Search This Blog

August 25, 2019

Volume 15 : Gadis berkursi roda di atas bukit II


Bagian 1
Hari baru telah dimulai dan kegiatanku untuk bantu-bantu di villa ini juga diawali dengan hari yang  cerah wah suasana disini benar-benar menyegarkan ditambah juga dengan pemandangan yang luar biasa pagi itu aku langsung menuju dapur untuk menyiapkan sarapan, ketika aku menyiapkan sarapan tiba-tiba datang seorang gadis yang umurnya kurang lebih seperti aku memakai pakaian pelayan yang sangat rapi dengan rambut panjang yang terurai
Nah Makanan pagi ini sudah siap nih Mantap lah.

lonceng pintu berbunyi dia masuk dan langsung menuju dapur maka disaat itulah dia bertemu denganku Gadis itu melihatku kemudian dia berkata

loh loh loh loh Anda siapa ya? aku baru  pertama kali melihat ada laki-laki di sini selain Pak Bos hmm…

dalam hatiku

Hah Pak Bos oh mungkin maksudnya Pak Takeshi kemudian aku menjawab

Oh halo aku Ferdi Nakamura Aku orang baru di sini dan aku diminta tolong oleh bosku untuk membantu Pak Takeshi bantu-bantu kegiatan di villa ini selama 3 sampai 4 hari kedepan.

Oh orang baru ya Perkenalkan namaku adalah Minami Itsuki kamu bisa memanggil aku Minami atau Itsuki aku adalah pelayan di sini bersama Fuwa Inari 

setelah itu baru aku sadar kalo yang menangani dapur di villa ini 2 orang.
 Kamu sedang buat apa?
 Itsuki bertanya

Oh ini makanan biasa omelet

 Boleh aku mencicipinya

Ya silakan saja

 Oh dan ini pasti Miso soup kan kan hmm... ? aromanya agak beda dan kelihatannya lezat yang ini juga aku coba ya

 Ya silahkan saja aku buat banyak kok untungnya akan membuat stok lebih jadi kalau dimakan lebih Enggak masalah.

Astaga ini enak sekali kamu hebat juga kemampuan masaknya Oh begitukah Syukurlah kalau kau suka dengan masakan ku kau belajar dari mana

Ah tidak aku hanya baca baca buku dan lihat internet saja.
Tak lama kemudian Hiyori  datang.

Ah Hyori sini Ayo sarapan bareng si Ferdi buat omelet enak banget Cobain deh mantap ini Hiyori menjawab

hmm.. ah.. palingan biasa-biasa aja sudah sini Aku sudah lapar banget nih aku makan aja kemudian aku menjawab 

Ya sudah ini silakan kemudian Itsuki menjawab 

aduh aduh mohon maaf ya Ya emang kadang-kadang Hiyori dia kurang akrab dengan orang lain dan juga dia dia sedikit tertutup orangnya jadi agak susah harap maklum ya


Ya ya aku mengerti dan aku sudah tahu kok dia memang orangnya gitu tapi nanti semoga saja aku berharap dia bisa berubah menjadi orang yang lebih baik lagi.


 Ya sudah silakan lanjut makan maka kami akhirnya menikmati sarapan kami setelah itu Hiyori kembali lagi dan dia ikut bersama kami untuk sarapan bersama.
Selesai sarapan

aku pun pergi menuju Kebun ternyata di sana sudah ada Purnomo yang sudah bersih-bersih kebun mendengar dari penjelasannya tadi katanya dia sudah ah 10 menit berada di situ.
 Lalu aku pun ikut membantunya merapikan kebun dan juga menyiram berbagai tanaman sambil diiringi dengan obrolan santai antara kami berdua.
Jadi kamu sudah sering ya bersih-bersih kebun ini sendiri?

ya begitulah

 nggak capek?

lalu Purnomo menjawab

Hah Enggak ah biasa aja dan saya nggak pernah merasa lelah sama sekali melakukan ini sendirian Wah hebat ya kamu bisa melakukan kerjaan yang lumayan berat ini sendirian ya
 ya begitu lah 

Aku tidak pernah capek melakukan kegiatan ku selama aku melakukannya dengan gembira Purnomo menjawab itu sambil tersenyum.
 Oh iya ngomong-ngomong di kebun ini tanaman bunga atau tanaman lainnya lumayan lengkap ya
 nah bener sekarang itu jadi disini itu memang terdapat berbagai jenis tanaman dan juga bunga-bunga yang bisa diolah atau diramu menjadi obat-obatan alternatif begitu kalau di sini sih biasanya untuk di buat wedang jahe

Oh wedang jahe Ya aku juga sering minum itu.

Dulu waktu aku masih ada di Jawa Itu minuman ku tiap pagi apalagi kalau sedang cuaca hujan itu menjadi minuman termantap yang bener-bener cocok dikala hujan seperti itu. berarti kita sama ya  cuma kalau aku sendiri gitu sambil minum wedang jahe begitu ada temannya seperti kue-kue kering begitu.

weh Itu juga Mantap tuh Nah kalau aku di rumah itu biasanya minum wedang jahe begitu temannya sama kue bolu atau au kadang-kadang sama tempe goreng dan juga sambalnya

Wah kamu suka makan gorengan ya Lah iya kalau pagi aku yang namanya makan gorengan harus ada minimal 2 gorengan lah Yang aku makan deh pagi sih Aku makan tempe dan tahu goreng isi ditambah dengan sambalnya untuk dicolek

Nah Mantap tuh kalau kayak gitu Wah kayaknya asyik ya

Ya begitulah karena asyiknya Kami mengobrol berdua tanpa sadar pekerjaan menjadi lebih cepat dan akhirnya pun selesai aku dan promo membereskan barang-barang Wah udah selesai nih Terima kasih udah bantu bantuin aku bersih-bersih kebun
tidak masalah itu tenang aja nanti kalau misalnya mau bersih-bersih lagi aku siap untuk membantumu lah lagi pula kan Aku di sini sampai beberapa hari kedepan jadi tenang saja lah

Oh iya aku harus mengambil sesuatu di kamar aku Aku tinggal dulu ya Pur

Oh iya pasti silakan

 aku dan Purnama pun pergi mengurus urusannya masing-masing ketika aku hendak menuju ke kamarku aku melihat Hiyori ada di samping dekat dinding dengan kursi rodanya aku pun bertanya dalam hati ngapain dia di pinggir dinding begitu? ternyata Hiyori hendak ingin bangkit dari kursinya dan mencoba untuk latihan berjalan sambil memegang dinding.

wah anak ini nekat juga, eh tunggu dulu kalau aku muncul sekarang takkan jadi masalah Lebih baik aku di sini dulu untuk memantaunya aku pada kala itu sebenarnya sudah tidak tahan karena kasihan melihat Hiyori berjalan tertatih-tatih dan nampak kesakitan tubuhnya berkeringat dia seperti hendak kehilangan kesadaran karena semakin tidak kuat menahan beban tubuhnya sendiri dengan kakinya yang seperti itu.

 Dia seperti ingin kembali ke kursi rodanya tapi karena jaraknya sudah terlalu jauh dia melangkahkan kakinya dan dia ingin kembali tapi tidak tahan dan pada saat dia Hampir terjatuh dan pingsan aku segera menangkapnya wah ini sudah bahaya aku harus bertindak.

Maka aku pun menangkap tubuhnya lalu dia melihat ke arahku kemudian memejamkan matanya waduh dia pingsan.
maka aku pun dengan cepat mau minta bantuan ke semua orang yang berada di villa 

tolong siapa saja bantu aku woi

maka semua orang yang ada di Villa keluar dan membatuku setelah lihat aku yang sedang merangkul Hiyori dan kami pun bergegas membawanya ke rumah sakit. yang pergi ke rumah sakit adalah aku dan Inari saat perjalanan menuju ke rumah sakit Inari berkata kepadaku.

hah dia begini lagi Apa maksudmu?

Ya begitulah Ferdi sebenarnya Hiyori itu sudah sering melakukan ini jauh sebelum kamu datang ke Villa itu memang kebiasaannya Dia itu orangnya tidak mau dibantu sama sekali semua dilakukannya sendiri padahal dengan kondisi yang seperti itu.
Memang Ada apa dengannya?

ya Kalau boleh aku akan bercerita kilas balik sebenarnya tentang Hiyori ini Kemudian aku pun menjawab Oh Baiklah aku akan mendengarkan mu lagi pula aku juga penasaran Kenapa dia begitu keras kepala dan tidak mau menerima bantuan dari orang lain.
 maka kemudian Inari memulai kilas balik nya waktu itu aku masih termasuk pegawai baru di vila tersebut aku dari dulu Memang sudah ditugaskan sebagai juru masak di dapur villa itu.
waktu itu Villa  yang sekarang itu masih sangat kecil makanya pada awalnya hanya beberapa orang saja termasuk diriku waktu itu.

seorang pengawal datang ke Villa dia membawa seorang perempuan dengan kursi rodanya waktu itu aku belum tahu kalau itu Hiyori dia datang ke meja Untuk melakukan check in aku mengira nya itu hanya untuk beberapa hari saja tapi ternyata lambat laun itu dilakukan terus-menerus sehingga Pak Takeshi yang pada kalau itu melihat bahwa sebenarnya Hiyori itu ditinggalkan oleh pengawalnya sendiri.


Dan Pak Takeshi yang merasa iba melihatnya langsung memberikan tempat tinggal secara permanen di sini selama dia suka.
kemudian aku aku sedikit Memotong pembicaraan inari Oh jadi begitu awal ceritanya dia bisa tinggal di villa ini hingga sekarang Iya benar sekali dan aku aku orang yang seharusnya selalu mengawasi dia tapi aku terlalu sibuk dengan kerjaan ku di dapur Jadi aku tidak bisa memantaunya setiap saat.

Bagian 2

Inari melanjutkan ceritanya pada saat itu hal yang sama yang terjadi pada saat ini kalau itu aku melihat Hiyori sedang ada di pinggir dinding aku mengira dia mau apa ternyata dia ingin berdiri dan mencoba untuk latihan berjalan aku sudah melarangnya tapi sepertinya dia memang sangat keras kepala dia bilang padaku kalau ini dilakukan karena kemampuannya sendiri jangan ikut campur
Aku ingin cepat sembuh dan bisa berjalan normal kembali lalu inari berkata
 tapi kamu itu kan belum selesai ini hari berkata sudah dipotong dengan Hiyori ah sudah aku tidak apa-apa

lalu inari membiarkan Hiyori berjalan sendiri Tak lama kemudian benar saja dia terjatuh maka aku pun menolongnya kejadiannya sama seperti sekarang ini Ferdi Aku menolongnya dan membawa ke rumah sakit setelah sadar Hiyori kemudian Dia berkata Dia tidak mau melakukan hal-hal nekat lagi.
Tapi nyatanya hari ini kembali berulang ya tepat pada hari ini dia menunjukkan sifat keras kepalanya kembali.

Oh begitu lalu kemudian kami sampai di rumah saya yang memang khusus untuk menangani spesialis tulang Hiyori kemudian diperiksa setelah pemeriksaannya selesai Hiyori istirahatkan di dalam kamar lalu dokternya menemui kami berdua siapa yang bertanggung jawab atas pasien yang bernama Hiyori oh iya kami pak kami adalah temannya 

oh baiklah.

Jadi saya ingin mengatakan ini teman anda itu seberapa sering melakukan atau mencoba-coba untuk berlatih jalan sendiri seperti itu

 kemudian inari yah.. menjawab baru-baru ini saja sih dok 

jadi teman anda itu sebenarnya kondisinya adalah tulangnya yang sudah terlalu bergeser ditambah lagi dengan adanya luka dalam di bagian kakinya. Jadi kalau bisa kalau dia ingin melakukan latihan untuk berjalan atau terapi paling tidak ada orang yang mengawasi jangan sampai dia itu melakukannya sendiri nanti kita nggak tahu dia akan seperti apa jadi kalau bisa harus ada orang yang selalu mengawasi dia.

kemudian aku bertanya dokter apakah ini teman saya bisa sembuh total dan berjalan lagi tidak menggunakan kursi roda lagi  ya tentu saja bisa asalkan dia melakukan terapi rutin dan minum obat yang nanti akan saya berikan resepnya  tapi ini membutuhkan waktu yang benar-benar lama.
kemudian inari menjawab ah tidak apa-apa dok yang penting teman saya ini sembuh. baik nanti akan saya buatkan resepnya dan biarkan teman Anda istirahat sekitar 20 sampai 22 menit lagi baru kalian bisa mengurus bagian administrasi.

Oh baiklah dok terima kasih setelah urusan administrasi selesai aku hendak menjenguk Hiyori aku masuk ke kamar tempat dia dirawat aku melihatnya yang masih tidur tapi kemudian tiba-tiba membuka matanya lalu melihat ke arahku aduh aku di mana nih?
 dia menengok ke arah kiri dan kanan aw...
aku bilang 

jangan banyak bergerak kau bisa melukai kakimu nanti

heh... Oh Ferdi itu kamu rupanya aku bisa di rumah sakit kenapa ya?

kamu tadi pingsan

hah.. pingsan oh ya aku tadi itu hmm

lagian kamu kenapa sih kok nekat jalan sendiri kayak begitu sambil pegangan dinding kamu kan bisa minta tolong kalau orang lain yang ada di villa.


ya mau gimana aku meskipun sudah lama di villa itu aku merasa canggung jika berkomunikasi dengan mereka mendengar jawaban hiyori yang seperti itu.

aku pun menjawab 

hai dengarkan aku aku tahu masalahmu kau ini  sebenarnya cuma kurang percaya diri saja dengan orang lain makanya kau jadi seperti itu
 sudah begitu ditambah lagi sikapmu yang cuek terhadap orang lain

Kita ini manusia tidak bisa mengurus diri sendiri kita pasti memerlukan orang lain mintalah bantuan kepada mereka apa salahnya sih?

mengatakan aku tolong aku dong atau permisi bisa aku minta bantuan kau tidak boleh seperti itu kamu harus benar-benar merubah sikapmu yang seperti itu dan jadilah Hiyori yang baru.

 sebenarnya aku tadinya menganggap kamu itu gadis yang unik dan manis tapi melihatmu setelah kau tahu aku orangnya seperti ini makna awal pertemuan kita yang awalnya baik waktu di bukit itu seketika berubah dan kau mulai menjauhiku saat itu kau cuek kepadaku padahal aku juga tidak tahu aku salah apa?

mendengar perkataanku yang panjang itu Hiyori tambah murung kemudian dalam hatiku berkata

 ya biarlah ya intropeksi diri.

aku tahu kata-kataku tadi agak kasar atau menyinggung perasaannya tapi biarlah sudah. kemudian 

Hiyori kembali bertanya

eit tunggu dulu Ferdi dari mana kau tahu semua tentang diriku?

 kemudian aku menjawab

aku tahu dari inari dia bercerita banyak tentang dirimu

apa?

Emang kenapa?

 ah tidak tidak papa kemudian aku melihat wajahnya yang mulai memerah mungkin karena malu karena cerita hidupnya diketahui orang lain

ah sudah ya bentar lagi kita mau kembali ke villa nih kemudian aku mau meninggalkan ruangan itu kemudian dengan cepat Hiyori memegang tanganku dan bilang hei tunggu  Ferdi..
 ada apa?

ah tidak aku mau bilang terima kasih karena sudah membantuku ya

 hmm ya sama-sama

Maka kami semua pun kembali ke villa lalu aku kepikiran untuk membuatkan sesuatu agar Hiyori bisa melakukan latihan atau terapi untuk masa penyembuhan kakinya lalu kemudian aku terpikir untuk membuatkan paralel bar.

tapi sebaiknya aku harus harus bilang kepada pak Takeshi terlebih dahulu maka kemudian aku 
mencoba untuk menelepon pak Takeshi

Halo.. oh halo ada apa Ferdi?

Ah begini pak saya mau minta izin ke bapak

minta izin apa ya?

itu pak kalau di villa saya buat palarel bar boleh tidak pak?

Hmm... Paralel bar ya boleh saja mau dipasang buat Hiyori ya?
ah betul pak eh kok bapak bisa tau?

Ya tau dong apa sih yang saya tidak tau hehe soalnya Itsuki yg kasih tau kejadianya

Oh patas saja jadi boleh kan pak?

 ya sudah tidak apa-apa pasang saja oh iya apa kamu sudah punya orang untuk mengurus itu belum?

kalau tidak saya punya teman yang bisa pasangkan pararel barnya

tidak usah pak saya punya teman juga nih ya sekalian lah biar kena diskon hihihi

oh begitu ya terima kasih pak

Setelah aku selesai menelpon pak Takeshi
aku selanjutnya menelpon Doni

eh halo doni apa kabar?

hoyo apa kabar kawan udah lama nggak ada kabar berita kamu lagi di mana sekarang bro dan apa yang bisa aku bantu sekarang?

ah tidak bro aku sedang?membutuhkan bantuan untuk pemasangan paralel bar kamu bisa bantu tidak

ah palarel bar ya buat siapa?

ada teman aku sakit dan membutuhkan itu untuk terapi kamu bisa bantu nggak?

oh tentu saja bisa gampang nanti aku kirim alat bahan sekalian sama orang-orangnya anak buah maksudnya buat pemasangannya nanti

 oke sip ini aku kasih alamat villa nya aku kirim lewat HP ya ya kirim aja silakan

Oh alamat ini ya yah besok aku akan meluncur ke sana.

sore harinya orang-orang suruhan Doni untuk membantu pemasangan pararel bar datang - orang di villa seperti Purnomo inari itsuki dan beberapa pengunjung lainnya kaget heh.. ini ada apa ya?
 Ferdi ini ada apa?

oh ini, ini pemasangan pararel bar buat Hiyori eh tapi dia belum tahu kan tentang ini?
Inari menjawab 

oh belum kok tenang saja aman aman

oke bagus ini akan cepat selesai lagipula pemasangan itu Cuma sebentar setelah beberapa lama akhirnya pemasangan pararel bar selesaikan.

kejutan pun dimulai Inari yang membawa Hiyori masuk ke dalam ruangan kemudian dia terkejut melihat apa yang ada di dalam loh loh apa ini?

ini datang dari mana?

kemudian inari menjawab oh ini ini kejutan buat kamu dari kami semua dan si Ferdi yang punya rencana untuk memasang paralel bar ini dan buat kejutan buat kamu.

aduh terima kasih kalian semua sudah perhatian denganku sampai seperti ini aku janji akan gunakan alat ini sebaik mungkin hingga kakiku nanti kembali normal dan bisa beraktivitas seperti biasanya…..

 kemudian aku menyambung kata-katanya dengan kejutan datang dari belakang
nah begitu dong itu baru semangat yang bagus tunjukkan kalau kamu memang ingin sembuh.
 nanti akan aku bantu sampai kamu benar-benar pulih

loh fer kamu datang dari belakang?
 ya aku tadi habis dari kamar kecil dulu hahaha?

 Aduh terima kasih ya kamu udah baik sama aku padahal aku menduganya kamu tuh Cuma orang orangnya biasa yang punya  sifat jelek ternyata aku salah
terima kasih ya untuk pararel barnya.

iya nanti aku bantu kamu sampai kamu benar-benar bisa berjalan lagi normal yang di situlah untuk pertama kalinya aku bisa melihat lagi senyuman Hiyori jadi yang terakhir kali itu waktu kami pertama kali bertemu di bukit kami pertama kali bertemu dan sekarang dia telah kembali dengan wajah yang sangat bahagia dan aku pun sangat gembira dengan hal itu.

 yah hari kedua ku selesai dan untuk hari ini akhirnya aku bisa membahagiakan orang lain lagi setelah  lama dia itu selalu merenung menggerutu dan cuek tapi kini dia kembali gembira dan aku senang karena pada akhirnya aku bisa melihat senyuman itu lagi dari dirinya.

July 20, 2019

Volume 14 : Gadis berkursi roda di atas bukit


Bagian 1

Cerita ini berawal ketika aku sedang menikmati akhir pekan dengan menyusuri Jalan menggunakan sepeda Aku berjalan dengan santainya sambil menikmati hembusan angin serta kicauan burung dipagi hari  ketika aku di tengah jalan aku melihat pesawat kertas yang sedang terbang dan jatuh di samping sepedaku maka aku pun mengambilnya hah apa ini Namun karena peganganku yang tidak terlalu kuat kertas itu kembali terbang terbawa angin.

eh....eh......eh... loh.. kok...

maka aku pun mengejarnya dan mengambil kertas itu kembali hap akhirnya kudapatkan lagi akupun melihat isi dari pesawat kertas itu yang ternyata ada tulisannya di kertas itu tertulis ada seseorang yang minta pertolongan.

Orang itu berkata kalau dia ada di sebuah bukit tak jauh dari sini maka aku pun kembali menaiki sepeda aku dan berangkat menuju Bukit itu setelah aku sampai di bukit itu betapa kagumnya aku melihat pemandangan dari bukit itu ternyata di sana banyak sekali ditanam kincir angin lalu juga bunga-bunga yang bermekaran.

wah tempat ini bagus sekali baru pertama kali aku disini.

sambil menggiring sepeda dan membawa kertas itu aku melihat seorang perempuan yang duduk di kursi roda kemudian dengan muka yang sangat cemas kemudian pada akhirnya aku mendatanginya dengan raut wajah sedih dia menatap wajahku dan aku berkata
Hai kamu kenapa Jangan bersedih
kemudian Gadis itu menjawab.

Oh maaf kalau aku bertanya kembali Emang kamu ada apa Oh ini hanya saja kursi roda aku pelanginya bermasalah ditambah lagi bannya longgar

Oh Baiklah aku akan memperbaikinya Tunggu sebentar aku akan menyiapkan alat-alatnya maka aku pun mengambil peralatan ku yang untungnya tidak jauh dari tempat itu kamu tiba-tiba aku diserang oleh seekor bebek yang entah datangnya dari mana.

wek wek wek wek wek wek Aduh apa in hey  stop stop stop stop Waduh orang nggak tahu apa-apa di Serang Aduh tanganku !!.

maka gadis itu teriak dan sambil bilang Cito hentikan wek wek wek wek wek….
aduh salah apa aku hari ini? sampai diserang bebek seperti ini maka akupun mengambil peralatan ku dan kembali mendatangi kursi roda gadis itu
Dan akupun memperbaiki kursi roda gadis itu nah Baiklah sudah selesai.

Oh iya ya kalau begitu terima kasih ketika Gadis itu berterima kasih padaku karena dia dalam posisi yang terlalu menunduk ia menjadi kehilangan keseimbangan kemudian terjatuh tepat di hadapanku.

ah aduh aduh…. aduh Woi kamu tidak papa?

kemudian aku melihat lututnya yang memang terlihat memar yang sangat sangat parah

eh ngomong-ngomong ada apa dengan luka yang terjadi pada lututmu ituaka dia menjawab oh ini ya...

Ini disebabkan kecelakaan 3 bulan yang lalu.... Dan saat itu aku yang kata dokter aku mendapat luka yang benar benar parah bahkan sampai mengeluarkan banyak darah tapi untungnya aku selamat

tapi.... tapi kenapa?
sambil menarik napas dengan wajah sedihnya dia di mengatakan ayahnya meninggal dan ibunya masih dalam keadaan koma...  Sambil memegang pundaknya aku berkata...
Aku turut berduka atas apa yang menimpamu

hmm... Iya terimakasih tapi aku masih bertekad untuk sembuh dari ini... Ya semoga kau cepat sembuh ya

lalu aku berkata

Wah ternyata pemandangan di bukit ini bagus sekali ya anginnya juga segar Benarkah Yah karena aku sering kemari aku jadi tahu pemandangan di sini memang sangat bagus angin yang sepoi-sepoi kadang-kadang aku juga mendengar kicauan burung dari sini.

saat kami sedang bersama-sama duduk di hamparan rumput yang indah ini tiba-tiba Gadis itu bilang

ah lihat itu ada pesawat

maka aku mau nengok ke atas

Oh iya pesawat sering lewat sini ya?
kemudian dia menjawab lagi

ya begitulah tapi yang paling sering aku lihat ya pesawat berwarna biru ini kemudian aku menjawab lagi

Hah….. sambil Aku berbaring di rumput memang ya terkadang suasana seperti ini memberikan suatu nostalgia yang taak Terlupakan Sebenarnya aku pernah ke sini
tapi aku lupa Kapan terakhir kali aku kesini kemudian Gadis itu menjawab oh kamu pernah kesini?
Iya tapi aku lupa Kapan persisnya aku pernah ke sini

Oh begitu ya.. hehe begitu asiknya mengobrol panjang lebar saat di bukit itu sampai tiba waktu siang hari adalah saatnya kami untuk kembali

Eh sudah siang aku ingin kembali Oh begitu kah baik aku bantu dulu kau ya maka aku membantunya dengan cara mengangkatnya kembali ke kursi roda dan kami pun akhirnya berjalan bersama menuju ke arah pulang.

sampainya di perempatan Gadis itu bilang

eh sudah sampai sini saja biar aku berjalan sendiri lagi pula tempatnya tidak jauh kok
Oh begitukah Baiklah aku juga harus kembali sampai ketemu lagi ya

Iya sampai jumpa

Nah aku pun berpisah dengan gadis itu saat aku ingin menuju ke perjalanan pulang lebih tepatnya hanya tinggal 5 meter lagi HPku berbunyi ternyata telepon dari Pak Bos Kotaro Hai Ferdi ini saya Kotaro.

Oh iya pak ada apa pak?

begini Ferdi kamu lagi ada di mana sekarang

Oh ini saya baru pulang dari bersepeda Pak tadi saya ada di sebuah daerah perbukitan

Oh begitu kau sedang bersepeda… jadi  begini Ferdi Saya ingin meminta tolong

minta tolong apa pak?

ya sebenarnya ini pekerjaan dari teman saya sih  tapi karena dia sedang ada beberapa urusan maka dia tidak bisa mengurus villanya.

hah... Villa?

iya punya temen Bapak Iya tapi sekarang dia tidak bisa mengurusnya karena dia lagi ada di luar kota dan dia sekarang lagi bingung untuk mencari penggantinya maka saya menawarkan dirimu lagi pula kerjaan di kantor juga sudah selesaikan?
nah saya ada pekerjaan baru buat kamu Tolong kau untuk 3-4 hari ke depan tolong kau mengurus villa itu ya.

maka akupun berkata

Waduh beneran nih Pak saya sendirian?

Ya nggak juga sih Ferdi ada orang-orang yang bantu kamu kok ya sekitar 2 orang lah jadi nanti Kalian bertiga yang mengurus Villa tersebut.

Oh baik nanti saya usahakan mengurus sebaik-baiknya

Oh iya Satu lagi Ferdidi Villa tersebut itu ada seorang seorang cewek yang sedang dalam masa pemulihan dia menggunakan kursi roda Tolong kamu awasi dan bantu dia ya

Oh Baik Pak siap Baik saya sudah bisa tenang saja

terima kasih Ferdi

maka percakapanku dengan Pak Kotaro selesai maka aku berpikir sejenak apa jangan-jangan cewek yang baru aku temui tadi ya?.


Bagian 2


Setelah mendapat telepon dari Pak Kotaro bahwasanya aku disuruh menjaga Villa maka aku kembali ke rumah sebentar untuk memberitahu orang-orang yang ada di rumah. di rumahku ada Yuki Sena Miyazaki dan Natsumi ya sebenarnya Miyazaki dan Natsumi itu kebetulan saja mampir juga di rumahku yang ada di rumah yang sebenarnya itu cuma Yuki dan Sena maka akupun bilang pada mereka untuk bisa mengobrol sebentar jadi ada apa Ferdi Sena bertanya

memang ada apa sih Ferdi?

Oh jadi begini teman-teman aku mendapat tugas dari Pak Kotaro kalau aku disuruh menjaga Villa milik temannya mulai 3 sampai 4 hari kedepan jadi aku untuk sementara tidak ada di rumah tapi bukan berarti aku tidak ada waktu untuk pulang ke rumah aku akan pulang ke rumah sekali-sekali.

hanya untuk mengecek kalian berdua nantinya atau sekalian saja Suruh Natsumi dan Miyazaki untuk menginap di sini ya karena kan rumah sebesar ini yang menempati hanya aku Yuki dan juga Sena.

Oh begitu Baiklah aku akan menemani Yuki dan Sena di sini Miyazaki menjawab Bagaimana
denganmu Natsumi?

eh... Aku hmm...

Ya boleh juga

oke baiklah semua sudah sepakat jadi di rumah ini nanti nggak terlalu sepi ya aman aja lah Fer Lah terus kamu sendirian jaga di villa itu?

hah Tentu saja tidak aku disana ditemani 2 orang pegawai yang ada di sana

Oh begitu ya boleh juga

Oh kalau begitu aku mau ngambil barang-barangku dulu nih ah aku juga

Eh tunggu aku Natsumi main tinggal aja kamu woy!

baik aku pun juga harus bersiap-siap

biar aku bantu.

Yuki pun berkata seperti itu oh baiklah Ayo Terima kasih sudah membantu ya
Iya sama-samasambil Yuki mengambil koper dan menyiapkan baju serta aku juga yang sibuk memilih milih bajunya Yuki berkata seperti ini.

Hai memang villa itu milik siapa siapa nama pemiliknya?

aku masih kurang tahu tapi yang jelas itu Temannya Pak Kotaro katanya dia nanti akan menelepon ya dilihat aja nanti ini bagaimana ceritanya nanti.

ngomong ngomong baju ini ngga papa kan?

aku sambil menunjukkan baju yang mau ku masukkan ke koper kepada Yuki

hah…. baju itu yang benar aja masa iya kaos oblong begitu mau kamu pakai di villa kalau keadaannya di rumah itu sih nggak papa lah ini kan di Villa loh

Jangan sembarang ah baik kamu pakai ini aja yuk sambil menunjukkan kepadaku baju hem bermotif batik padaku.

ah baju itu ya baju yang Kalau tidak salah ah Karena aku pakai sesekali waktu kerja Iya pakai baju ini ini lebih cocok habis itu setelannya pakai celana ini kemudian Yuki menunjukkan celana kain hitam panjangnya diambil di dalam lemari.

untuk yang lain-lainnya biar aku sendiri sajalah yang pilih kan.

kalau kamu yang ngambil nanti baju aneh-aneh lagi kamu pakai segala kaos oblong kamu ambil kamu mau jaga Villa apa jadi preman di sana?

Oh iya Hahaha…..

Ya enggaklah cuma kan kamu tahu sendiri aku tidak pandai dalam berpakaian dan aku nggak terlalu mengerti mengenai fashion
yah Untungnya ada aku kan
Hehehe iya Yah aku merasa ada suasana humor juga ketika kami berdua mempersiapkan koper untuk aku menginap di villa Setelah semuanya sudah siap maka aku berkata
Oke semuanya sudah siap Terima kasih ya sudah membantu Sekali lagi
Hah Iya tidak masalah
lalu kemudian tiba-tiba HPku berbunyi kali ini nomornya tidak dikenal maka aku pun penasaran kemudian mengangkatnya.

Halo Apa ini benar Ferdi Nakamura?

ya ini saya sendiri Halo ini saya Fuyuzora Takeshi saya pemilik dari villa yang nanti akan Anda jaga

Oh ya pak saya juga dapat infonya dari pak Kotaro katanya Nanti anda yang akan menemani 2 pegawai saya yang berada di villa untuk sementara waktu apa benar pak?

Oh ya benar sekali itu
Baik jadi begini Ferdi Bisakah nanti kita bertemulebih tepatnya besok ya untuk sekitar pengenalan saja semacam ruangan dan tempat-tempat lainnya yang ada di Villa

Oh bisa Pak kira-kira jam berapa ya?

hmm ya sekitar 7.30 lah nanti kita akan bertemu Baik Pak nanti saya akan kesana
Keesokan setelah aku serapan yang dibuatkan oleh Yuki aku langsung bergegas saja pergi menuju villa di mana tempat aku kerja sampingan tapi sebenarnya ya bukan kerja juga sih hanya membantu.
Setibanya aku di sana maka aku bisa melihat di papan namanya Villa Fujioko Takeshi.

Oh ini tempatnya ya iya iya aku mengerti sekarang

kemudian aku masuk kedalam Villa tersebut aku melihat seperti tidak ada orang sama sekali di bila ini lalu tiba-tiba seorang cewek turun dari tangga bersama temannya eh Anda siapa ya?

loh loh loh loh kok gini cewek cewek semua ini!?

lah memang iya memang Anda enggak baca ya Di Papannya hah...
Masa sih akupun berkata


heh... Permisi sebentar ya maka aku pun buru-buru keluar dan sekali lagi membaca papan itu dan Alangkah terkejutnya aku aku bawa ternyata Villa ini khusus untuk cewek
dalam hatiku berkata

mati aku apa kayak gini nggak kurang kerjaan namanya haduh…

setelah itu aku melihat seseorang yang datang ke arahku yang ternyata dia adalah Pak Fuyuzora Takeshi

Hai ini saya yang menelpon kemarin panggil saja saya Pak Takeshi saya adalah pemilik dari Villa ini


Oh iya lupa saya Ferdi Nakamura orang yang ditugaskanuntuk menjaga sementara tempat ini Pak
saya juga disuruh oleh Pak Kotaro menjaga Villa bapak

Baiklah Ferdi silahkan ikut saya saya akan memperkenalkan beberapa ruangan dan tempat-tempat lainnya yang ada di vila ini Jadi silakan ikut saya.

jadi Setelah itu saya mengikuti Pak Takeshi mengelilingi villanya dia menjelaskan satu persatu ruangan lalu tempat-tempat yang ada di vila tersebut kemudian aku berkata

Wah Villa ini lumayan ya pak dari segi ukuran lumayan besar

kemudian Pak Takeshi melanjutkan
Iya memang villa di sini ukurannya lumayan tapi kalau saya boleh jujur ke ruangan yang ada di villa ini itu kamarnya saja hanya berjumlah 6.

hah yang bener pak cuma 6 kamar?

Iya benar sekali 3 ruangan di atas atau tempat lantai 2 kemudian 3 nya lagi di ruang bawah Kemudian untuk sisanya lagi ya dipakai untuk yang keperluan lain seperti contohnya di sini memiliki ruang sauna itu dua ruangan kemudian juga dapur tentu saja ditambah ada kolam renang di bagian samping kanan  juga tapi di sini saya meletakkannya di biasa di bawah dengan ukuran yang agak lumayan ya supaya berenangnya juga luas lalu juga ruang makan ada juga bar siapa tahu ada yang mau ya mendengarkan musik disco atau sekedar untuk bermain DJ dan ruangan itu biasa memang dibuat pesta.

Nah itu tadi untuk ruang makan dan juga bar kemudian kita lari ke ruangan selanjutnya itu adalah dapur untuk dapur sendiri Saya memiliki asisten yang bernama Fuwa Inari Mari saya  perkenalkan kepada Fuwa inari dia adalah petugas yang bagian masak-masak di dapur ini.
Pokoknya segala keperluan dapur dia yang mengerjakan.

Wah ada tamu

Inari Kenalkan ini Ferdi Nakamura dia akan bantu bantu di sini selama 3 sampai 4 hari kedepan jadi mohon untuk kerjasamanya oke

Oh baiklah Pak perkenalkan saya Fuwa Inari senang bertemu denganmu

Oh iya saya Ferdi Nakamura salam kenal mohon bantuannya ya

Ya baiklah tenang saja aku akan membantumu nanti

Belum selesai aku berbicara dengan Inari Pak Takeshi memotong pembicaraan dan berkata
Baiklah Ferdi kita ke tempat selanjutnya nanti kalau mau ngobrol lagi silakan aja tapi kita selesaikan dulu ini aku tidak sempat mengobrol panjang lebar dengan inari karena Pak Takeshi membawa aku langsung menuju ke kebun atau taman yang ada di villa ini Aku kaget bahwa ternyata di Villa seperti ini masih ada taman kecil yang bagus seperti ini ukurannya ya ngerti sendiri lah di taman tersebut aku bertemu dengan seseorang bernama Idan Purnomo yang ternyata dia itu dari Indonesia

Nah Ferdi ini Idan Purnomo dia yang bertanggung jawab terhadap Taman ini

Oh anda orang Indonesia toh?

Ah iya saya campuran indonesia-jepang bapak saya Indonesia ibu saya yang Jepang

saya Purnomo Mas saya dari Wonogiri Jawa Tengah
Oh anda dari Wonogiri toh sama saya juga dari Wonogiri Bapak saya dari Wonogiri kalau gitu mohon bantuannya ya mas nanti kalau seumpama ada urusan urusan sama kebun ini.

Oh Siap Mas tenang aja Saya akan membantu
oke oke jadi begitulah Ferdi sekiranya saya membawa kamu berkeliling di villa ini nanti kalau ada apa-apa coba aja keliling-keliling lagi atau kamu bisa bertanya kepada inari atau Purnomo soal tempat-tempat yang di sini kalau kamu pengen tahu lebih banyak lagi
oke Pak terima kasih nanti saya hubungi lagi kalau ada apa-apa
siap oke ini saya tinggal dulu ya saya ada beberapa urusan soalnya Baik Pak terima kasih.

Semoga lancar urusannya Pak ya Kakak aku pun berpisah dengan Pak Takeshi karena dia ada urusan maka aku juga pamit dengan Purnomo karena aku masih penasaran dengan seluruh tempat-tempat yang ada di vila ini permisi dulu ya saya mau masih keliling nih di villa
Oh iya Mas nanti kalau ada apa-apa hubungi aja saya atau datangin saya lagi
Oke sampai ketemu lagi mas.
lalu kemudian aku berjalan ketika aku sampai di ruang tengah aku melihat wanita dengan kursi roda itu lagi dengan wajah yang aku rasa tidak asing maka akupun menegurnya lah kamu kan yang kemarin yang waktu di bukit itu?

Oh kamu sendiri ngapain di sini?

lah aku disuruh jagain di tempat ini katanya ada orang yang membutuhkan perawatan khusus Dan itu membutuhkan aku sebenarnya aku juga disuruh sih sama atasanku

Oh apa jangan-jangan orang itu adalah kamu

Hai aku bisa sendiri Meskipun aku seperti ini aku selalu berusaha untuk melakukan kalau bisa aku sendiri yang menjalaninya
kemudian aku memotong pembicaraannya

Hai kita belum berkenalan Siapa namamu Aku belum tahu.
Aku adalah Sakaki Hiyori

Oh nama kamu Hiyori salam kenal aku Ferdi Nakmura mohon bantuannya Kayaknya aku selama 3 sampai 4 hari kedepan akan membantumu

apa Serius nih….

kamu bantu aku ah kurang kerjaan aja

Emang kamu bisa mengurus dirimu sendiri?

Bisa kok gampang aja sudah kamu nggak usah bantu aku

Yakin…?

melihat dari ekspresi wajah Hiyori Iya seperti malu saja mengakui atau  dia yang benar-benar gak mau aku bantu yah Terserah kamulah….

ah... cewek yang satu ini terlalu percaya diri tapi baguslah

yah begitulah awal pertemuan kami di sebuah Villa berawal dari bukit dan sepertinya ini akan terus berlanjut Dan Aku tidak tahu apa yang akan aku hadapi selama aku tinggal di villa ini selain aku mengurus Hiyori hah....yah Apapun yang terjadi lihat saja nanti bagaimana kalau ceritanya yang jelas aku berusaha untuk menjalaninya semampu yang aku bisa.