke baiklah semua sudah sepakat jadi di rumah ini nanti nggak terlalu sepi ya aman aja lah Fer Lah terus kamu sendirian jaga di villa itu?

hah Tentu saja tidak aku disana ditemani 2 orang pegawai yang ada di sana

Oh begitu ya boleh juga

Oh kalau begitu aku mau ngambil barang-barangku dulu nih ah aku juga

Eh tunggu aku Natsumi main tinggal aja kamu woy!

baik aku pun juga harus bersiap-siap

biar aku bantu.

Yuki pun berkata seperti itu oh baiklah Ayo Terima kasih sudah membantu ya
Iya sama-samasambil Yuki mengambil koper dan menyiapkan baju serta aku juga yang sibuk memilih milih bajunya Yuki berkata seperti ini.

Hai memang villa itu milik siapa siapa nama pemiliknya?

aku masih kurang tahu tapi yang jelas itu Temannya Pak Kotaro katanya dia nanti akan menelepon ya dilihat aja nanti ini bagaimana ceritanya nanti.

ngomong ngomong baju ini ngga papa kan?

aku sambil menunjukkan baju yang mau ku masukkan ke koper kepada Yuki

hah…. baju itu yang benar aja masa iya kaos oblong begitu mau kamu pakai di villa kalau keadaannya di rumah itu sih nggak papa lah ini kan di Villa loh

Jangan sembarang ah baik kamu pakai ini aja yuk sambil menunjukkan kepadaku baju hem bermotif batik padaku.

ah baju itu ya baju yang Kalau tidak salah ah Karena aku pakai sesekali waktu kerja Iya pakai baju ini ini lebih cocok habis itu setelannya pakai celana ini kemudian Yuki menunjukkan celana kain hitam panjangnya diambil di dalam lemari.

untuk yang lain-lainnya biar aku sendiri sajalah yang pilih kan.

kalau kamu yang ngambil nanti baju aneh-aneh lagi kamu pakai segala kaos oblong kamu ambil kamu mau jaga Villa apa jadi preman di sana?

Oh iya Hahaha…..

Ya enggaklah cuma kan kamu tahu sendiri aku tidak pandai dalam berpakaian dan aku nggak terlalu mengerti mengenai fashion
yah Untungnya ada aku kan
Hehehe iya Yah aku merasa ada suasana humor juga ketika kami berdua mempersiapkan koper untuk aku menginap di villa Setelah semuanya sudah siap maka aku berkata
Oke semuanya sudah siap Terima kasih ya sudah membantu Sekali lagi
Hah Iya tidak masalah
lalu kemudian tiba-tiba HPku berbunyi kali ini nomornya tidak dikenal maka aku pun penasaran kemudian mengangkatnya.

Halo Apa ini benar Ferdi Nakamura?

ya ini saya sendiri Halo ini saya Fuyuzora Takeshi saya pemilik dari villa yang nanti akan Anda jaga

Oh ya pak saya juga dapat infonya dari pak Kotaro katanya Nanti anda yang akan menemani 2 pegawai saya yang berada di villa untuk sementara waktu apa benar pak?

Oh ya benar sekali itu
Baik jadi begini Ferdi Bisakah nanti kita bertemulebih tepatnya besok ya untuk sekitar pengenalan saja semacam ruangan dan tempat-tempat lainnya yang ada di Villa

Oh bisa Pak kira-kira jam berapa ya?

hmm ya sekitar 7.30 lah nanti kita akan bertemu Baik Pak nanti saya akan kesana
Keesokan setelah aku serapan yang dibuatkan oleh Yuki aku langsung bergegas saja pergi menuju villa di mana tempat aku kerja sampingan tapi sebenarnya ya bukan kerja juga sih hanya membantu.
Setibanya aku di sana maka aku bisa melihat di papan namanya Villa Fujioko Takeshi.

Oh ini tempatnya ya iya iya aku mengerti sekarang

kemudian aku masuk kedalam Villa tersebut aku melihat seperti tidak ada orang sama sekali di bila ini lalu tiba-tiba seorang cewek turun dari tangga bersama temannya eh Anda siapa ya?

loh loh loh loh kok gini cewek cewek semua ini!?

lah memang iya memang Anda enggak baca ya Di Papannya hah...
Masa sih akupun berkata


heh... Permisi sebentar ya maka aku pun buru-buru keluar dan sekali lagi membaca papan itu dan Alangkah terkejutnya aku aku bawa ternyata Villa ini khusus untuk cewek
dalam hatiku berkata

mati aku apa kayak gini nggak kurang kerjaan namanya haduh…

setelah itu aku melihat seseorang yang datang ke arahku yang ternyata dia adalah Pak Fuyuzora Takeshi

Hai ini saya yang menelpon kemarin panggil saja saya Pak Takeshi saya adalah pemilik dari Villa ini


Oh iya lupa saya Ferdi Nakamura orang yang ditugaskanuntuk menjaga sementara tempat ini Pak
saya juga disuruh oleh Pak Kotaro menjaga Villa bapak

Baiklah Ferdi silahkan ikut saya saya akan memperkenalkan beberapa ruangan dan tempat-tempat lainnya yang ada di vila ini Jadi silakan ikut saya.

jadi Setelah itu saya mengikuti Pak Takeshi mengelilingi villanya dia menjelaskan satu persatu ruangan lalu tempat-tempat yang ada di vila tersebut kemudian aku berkata

Wah Villa ini lumayan ya pak dari segi ukuran lumayan besar

kemudian Pak Takeshi melanjutkan
Iya memang villa di sini ukurannya lumayan tapi kalau saya boleh jujur ke ruangan yang ada di villa ini itu kamarnya saja hanya berjumlah 6.

hah yang bener pak cuma 6 kamar?

Iya benar sekali 3 ruangan di atas atau tempat lantai 2 kemudian 3 nya lagi di ruang bawah Kemudian untuk sisanya lagi ya dipakai untuk yang keperluan lain seperti contohnya di sini memiliki ruang sauna itu dua ruangan kemudian juga dapur tentu saja ditambah ada kolam renang di bagian samping kanan  juga tapi di sini saya meletakkannya di biasa di bawah dengan ukuran yang agak lumayan ya supaya berenangnya juga luas lalu juga ruang makan ada juga bar siapa tahu ada yang mau ya mendengarkan musik disco atau sekedar untuk bermain DJ dan ruangan itu biasa memang dibuat pesta.

Nah itu tadi untuk ruang makan dan juga bar kemudian kita lari ke ruangan selanjutnya itu adalah dapur untuk dapur sendiri Saya memiliki asisten yang bernama Fuwa Inari Mari saya  perkenalkan kepada Fuwa inari dia adalah petugas yang bagian masak-masak di dapur ini.
Pokoknya segala keperluan dapur dia yang mengerjakan.

Wah ada tamu

Inari Kenalkan ini Ferdi Nakamura dia akan bantu bantu di sini selama 3 sampai 4 hari kedepan jadi mohon untuk kerjasamanya oke

Oh baiklah Pak perkenalkan saya Fuwa Inari senang bertemu denganmu

Oh iya saya Ferdi Nakamura salam kenal mohon bantuannya ya

Ya baiklah tenang saja aku akan membantumu nanti

Belum selesai aku berbicara dengan Inari Pak Takeshi memotong pembicaraan dan berkata
Baiklah Ferdi kita ke tempat selanjutnya nanti kalau mau ngobrol lagi silakan aja tapi kita selesaikan dulu ini aku tidak sempat mengobrol panjang lebar dengan inari karena Pak Takeshi membawa aku langsung menuju ke kebun atau taman yang ada di villa ini Aku kaget bahwa ternyata di Villa seperti ini masih ada taman kecil yang bagus seperti ini ukurannya ya ngerti sendiri lah di taman tersebut aku bertemu dengan seseorang bernama Idan Purnomo yang ternyata dia itu dari Indonesia

Nah Ferdi ini Idan Purnomo dia yang bertanggung jawab terhadap Taman ini

Oh anda orang Indonesia toh?

Ah iya saya campuran indonesia-jepang bapak saya Indonesia ibu saya yang Jepang

saya Purnomo Mas saya dari Wonogiri Jawa Tengah
Oh anda dari Wonogiri toh sama saya juga dari Wonogiri Bapak saya dari Wonogiri kalau gitu mohon bantuannya ya mas nanti kalau seumpama ada urusan urusan sama kebun ini.

Oh Siap Mas tenang aja Saya akan membantu
oke oke jadi begitulah Ferdi sekiranya saya membawa kamu berkeliling di villa ini nanti kalau ada apa-apa coba aja keliling-keliling lagi atau kamu bisa bertanya kepada inari atau Purnomo soal tempat-tempat yang di sini kalau kamu pengen tahu lebih banyak lagi
oke Pak terima kasih nanti saya hubungi lagi kalau ada apa-apa
siap oke ini saya tinggal dulu ya saya ada beberapa urusan soalnya Baik Pak terima kasih.

Semoga lancar urusannya Pak ya Kakak aku pun berpisah dengan Pak Takeshi karena dia ada urusan maka aku juga pamit dengan Purnomo karena aku masih penasaran dengan seluruh tempat-tempat yang ada di vila ini permisi dulu ya saya mau masih keliling nih di villa
Oh iya Mas nanti kalau ada apa-apa hubungi aja saya atau datangin saya lagi
Oke sampai ketemu lagi mas.
lalu kemudian aku berjalan ketika aku sampai di ruang tengah aku melihat wanita dengan kursi roda itu lagi dengan wajah yang aku rasa tidak asing maka akupun menegurnya lah kamu kan yang kemarin yang waktu di bukit itu?

Oh kamu sendiri ngapain di sini?

lah aku disuruh jagain di tempat ini katanya ada orang yang membutuhkan perawatan khusus Dan itu membutuhkan aku sebenarnya aku juga disuruh sih sama atasanku

Oh apa jangan-jangan orang itu adalah kamu

Hai aku bisa sendiri Meskipun aku seperti ini aku selalu berusaha untuk melakukan kalau bisa aku sendiri yang menjalaninya
kemudian aku memotong pembicaraannya

Hai kita belum berkenalan Siapa namamu Aku belum tahu.
Aku adalah Sakaki Hiyori

Oh nama kamu Hiyori salam kenal aku Ferdi Nakmura mohon bantuannya Kayaknya aku selama 3 sampai 4 hari kedepan akan membantumu

apa Serius nih….

kamu bantu aku ah kurang kerjaan aja

Emang kamu bisa mengurus dirimu sendiri?

Bisa kok gampang aja sudah kamu nggak usah bantu aku

Yakin…?

melihat dari ekspresi wajah Hiyori Iya seperti malu saja mengakui atau  dia yang benar-benar gak mau aku bantu yah Terserah kamulah….

ah... cewek yang satu ini terlalu percaya diri tapi baguslah

yah begitulah awal pertemuan kami di sebuah Villa berawal dari bukit dan sepertinya ini akan terus berlanjut Dan Aku tidak tahu apa yang akan aku hadapi selama aku tinggal di villa ini selain aku mengurus Hiyori hah....yah Apapun yang terjadi lihat saja nanti bagaimana kalau ceritanya yang jelas aku berusaha untuk menjalaninya semampu yang aku bisa.




June 15, 2019

Volume 13 : kebahagiaan ku dengannya bukan denganmu


Bagian 1

Cerita ini dimulai kembali cerita dimana aku bertemu  wanita yang mengaku nya mencari diriku setelah kami berpisah Kurang lebih 2 tahun, Sebenarnya dia tujuan awal datang ke sini adalah mencari Abdi katanya dia ingin menyampaikan sesuatu padanya.

 Dia bercerita padaku bahwa dia telah melakukan kesalahan yang fatal dan dia membuat Abdi  kecewa.

Aku pun kemudian bertanya padanya emang kamu dulu ada hubungan apa dengan Abdi?

Oh aku dan abdi kata teman dekat ketika kami waktu itu masih di zaman kuliah Yah kami sering melakukan hal-hal yang menyenangkan bersama.

Ya bisa dibilang waktu itu sepertinya aku adalah tipe wanita yang suka menggoda Abdi dan menanggapinya juga dengan suasana hati yang gembira. Aku masih ingat ketika Abdi datang ke kosan tempat sementara aku tinggal karena waktu itu kami sedang melakukan kuliah kerja nyata di salah satu  pedesaan. ketika wanita itu sedang berbicara panjang lebar aku memotong pembicaraannya nah ini minum silahkan.

Oh baik terima kasih wanita itupun minum dan lalu aku bertanya padanya Lantas apa yang terjadi selanjutnya,?

 Iya jadi begini Abdi membuatkan makanan untukku ketika itu,  dia membuat makanan itu sendiri dia bilang ini asli racikannya dia yang memberikan nama pada masakannya adalah nasi goreng spesial  dia datang ke kosan itu dengan menggunakan sepeda aku pun menyambutnya dan dia hanya bilang nih nasi goreng buatan sendiri.

Semoga dapat melebihi ekspektasi dengan rasanya kemudian aku bilang terima kasih kemudian abdi pun pamit kembali ke kosannya  sendiri Kemudian aku pun kembali bertanya permisi maaf sebelumnya tapi aku tidak tahu nama kamu siapa?

Oh maaf aku belum memperkenalkan diri aku Nabila Amanda teman kuliahnya Abdi  Oh begitu Jadi kedatanganmu menemuiku ini adalah untuk belum selesai aku bicara Nabila memotong pembicaraanku Iya tepat sekali aku ingin meminta tolong padamu bisakah aku menemui Abdi karena ada yang ingin aku sampaikan kepadanya yah ah nanti Akan ku sampaikan kepadanya bila bertemu dengannya lagi masalahnya sekarang abdi tidak ada di sini  dia baru akan kembali besok maka Nabila pun berkata baiklah kalau begitu kamu dan aku berkata kepadanya begini Kenapa kau tidak menemuinya secara langsung saja lalu Nabila kembali menjawab Aku sebenarnya ingin tapi

Ah sudah lupakan pokoknya aku percayakan padamu sepenuhnya Ferdi Oh baiklah Mari kita lihat apa yang bisa kuperbuat tentang hal itu. Keesokan harinya aku bertemu dengan Abdi maka aku pun menghampirinya hehehe Ferdi apa kabar  lama tak jumpa Bagaimana kabarmu eh Kabarku baik kau sendiri

Ya seperti yang kamu lihat aku merasa luar biasa sekali setelah aku diberikan  libur oleh Pak Kotaro yang pantas aku dapatkan ya karena kau tahulah berkerja seperti ini kadang-kadang membawa kita menjadi banyak pikiran. Ah sudah Apakah kau ada waktu luang Ferdi?

 kemudian aku menjawab tentu saja
Apa Memangnya ada apa?

Ya tidak papa kita ngobrol-ngobrol santai saja saya Kita ke cafe sebentar yang di dekat sini saja

Oke ayo

maka kami berdua pun pergi ke cafe terdekat sambil memesan kopi kami pun berbicara santai tentang berbagai hal kemudian Abdi memberitahuku sesuatu dan dia mengatakan galau hubungkan dia dengan Sena belakangan ini menjadi semakin dekat.

Hai Ferdi kau tahu tidak aku belakangan ini merasa senang sekali karena pada akhirnya ada seseorang yang bisa mengubahku menjadi seperti ini ya aku jujur saja belakangan ini hubunganku dengan Sena lebih dekat daripada sebelumnya kami makan sempat bertukar hadiah kemarin.

 ini dia memberikan aku sebuah gelang dan kami memilikinya sepasang aku warna merah dan dia putih melihat bilang itu aku pun tersenyum dan mengatakan

hoho bagus sekali  Ternyata begitu ya hubunganmu dengan Sena semakin lengket saja seperti lem…

yah seperti itulah lantas kamu sendiri bagaimana dengan si Yuki?

Abdi melemparkan pertanyaan itu kepadaku sebagai serangan balik Karena dia sudah menjawab pertanyaanku dan aku pun menjawab

 yah seperti biasa kami banyak melakukan hal-hal menarik bersama kemarin kami mengunjungi Tokyo Dome untuk mencari angin segar di sana dan dan juga bersenang-senang di taman hiburan begitu saja kemudian

 Abdi pun melanjutkan bicaranya hah senang ya hidup kita diwarnai dengan kegembiraan Yah kau benar akupun menyambung kata-katanya

Lalu tibalah saatnya aku menyampaikan tentang sesuatu mengenai Nabila eh ngomong-ngomong Abdi Apakah kau tahu tentang wanita yang bernama Nabila.

Abdi pun hanya terdiam sejenak dan aku melihat dari raut wajahnya langsung berubah dan dia berkata seperti ini. Hah Nabila ya Hmm... coba aku ingat-ingat apa yang bagus dari wanita itu sepertinya tidak ada lalu aku kembali bertanya Terus kenapa?  

Hah Ferdi Ferdi Ferdi seberapa busuknya dia itu dia itu wanita pemberi harapan palsu singkatannya PHP kemudian aku menjawab Iya aku juga tahu kali kalau singkatan pemberi harapan palsu  PHP

 Lah lah…..gak usah kamu kasih tahu juga aku tak tahu.

Memang Ada apa dengannya sambil Abdi minum Aku mengatakan kalau Nabila ada mampir ke rumahku kemarin langkah ketika Abdi menyemburkan minumannya apa memang ada apa sampai dia ke rumahmu dia Cuma bilang Saya ingin minta maaf padamu setelah apa yang menimpamu Kejadian beberapa tahun lalu wajah Abdi sedikit kesal dan dia bilang Ah sudahlah aku tidak mau mendengar tentang wanita itu lagi entah darimu atau dari siapapun Hai Abdi memang ada apa kau belum ada cerita denganku  Ceritakanlah.

 Hah baiklah ah aku akan sedikit bercerita tentang wanita yang teramat membuat orang gampang terpesona ini kemudian Abdi pun mulai bercerita tapi sebelum dia memulai ceritanya dia bertanya kepadaku Ferdi Apakah dia pernah bercerita tentang masa-masa waktu dia masih di bangku kuliah dan mengikuti kuliah kerja nyata,?

Yah dia kemarin ada bercerita tentang itu kepadaku Nadia mengatakan kalian berdua pada waktu itu ditempatkan di kampung yang sama  Yah itu memang benar aku dan Nabila kuliah kerja nyata di kampung yang sama Cuma Universitas kami yang berbeda.


Kami pada masa itu kalau Aku boleh jujur sebenarnya Akulah orang yang menaruh antusiasme yang tinggi atau minta mendapatkan perhatian kepada Nabila pada waktu itu.

Karena aku selalu menjadi orang pertama yang selalu membantu kelompoknya dia melaksanakan program kerja sedangkan ya aku sendiri terlibat jarang kontak dengan kelompok dari teman-teman ku sendiri pada waktu itu

Oh jadi seperti itu ya Abdi ternyata kamu orangnya begitu ya suka mencari perhatian supaya diperhatikan orang….

Yah memang benar kini aku menyadari betapa Bodohnya Diriku pada waktu itu selalu menaruh perhatian lebih kepadanya Padahal aku sendiri juga tidak tahu dipedulikan

Ngomong- ngomong Ferdi asal kau tahu saja kami dulu itu ada beberapa momen yang kami abadikan kemudian yah aku posting di Instagram dan Entah kenapa pada waktu itu aku merasa senang sekali serasa dunia milik sendiri Oh begitu ya ceritanya Abdi.


Bagian 2

Lanjutkan cerita dari Abdi aku pun tidak mengerti bagaimana perasaannya waktu itu kemudian dia terus melanjutkan ceritanya Kemudian aku pun bertanya lalu apa yang membuat hubunganmu dan Nabila menjadi kacau

 Oh soal itu sebenarnya kalau dibilang kacau tidak kacau juga Cuma aku merasa kesal dan beranggapan kalau semua cewek itu sama aja pemberi harapan palsu semua padahal nyatanya dia juga sudah ada yang punya. Tapi pada waktu itu Ferdi, aku terakhir mendengar kabar tentang dirinya dari keponakan dan teman-temanku  katanya Dia sudah putus dengan teman dekatnya itu lalu hadiah yang diberikan oleh teman dekatnya itu dia jual.

Waktu itu keponakanku sendiri yang melihat kejadian itu di Instagram terletak pada bingkai foto dan lukisannya itu dijual dengan keterangan Siapa yang mau barang ini dengan harga sekian Boleh ditawar Kayaknya waktu di instastory itu dia ingin bergegas menjual barang itu lalu agar Kenangan bersama temannya itu lekas Terlupakan


 Tapi itulah dia terakhir aku mendengar Yah memang yang namanya Karma pasti berlaku Jadi sekarang dia sudah merasakan seperti apa namanya terhianati

Tadi Ferdi tadi kau bilang bawa Nabila mencari diriku kan dan ada yang ingin dia sampaikan kepadaku setelah Abdi berkata seperti itu Aku pun menjawab Yah memang benar Nabila sedang mencarimu aku juga tidak tahu apa yang mau disampaikan kepada Mu lebih baik kau temui saja dia

Maaf sepertinya aku tidak bisa lah memangnya ada apa Abdi Yah aku hanya bilang tidak bisa aku sibuk

 lalu Abdi pergi meninggalkanku aku hanya bilang padanya seperti ini Hai Abdi kalau kau semakin memikirkannya aku takut kau jadi tidak fokus dalam segala hal nantinya


 kemudian Abdi dengan santai menjawabnya

 Ah tidak apa-apa itu tidak mempengaruhi ku

Keesokan harinya di tempat kerja aku melihat Abdi merenung merenung merenung dan merenung sampai dia ditegur Kenji untuk mengerjakan bagian finishing Haman manga aku melihatnya Dia Cuma menjawab Oh iya ya Baiklah akan aku kerjakan

 Kemudian Kenji menghampiriku eh senior memang ada apa dengan senior Abdi Sepertinya aku merasa ada yang tidak beres dengannya.

 Ketika jam istirahat kantor aku melihat Abdi yang memesan makanan kemudian membawa makanan itu dia menabrak seseorang hingga makanan jatuh dan piring pun pecah untungnya orang yang ditabrak tidak tersulut emosi kemudian dia meninggalkan kantin dengan wajah Murung nya sapaan dari Sena pun dia hanya membalas dengan senyuman tidak lagi dengan semangat seperti biasanya ketika mereka berdua berinteraksi.


 Kemudian Sena menghampiriku Hai Ferdi Kenapa Abdi menjadi seperti itu Tidak seperti biasanya kemudian aku memberitahu apa yang terjadi sebenarnya kemudian menyampaikan sesuatu tentang Nabilah rupanya Sena juga mengerti karena dia bilang padaku kalau dia pernah di buat tidak menyenangkan oleh seseorang hingga membuatnya kesal.

Oh wanita itu ya Yah aku sempat mendengar nya sedikit dari mulut Abdi sendiri. Tak ku sangka dia ,enjadi teringat dengan masa sulitnya itu lagi

tapi aku melihatnya begini Itu membuatku merasa tidak nyaman aku tidak senang dengan Abdi yang seperti ini

kemudian aku memiliki sebuah ide untuk mempertemukan mereka berdua Tapi aku membutuhkan bantuan maka aku memanggil Miyazaki Sena Yuki dan juga Kenji maka kami berempat menyusun sebuah rencana agar bagaimana Abdi dan Nabila ini bisa bertemu.

 Kemudian kami menjalankan rencana i.ni keesokan harinya kami juga sudah menghubungi Nabila dan dia setuju dengan rencana itu.

Jadi di dalam rencana tersebut aku Berencana untuk mengajak Abdi pergi the cafe yang kemarin Jangan alasan refreshing untuk yang kedua kalinya kemudian aku akan berpura-pura untuk pergi ke toilet lalu Yuki muncul sebagai pengganti diriku

dan yuki mengajak berbincang sebentar kemudian disusul oleh Sena yang datang kemudian ingin memberikan sesuatu makanya aku menyediakan ini Apa itu tanya Sena ini kotak yang isinya permohonan maaf dari Nabila langsung lewat secarik kertas nanti kamu berikan itu kepada Abdi terus Abdi kamu suruh tutup mata ya lalu kalian berdua hilang kemudian muncullah Nabila dan biarkan dia duduk di situ dan biarkan dia mengucapkan kata Setelah itu kita Pantau saja dari jauh pengerti rencananya okay?

okay kami mengerti tunggu dulu terus senior aku disiapkan untuk apa Kenji bertanya ya kamu buat jaga-jaga saja takutnya ada sesuatu yang tidak kita inginkan kau bisa bantu bantu pada saat itu Oh Oke aku mengerti senior.

 Pada saat menjalankan rencana semua berjalan lancar aku dan Kenji memantau dari jauh kemudian Sena menjalankan rencana itu dengan baik Dia memberikan kotaknya lalu meninggalkannya setelah Sena dan Yuki bergabung dengan ku dan tentu juga Miyazaki meskipun dia tidak banyak membantu tapi dia kami siapkan untuk berjaga-jaga bila situasi sudah memburuk.

 Abdi berkata Hai ini sudah bisa dibuka belum kemudian Abdi mendengar suara Abdi Bagaimana kabarmu tadi pun seketika terkejut jangan berkata kamu siapa Abdi ini aku Nabila Abdi kemudian cemberut dan berkata Oh maaf aku sepertinya ada panggilan Maaf ya aku sibuk kemudian Nabila dengan tegas yang berkata

Abdi tunggu dulu!

sambil memegang tangan Abdi Nabila berkata Kenapa sih kamu menghindariku?

 Kau mau apa lagi!?

 Abdi pemotong perkataannya sudah puas kau lihat aku sekarang yang seperti ini tapi aku bahagia kok sekarang aku punya teman-teman dan orang terdekatku sendiri Aku tidak membutuhkan kamu lagi

Kemudian Nabila berkata Ya ampun Abdi aku kemari itu secara baik-baik ingin ya meminta maaf darimu maafkan aku karena aku dulu sempat membuat kamu tidak nyaman dan itu sangat aku sadari itu yang membuat kamu mungkin merasa kesal dan marah denganku Tapi tolong lah sambil mulai meneteskan air mata Nabila pun berkata

Di tolonglah Abdi Tolong sekali lagi maafkanlah aku atas semua dosaku dan  atau kau memperbaiki hubungan kita lagi? 

Aku dan teman-teman yang mendengar dari jauh ini kaget terutama Sena Yah aku merasa tahu karena hubungan sana dan Abdi itu sudah benar-benar sangat dekat tiba-tiba ada wanita datang meminta maaf dan Berujung ingin hubungan mereka kembali tentu saja itu membuat Sena agak merenung dan ingin cepat-cepat ke sana lalu Sena berkata

 hah… apa apa aku tidak salah dengar Ferdi kau dengarkan? Miyazaki kau dengarkan? Yuki kau juga dengarkan? ini tidak bisa ku biarkan.

 sana pun ingin bergegas ke sana tapi aku memegang tangannya dan berkata eh eh eh Tunggu dulu kita tidak bisa langsung langsung bermain sergap begitu saja biarlah dulu mereka menyelesaikan masalahnya nanti kalau situasi menjadi sangat buruk barulah kita bantu pahamkan sna Jadi tunggu sajalah dulu.

Kemudian sebuah sebuah kalimat keluar dari mulut Abdi

 heh... dengar ya biarpun kau berkata seperti itu Aku sudah tidak bisa aku sudah dekat dengan seseorang dan aku tidak mau menyakitinya Aku
Bukan Dirimu bukan tipe orang pemberi harapan palsu.

 Kau ini bermodalkan uang saja dan wajah cantik hah… bukan wanita seperti itu yang aku cari Aku mencari wanita yang tulus mencintai aku apa adanya mencintai kekuranganku dan bisa melengkapi aku.

kalau kau meminta aku sekarang seperti ini?

Hah…. aku tidak bisa dan aku tidak mau mendengar kata-kata Abdi yang seperti itu Sena yang dari jauh tersenyum dan meneteskan air mata aku yang melihatnya kemudian bertanya hai kenapa kau bersedih Ah tidak apa-apa ini aku kemasukan debu.

Sena pun merespon  dengan wajah sedihnya di satu sisi senang bahagia karena memiliki teman dekat seperti Abdi yang benar-benar setia kepadanya tapi dia juga kasihan dengan Nabila yang sudah berusaha untuk bertemu dengan Abdi tapi dia mendapatkan hasil yang sebenarnya tidak diharapkan

Kemudian Nabila hanya menundukkan kepalanya sejenak dan Abdi secara refleks melihat ada sana di sana kemudian dia menghampiri Sena dan memperkenalkannya kepada Nabila.

Nabila ini orangnya yang aku bilang aku sudah menemukan orang yang lebih baik dibanding dirimu dan aku bahagia dengannya.

Nabila pun sedikit tersenyum walaupun Sebenarnya aku tahu hatinya resah dan kecewa atas apa yang terjadi tapi aku juga menghargai Abdi karena dia bisa tegas dan konsisten dengan apa yang sudah dipilih dan dia benar-benar setia dengan apa yang sudah dia punya.

Kemudian Nabila Nabila menyampaikan sepatah dua patah kata sebelum dia pergi

Oh begitu ya baiklah Semoga kalian bisa terus bersama dan kemudian melangkah ke jenjang yang lebih serius kemudian Abdi menjawab Iya terima kasih ya kemudian aku melihat Sena juga memeluk Nabila dan berkata kepadanya

Jaga dirimu baik-baik ya Iya kau juga.

 Hai abdi jagalah dia baik-baik

Iya aku mengerti Sena pun juga tersenyum kemudian Nabila pun meninggalkan kami semua lalu Dia melihatku Kemudian aku bertanya padanya

Hai Akankah Kau Kembali nantinya?

 kemudian Nabila menjawab

 ah iya aku pasti akan kembali dengan diriku yang baru nanti sampai jumpa ya kemudian aku menjawab

 Ah iya Jaga dirimu ya.

Sore itu adalah hari dimana Aku belajar, orang yang sakit hati dia akan belajar untuk mencari sesuatu yang akan lebih baik lagi, dan ketika dia sudah menemukan sesuatu itu dan dia tidak ingin mengulanginya lagi maka dia akan menjaga itu dengan sebaik-baiknya Lalu dia tidak akan mengulang seperti apa yang sudah dialami dan dia berjanji kepada dirinya sendiri agar menjaga sesuatu itu dengan baik dan setia kepadanya agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Setidaknya itu yang aku pelajari dari kejadian hari ini semoga hari esok akan lebih baik lagi daripada hari ini dan aku akan berusaha untuk menjalani hidup ini dengan kebahagiaan yang akan terus aku bagikan kepada orang-orang yang entahlah mengalami nasib buruk dan aku akan berusaha untuk membuat mereka mereka tersenyum kembali dan menjalani hidup dengan semestinya tanpa adanya raut wajah kesedihan di wajah mereka.