Search This Blog

December 18, 2021

Volume 21 : Melihat kembang api di festival musim panas

 Bagian 1

Cerita ini diawali dengan kegiatan pagi yang seperti biasa aku lakukan   menikmati roti dan secangkir kopi dan kali ini sudah memasuki musim panas, setelah selesai dengan rutinitas biasa aku kemudian berangkat menuju ke tempat kerja bersama Yuki,

Begitu aku sampai di sana ya seperti biasa aku langsung menuju ke meja kerjaku dan mengerjakan sisa tugas yang ada di meja ada beberapa sketsa gambar yang yang belum di selesaikan dan aku berencana untuk menyelesaikannya hari ini.

Kemudian abdi datang sambil menggambar dia mengajak bicara

hai kawan bagaimana kabarmu?

 oh aku baik-baik saja kau sendiri bagaimana

ya aku juga sama baik-baik,

 dan lihat tugasku menumpuk belakangan ini juga banyak sepertimu.

Ya tapi untungnya aku dibantu oleh Kenji dalam urusan kerjaan ini jadi aku masih bisa ya sedikit santai

 hai kawan jangan terlalu santai kita ini sebagai karyawan harus bekerja fokus dengan apa yang kita hadapi pekerjaan seperti ini kalau kita tidak teliti nanti akan berpengaruh pada hasil akhir.

 Iya iya aku tau ngomong-ngomong di mana Kenji?

 Ada itu dia sedang mengetik script palingan sebentar lagi itu akan diserahkan padamu iya aku tahu, heh.. memang di musim panas kali ini jujur kerjaanku lebih banyak dari biasanya untungnya aku tidak kerja sendirian, ada beberapa karyawan yang bisa aku minta tolong jadi bebanku tidak terasa berat.

Kemudian abdi bertanya padaku

 hei bagaimana dengan acara festival musim panas tahun ini kau akan ikut kan? Tahun kemarin loh kamu tidak ikut ikutlah bersama kami.

 Hmmm... Bagaimana ya iya nanti aku pikirkan.

Melihat pekerjaan ku tinggal sedikit kemudian Kenji datang menemuiku senior bagaimana pekerjaannya.

Ah ini sedikit lagi selesai kok kemudian dia menawarkan  diri ya sudah biar aku saja yang mengerjakan itu memang tinggal beberapa lagi sih ah tinggal segini ya sudah tinggal saja biar aku yang mengurusnya nanti akan ku serahkan pegawai yang lain juga agar pekerjaan cepat selesai kami akan bantu membantu.

Maka pekerjaan yang yang sekiranya aku selesaikan setengah itu diambil alih oleh Kenji kemudian dia langsung mengerjakannya dan langsung memanggil beberapa karyawan lain untuk membantunya.

Saat aku pulang menuju ke rumah aku melihat selembaran menunjukkan bahwa festival musim panas akan diadakan tentu saja aku tahu tentang itu kemudian aku pergi ke toko baju sebentar,

aku ingin membelikan yukata dan aku memilih kan warna biru semoga saja dia menyukainya lalu aku pulang menuju ke rumah. Aku pulang, aku disambut oleh

Yuki. iya selamat datang bagaimana pekerjaan hari ini ?

Ya lumayanlah jujur sebenarnya masih ada beberapa pekerjaan lagi yang harus aku lakukan hanya saja sudah diambil alih oleh Kenji dan karyawan lainnya jadinya aku bisa santai.

oh begitu, ini sup Misonya

wah kelihatannya enak nih. Lumayan memulihkan tenaga sehabis kerja.

 Oh iya ngomong-ngomong aku mau belikan kau sesuatu hah apa? Udah buka saja ah yukata ya hmm... Warna biru lagi bagaimana kamu bisa tahu kalau aku suka warna biru,

ya sebenarnya aku juga asal pilih saja dan aku lihat juga bahan kainnya bagus jadi aku membelinya.

Wah nanti aku pakai ah.

Oh iya Ngomong-ngomong festival musim panasnya kapan?

Loh kamu kok tanya aku kamu memang tidak melihat di selembaran hehe aku tadi Cuma lihat sekilas saja tidak sempat membaca.

Ah kamu ini. Karena aku memiliki sedikit sifat pelupa Yuki kemudian mengingatkanku kalau festival itu akan berlangsung malam ini jadi kami mi berangkat pada malam harinya.

Bagian 2

Maka setelah kami bersiap-siap dan kami semua mengganti baju kami pun berangkat tapi sebenarnya aku merasa tersipu karena melihat cantik dan anggun ya Yuki malam ini menggunakan yukata biru yang aku berikan kepadanya ah oke aku sudah siap ayo kita berangkat selama perjalanan menuju festival aku tidak sanggup melihat ke arah Yuki karena dia begitu membuatku deg-degan jadinya aku selalu berpaling meskipun dia mengajakku bicara aku selalu memalingkan wajahku ke arah mana pun seolah seperti aku tak peduli. Kemudian Yuki menyinggungku

hai Ferdi apa yang kau lihat di sana itu dari tadi kamu hanya lihat kekiri kekanan kekiri kekanan saja bagaimana penampilanku.

 Maka dengan nada yang gugup aku menjawab cantik, dia pun seketika wajahnya menjadi merah tersipu malu tapi aku mendengar suara kecil dari mulutnya Yang dia berkata dengan suara kecil

apakah dia lebih cantik daripada lebih cantik daripada gadis lainya?

 kemudian aku menjawab hah apa?

Kemudian dia berbicara lagi

ah tidak bukan apa-apa kok eh lihat kita sudah sampai.

Setelah kamu berbicara dengan nada-nada yang kaku itu tanpa sadar kami sudah sampai di tempat festival yang begitu ramai oleh banyaknya penduduk, disitu kami pada akhirnya berjalan-jalan kemudian Yuki melihat seorang pedagang permen kapas dan dia sangat ingin mencoba permen itu.

Dia berkata jika waktu kecil dia pernah ikut festival musim panas tapi tidak pernah dibelikan apapun oleh orang tuanya karena selalu waktu seperti itu itu dibuat keluarganya hanya untuk berjalan-jalan saja dan tidak membelikan apapun. Jadi setelah itu aku bertanya padanya.

Heh... Iya nih ada permen kapas kamu mau?

Iya aku ingin memakannya oh baiklah pak peran kapasnya satu ya disebelah orang berjualan permen kapas tersebut ternyata ada juga orang yang menjual takoyaki jadi aku memutuskan juga ingin membeli takoyaki tersebut.

Eh ada takoyaki nih jadi kepingin aku ingin membelinya

paman tokoyaki nya satu.

Baiklah silakan tunggu!

ketika Yuki ingin membayar permen kapas tersebut aku menahan nya. Eh sudah sudah biar aku saja yang membayar

tidak apa-apa sekali-sekali biar aku saja yang membayarnya sendiri sudah tidak usah biarkan aku saja.

Suara kecil Yuki kembali terdengar ternyata kamu ini memang terlalu baik Ferdi

maka aku sekali lagi hanya bisa berkata dalam hati ada apa dengan gadis ini aku masih belum mengerti. Setelah kami berjalan sambil memakan makanan yang kami beli kami juga melihat ada seorang yang menyediakan permainan yo-yo zuri atau menangkap ikan dengan  alat pancing yang digunakan untuk mengambil ikan mas dan balon ini berupa serok yang dibuat dari stik dan kertas tipis yang mudah sobek bila terkena air.

Yang ternyata Yuki sangat mahir dalam permainan ini dan itu terbukti dengan dia berhasil menangkap 5 ikan sementara aku, heh.... Satu pun tidak berhasil kudapatkan malah alat mancingnya sobek sampai beberapa kali kalau begini aku lebih memilih menangkap ikan dengan cara biasa sajalah

.Kemudian Yuki membawa ikan-ikan kecil itu sebagai hadiahnya pulang tapi sebelum itu kami memanjat ke tepi bukit untuk melihat kembang api.

Saat melihat kembang api itu sejenak aku terpikir jika tidak ada Yuki mungkin aku tidak akan mampir ke festival seperti ini karena aku cenderung lebih banyak menghabiskan waktu liburku  di rumah ah dan hanya berdiam diri dan memulai aktivitas seperti biasa lagi di keesokan harinya.

Ketika aku mendengar letusan paling besar tiba-tiba kaget karena sebelum itu selalu memegang tanganku ketika menyaksikan kembang api tapi dia tiba-tiba hilang.,

 

Akupun panik dan beberapa kali memanggil namanya Yuki kamu dimana Yuki kamu dimana

ketika aku panik seperti itu tiba-tiba dia memanggilku dari belakang

hai Ferdi ada apa aku tadi kan sudah bilang ingin buang sampah kau tidak dengar ya, ah.... Buang sampah

hah oh begitu huh...

Kau terlihat kaget sekali apa Yang benar saja, ah kau tidak usah bohong terlihat dari wajahmu.

Hah jadi sekarang aku sudah tahu kalau kau kehilangan ku maka wajah itu akan terlihat lagi.

sontak aku pun kaget dan juga merasa tersipu dan wajahku sedikit memerah. Kemudian tengah-tengah kembang api itu ketika sekali lagi kembang api terbesar di bunyikan.

Aku mau mengaku padanya

iya benar mungkin aku aku akan sebegitu paniknya jika memang tidak ada kamu.

Maka Yuki pun hanya bisa terdiam dan kami menyaksikan kembang api hingga selesai kemudian kami memutuskan untuk pulang setelah itu.

Di perjalanan pulang Yuki bertanya padaku

besok kamu ingin makan apa atau aku buatkan Miso soup

lagi ah benar juga ya tapi aku ingin besok buatkan Miso sup daun bawang yang seperti biasa kau buatkan itu Cuma tolong jangan terlalu asin.

Eh emang kenapa?

Ya soalnya kamu mau buat itu selalu keasinan ah kamu ferdi membuatku kesal saja hmm!! aku pun sedikit tertawa dan kami juga memvicarakan banyak hal sampai apa akhirnya kami pun sampai ke rumah, ya ya begitulah perjalanan kami berdua menikmati festival musim panas tahun ini.

Hari-hari yang cukup menyenangkan bagiku dan dia entah kapan kami bisa mengulanginya lagi. Aku berharap semoga kita bisa seperti ini lagi tahun depan karena ini terasa menyenangkan dan hatiku merasa bahagia.


January 01, 2021

Choice of love Ferdi Special Spin off : Rencana Piknik Ke Kolam Pemancingan

 

Cerita ini dimulai pada Kamis sore hari, ketika aku baru akan pulang dari tempat kerja, Kenji masuk ruangan ku dia bilang,

 

hai senior aku kemarin mendapat selebaran katanya ada tempat pemancingan yang bagus yang baru saja dibuka tempatnya tidak jauh dari sini.

 

Mana? coba lihat wah ini ya

 

hmm Iya senior ini tempat baru buka loh dan Coba lihat itu ada harga promosi nya, tapi di situ tertulis kita harus membawa beberapa orang hmm... Kira-kira siapa yang mau ya?

 

Ah itu gampang saja nanti akan aku bantu.

 Maka aku pun pergi dan menanyakan beberapa orang apakah ada yang ingin ikut untuk pergi piknik bersama,

aku bertemu Miyazaki

hey Miyazaki kamu mau ikut jalan-jalan?

Hah emangnya mau kemana?

 

 ya jalan-jalan aja piknik itu loh ada ada taman yang baru dibuka ada kolam pemancingannya.

 Kalau aku sih sudah pasti berangkat kamu mau ikut atau tidak, emang yang mau ikut sudah berapa orang?

 

ya untuk sementara ini cuma aku dan Kenji rencananya kami mau berangkat sampai 6 atau 8 orang kalau bisa supaya dapat diskon.

 

 Okelah aku ikut.

Bagus nah sekarang tinggal cari beberapa lagi kemudian aku mendatangi abdi nah itu dia orangnya woi heh?

Oh Ferdi ada apa? Kamu mau ikut piknik?

Piknik dimana itu loh ada taman sekaligus pemancingan yang baru buka dekat dekat sini aku ingin mencobanya.

 Wah kayaknya ini bagus tuh eh tapi aku punya pancing tidak ya terus makannya gimana tenang aja nanti kita bakar ikan emang bahannya ada?

Ah kamu ini lihat aja di brosurnya di situ sudah dikatakan ada minimarket nya jadi bahan-bahan masaknya di situ saja nanti.

Okelah aku juga mau bergabung kemudian setelah itu tiba-tiba Sena datang eh Ferdi katanya mau piknik di tempat wisata baru yang pemancingan itu ya


 ini baru mau ke ruangan mu tadi maksudnya aku mau mengajak kamu sih tapi ternyata kamu datang sendiri oh ya sudah aku juga ikut gabung aku juga baru beli peralatan pancing baru nih sekaligus sama umpannya kapan kita berangkat?


Ya rencananya sih besok Oh gitu ya ya sudah


Sore harinya setelah pulang dari kerjaaku cepat-cepat kembali kerumah rencana untuk menyusun barang-barang apa saja yang akan aku bawa setelah aku sampai rumah ternyata bareng barang sudah di susun oleh Yuki


 Yuki, loh sudah kamu susun rupanya?

 iya habis kalau nunggu kamu kelamaan

 ya tidak bisa gitu dong harusnya kita tadi itu menyusunnya sama-sama kamu

 

ah tidak apa-apa ini sudah terlanjur jadi ya sudahlah

 oh ya ya ngomong-ngomong Ada berapa orang yang kamu ajak dari kantor?

 ya kalau dihitung-hitung ada  abdi Sena Miyazaki Kenji aku sama kamu jadi totalnya 6 orang,

hmm... 6 orang ya kalau ditambah 2 lagi bisa tidak ya

 

emangnya kamu mau mengajak siapa?

 

Itu loh si sayuri dan juga Hiyori oh iya ada mereka aku lupa ya sudah ajak mereka saja oke aku yang telepon ya maka setelah itu Yuki menelpon sayuri dan Hiyori dan mereka pun setuju untuk berangkat teknik bersama-sama kami.

 

Malam harinya Yuki ber maksudku menyiapkan bahan-bahan untuk dimasak di sana tapi aku memberitahunya agar tidak usah repot-repot membawa bahan masakan.

Hey kamu sedang apa?

 

Loh ini kan kita mau piknik maksudku kita bawa sendiri bahan-bahannya dari rumah, waduh kamu tidak baca di brosur promosinya ya di tempat itu kan ada minimarket nya kita beli bahannya saja di sana.

 

loh ini justru cara melakukan penghematan,

sudah bawa saja bahan masakan dari rumah

 

 tidak perlu biar aku aja nanti yang menanggung membeli bahan-bahannya kamu tinggal mengolahnya saja nanti di sana

 

 oh ya sudahlah diajak mau berhemat malah tidak mau

loh bukannya aku tidak mau ini untuk sekali saja tidak apa-apa ya terserah kamu ah aku di dalam hati

 

(waduh kayaknya Yuki marah nih tapi biarkanlah)

 

Keesokan harinya ayo cepat kita berangkat ini sudah jam berapa ayo cepat-cepat, hei santai saja dong enggak usah buru-buru kayak orang apa saja apa-apa kok buru-buru itu tidak baik maka aku pun segera menuju garasi dan memanaskan mobil terlebih dahulu tiba-tiba abdi datang dengan membunyikan klakson

 

 yo bro sudah siapkah

waduh belum nih itu coba lihat Sena dan Yuki masih menyiapkan barang sebentar lagi selesai memanaskan mobil ini.

 Oh oke oke ya aku akan bantu mereka setelah itu aku sudah selesai memanaskan mobil dan mau membantu mereka ternyata barangnya tinggal sedikit loh barangnya tinggal sedikit ya aduh maaf ya tidak bantuin tadi, 


ah itu tidak masalah kan tadi ada abdi juga yang bantuin oh gitu ya udah kita berangkat ini belum menjemput Miyazaki dan Hiyori lagi mereka tadi sudah mengirim pesan padaku bahwa mereka sudah siap baiklah ayo maka kami semua pun berangkat untuk menjemput Hiyori dan juga Miyazaki.

 

Akhirnya akulah yang menjemput mereka dan ternyata ya memang begitu mereka sudah menunggu sejak lama.

Waduh Ferdi kamu di mana aja kami sudah lama menunggu ya ya maaf maaf tadi itu kami semua masukin sembarang memasukkan barang-barang ke mobil jadi maklum kalau agak lama tapi ya sudah ayo berangkatakhirnya kami pun berangkat menuju tempat piknik yang kurang lebih memakan waktu sekitar 20 menit.

 

Sesampainya kami di sana kami langsung disambut ayo pak silakan masuk pak tempat parkirnya di sana ya aku di dalam hati (aduh enak bener orang ini manggil aku pak memang umurku sudahu tua apa) ya terpaksalah aku tersenyum hmm hmm dan langsung cari tempat parkir mobil.

 

Setelah itukami mengeluarkan barang-barang dan aku terkejut melihat barang-barang yang dibawa abdi mobilnya wah gila kamu ngapain bawa joran pancing sampai 5 buah begitu abdi padahal kan bawa satu atau dua saja sudah cukup halah nggak apa-apa buat cadangan saja.

 

Dan aku serta abdi kemudian mencari tempat untuk piknik sekaligus memancing wah itu kelihatannya bagus ayo kita ke sana. Oh ya udah ayo hey kami sudah dapat tempat ni cepat kesini tiba-tiba kami ketemu seseorang dan orang itu adalah Kenji. Loh Kenji?

 

Kok kamu tiba-tiba ada disini?  Ya gara-gara senior sih loh kok gara-gara aku ya iyalah orang senior main tinggal tinggalin saja akhirnya saya bawa mobil sendiri itu sama aku Bersama Sayuri juga

 

oh begitu ya tapi bukannya aku sudah memberitahumu bahwa kita akan berangkat jam segini dan begini begini…..

 tiba-tiba Yuki bilang

ah sudah sudah sudah jangan memperpanjang urusan aku dan Sena mau belanja dulu cari bahan buat masakan ini, emang siapa yang menyuruh jangan bawa bahan dari rumah coba kalau bawa jadi tinggal masak saja, ayo Sena kita ke minimarket dulu

 

eh tunggu dulu biar aku saja yang berangkat cari bahannya eh tapi aku ikut.

 

Ujung-ujungnya yang berangkat ke minimarket aku dan Yuki dan begitu kami sampai di sana kami tidak panjang mikir langsung belanja dan aku terkesan di minimarket ini semua barang-barang dan bahan yang di butuhkan itu itu lengkap wah meskipun ini hanya sekedar minimarket ternyata barang dan bahannya lengkap juga ya. Iya nih boleh juga. Setelah kami selesai membeli beberapa barang kami kembali ke tempat kami berkumpul.

 

 Dan kami mulai memancing abdi dan Kenji mereka memasang joran pancing mereka masing-masing dan menunggu ikan, aku pun juga begitu masih menunggu ikan ternyata umpan pada akhirnya kami setelah memakan waktu 25 menit tarikan ikan baru terasa dipancing Kenji

 

wah wah wah aku sepertinya dapat nih cepat ditarik tapi pelan-pelan nanti supaya ikannya tidak lepas, iya senior aku mengerti tapi ini berat sekali,

sini aku bantu akhirnya pun ikan berhasil naik di permukaan dan diangkat ternyata ikan yang didapatkan Kenji cukup besar. 

Setelah itu tak lama abdi pun mendapat sambaran ikan wah aku juga dapat nih kayaknya bakal lebih besar dari yang dimiliki Kenji dan ternyata benar saja yang dikatakannya ikan itu membuat nilon pancing aktif terputus, aduh sayang sekali untung memiliki cadangan dan perlengkapan yang lengkap jadi bisa aku ganti

Berbeda dengan abdi dan Kenji aku mendapat ikan justru hanyalah ikan berukuran kecil sampai sedang jadi aku tidak ada perlawanan berarti melawan tarikan ikan.

 

Setelah kamu merasaikan yang kami dapat sudah cukup kami pun mulai berencana untuk membakar ikan tersebut dengan bumbu yang sudah disediakan dan diolah oleh Yuki dan Hiyori Sena membuat sambal Miyazaki sedang membuatkan minuman maka kami pun makan bersama-sama setelah semua sudah siap.

 

Waduh enak juga ya pemandangan seperti ini anginnya pun sepoi-sepoi ditambah lagi kita sambil makan seperti ini rasanya damai sekali bagaimana kalau kita lain kali lakukan seperti ini lagi?

 Ya boleh saja tapi nanti kita lihat dulu waktunya ada yang kosong atau tidak oke dah sip lain kali kalau begitu kita lain kali ya bisalah begini lagi.

 

Iya pokoknya tenang aja lah selama ada waktu luang semua aman.

 

Maka setelah kami selesai ya kami langsung menyimpan semua bareng-bareng dan bersiap untuk pulang dah dan mungkin itulah catatan kami semua untuk hari ini dan besok kami akan memulai aktivitas kami seperti sedia kala lagi.

June 13, 2020

Volume 20 : Aku diajak main film?


Bagian 1


Kejadian ini dimulai ketika aku pada suatu pagi seperti biasa menikmati pagi dengan secangkir kopi kemudian aku juga ada rencana untuk berjalan-jalan sebentar ke taman yang kebetulan tidak jauh dari rumah,

 pada akhirnya aku sampai di taman taman itu seperti biasa Selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan.

Kemudian aku mencari tempat untuk istirahat sejenak karena sudah mengelilingi Taman cukup lama tapi ternyata di daerah itu ada sekumpulan orang yang membawa berbagai macam peralatan juga kamera-kamera

Hmm.... Ini ada apa ya? kelihatannya rame sekali.

Ah, Biarkan saja.

Kemudian aku mendapat telepon dari Kenji yang menyuruhku untuk segera membelikan Kertas Baru karena persediaan di studio sudah menipis maka aku bergegas menuju toko tempat penjualan berbagai macam alat tulis kantor

 Saat aku ada di sana tiba-tiba ada orang yang sedang fotocopy skrip naskah untuk filmnya kemudian Dia melihatku

Wah kamu ini cocok sekali untuk menjadi pemeran protagonis pria untuk film ini

Hah Permisi Ada apa ya?

Ah Maaf saya belum memperkenalkan diri. Saya Matsuoka shinnosuke.,saya adalah orang yang 

dibalik layar pembuatan film pendek ini dan 

saya disuruh oleh sutradara mencari pemeran pria dan Kebetulan saya menemukan Anda 

Kalau boleh tahu nama Anda siapa?

 Saya Ferdi Nakamura tapi Pak Saya ini tidak ada bakat bermain film dan ditambah lagi saya juga tidak pernah ikut dalam Project bermain film seperti ini jadi maaf Sepertinya saya tidak tertarik

 Eh anu tapi 

Uangnya lumayan besar loh. Sayang kalau dilewatkan Ah, begini saja boleh minta nomor teleponnya dan Ini saya berikan kartu nama saya. 

Ya siapa tahu nanti anda berubah pikiran bisa menghubungi nomor ini

Hmm. Baiklah terima kasih

Maka orang itu pun pergi dan aku sudah mendapatkan kertas yang kau inginkan kemudian aku kembali ke studio untuk memberikannya pada Kenji

Sesampainya di studio aku langsung menemui Kenji dan sedikit mengobrol dengannya

Hai kanji, Kamu tahu tidak?

Hah Ada apa senior?

Aku tadi bertemu dengan salah satu orang yang yang bekerja di balik layar karena ada proses pembuatan film yang kebetulan proses syuting nya itu tidak jauh dari rumahku,.

Wah pasti bakal rame dong Nanti aku juga mau lihat ah.

Nah, Ya itu masalahnya

Masalah kenapa lagi senior?

Aku diajak untuk bergabung. Main dalam film tersebut

Loh, Bukannya itu bagus nantikan Gajinya besar

Yeah. Kamu bicara Mudah Saja tapi aku kan tidak punya bakat dalam dunia hiburan aku tidak bisa main film

Orang itu tadi memberikan kartu namanya dan meminta nomorku bilangnya kalau Kamu berubah pikiran kamu bisa hubungi saya Atau nanti saya yang menghubungi anda gitu katanya

Ya udah senior tinggal Ditunggu saja buat apa di ambil pusing?

Ah kamu temannya lagi bingung bukannya memberi solusi malah buat tambah buat tambah pusing

Ya udah. Aku kembali dulu.

Hai senior mau ke mana?

Ya pulang lah. Aku kemari Hanya Untuk mengantarkan kertas itu Saja lagi pula kerjaanku juga 

Masih banyak di rumah. Ditambah lagi gambarku belum selesai yang seharusnya 23 hari ini harus 

sudah selesai dan dikirim ke studio lagi.

Oh begitu ya oke semangat ya senior yang semangat kerjanya Jangan lesu

Iya aku tahu

Setelah itu aku pergi meninggalkan Kenji dan bermaksud untuk mampir ke toko buku karena memang ada buku yang ingin aku beli


Saat aku di sana Aku melihat seorang gadis yang nampaknya sedang kebingungan maka aku pun tanpa pikir panjang menghampirinya

 Kamu kenapa?

 Eh kamu Ah tidak aku sedang mencari buku tentang seni peran Karena aku ada Project film pendek yang sedang aku jalani jadi aku memutuskan untuk mencari referensi.


Kalau kamu senang nyari apa?


Oh begitu Wah kalau aku hanya iseng saja ingin mencari manga dibaca-baca di rumah Ya kalau bisa buat referensi juga. Sekarang aku ini ilustrator di salah satu Studio

Oh gitu ya Berarti kau jago gambar dong.

 Ah tidak juga

 Oh maaf aku belum memperkenalkan diri Namaku Kazuki Sayuri salam kenal

 Aku Ferdi Nakamura senang bertemu denganmu

Eh bisa menggambar aku, Aku dari dulu ingin sekali digambar.

Ya bisa saja Tapi aku juga tidak membawa peralatannya. Mungkin lain kali


Oh iya tidak apa-apa.


Apakah kita akan bertemu lagi?

Aku pun tak tahu. Aku belakangan ini aku sedang sibuk menjalankan pekerjaanku seorang pemeran 

Ya, Meskipun peranannya itu Cuma peran sampingan. Tapi aku senang. Bisa menjalankan hobiku

 Kamu sendiri dengan pekerjaan bagaimana Ferdi?

 Oh pekerjaanku ya... sangat menyenangkan dan aku tidak merasa terbebani dengan hal itu karena aku memiliki banyak teman yang siap membantu ku


Wah kapan-kapan bisa Sepertinya aku mampir ke tempat bekerja mu. Ya silakan saja kalau mau ya 
Mampir ke rumahku sekalian.

Rumahku tidak jauh dari sini kok.

Kelihatannya seru baiklah sampai ketemu lagi ya..

Itulah Pertemuan Singkat ku dengan Sayuri Pertemuan Singkat di sebuah toko buku aku tidak tahu 

Kalau ceritanya bisa bertemu dengan gadis secantik,

 itu Dan aku juga tidak tahu. Apakah aku bisa bertemu dengannya lagi?

Malam harinya ketika pekerjaanku sudah selesai semua. Tiba-tiba aku mendapatkan telepon dari nomor yang tidak dikenal....


Bagian 2


Maka aku mengangkat telepon itu

Hello Ini siapa ya?

Apa betul saya terhubung dengan Ferdi Nakamura?

Iya betul ini dengan saya sendiri

 ah Kebetulan sekali saya Himeragi Kiba saya adalah sutradara untuk film pendek yang akan saya produksi saya dapat nomor anda dari Asisten saya.

Asisten? 

jangan jangan

Oh untuk sejenak aku baru ingat kalau orang yang kutemui saat pagi hari tadi itu adalah asisten sutradara ini

 Ada apa ya Pak dengan saya?

Ah begini Ferdi Saya ingin menawarkan kepada kamu. Untuk bermain di film pendek saya yang syutingnya ini kira-kira di dekat taman yang kemarin itu loh.

 Dan juga ada beberapa spot-spot lain sih Tapi tidak terlalu jauh juga.

Kalau masalah bayaran, Tenanglah kamu bisa dapat 3200 Yen per hari

Oh begitu ya, pak. Tapi kan saya tidak bisa main film?

Udah pokoknya kamu mau datang apa Tidak lumayan loh bayarannya segitu kapan lagi dibayar besar hanya untuk film pendek mumpung saya banyak duit nih.

Dan saya memang sengaja mencari cari orang yang belum terlalu tahu film tujuannya untuk mengasah mereka di dunia perfilman

Kalau kamu mau besok pergi ke taman bisa?

Okelah Pak kalau begitu besok saya akan datang ke taman Baiklah Pak

Oke jadi besok saya tunggu ya sekitar jam 8 pagi

Oh Baik Pak Baik Pak saya siap

Maka pembicaraanku dengan Pak himeragi selesai

Hah aku sepertinya memang harus ikut casting film itu ya sekalian juga aku tanya-tanya lah tentang Apa sih film ini?

Permisi Pak Kiba Saya mau bertanya ini sebenarnya film yang menceritakan tentang apa sih?

Oh ini film ya begini film ini menceritakan tentang seseorang yang sedang dilanda kesedihan karena 

baru saja diputuskan oleh pacarnya. Hah? 

Apa aja seperti itu Pak terus tapi ceritanya gimana siapa yang memerankan jadi peran prianya?

Ya kamulah orangnya

 Hah

Waduh kenapa harus saya Pak?

Ya karena kamu itu mukanya seperti yang sudah saya bilang tadi mukamu itu terlihat seperti orang yang sedang bersedih setiap hari

Ah Pak Kiba bercandanya aneh-aneh saja?

Ah ya sudahlah Lagian itu cuma sekedar peran saja tidak usah dibawa serius Yang penting sekarang kamu mau tidak?

Ya sudah saya ambil pak buat kerja sampingan saya.

Maka mulai dari hari itu aku memulai pekerjaan sampinganku.

Sebagai pemain film pendek dan aku menghabiskan waktu bersama Sayuri untuk menghafalkan skenario yang ada di film tersebut.

Dan sekarang telah tiba saatnya kami memulai proses syuting pengambilan gambar.

Dan di sini aku merasa sangat sulit untuk menghafal semua skenario yang sudah dibuat.

Bahkan aku  beberapa kali melakukan kesalahan.

Ok ok yuk semuanya sudah siap ya yo 5,4,3,2,1 camera rolling action!

Aduh eh maaf kamu tidak papa?

Haduh eh kamu hati-hati dong! lihat-lihat kalau jalan Ah kamu ini!
Hah?

Kamu tahu nggak suasana hatiku ini sedang kacau kamu  lagi nambah eh...
Nambah-nambah apa ya tadi?

Waduh cut cut cut cut salah itu

Ferdi harusnya teksnya seperti ini oh ya ya pak maaf Pak ya baiklah ayo ayo kita take ulang

Hah intinya hari hari syuting pertama itu sangat panjang dan sangat melelahkan

Pada sore hari Sayuri bermaksud mengajakku ingin berjalan-jalan dan mampir ke sebuah kafe

Haduh akhirnya selesai juga ga

Iya capek

gimana kalau kita berjalan-jalan dulu sebentar ya sambil sedikit refreshing lah

Oh kau ingin berjalan-jalan baiklah ayo

Eh di situ ada Cafe berhenti di situ yuk

Hah Iya iya ayo

Maka kami pun berhenti di situ dan ya memesan minum dan beberapa makanan-makanan kecil.

Dan dari sini Sayuri mulai bercerita alasannya kenapa dia bergabung untuk bermain film ini

Eh Ferdi Aku boleh bilang sesuatu tidak?

Ya memangnya kenapa?

Sejujurnya aku sangat antusias dengan film ini apalagi untuk pertama kalinya aku mendapatkan peran utama,

Padahal sebelumnya setiap kali aku main bermain film pendek aku selalu menjadi karakter sampingan atau Cameo saja.

Makanya mulai dari sini aku akan serius mengembangkan bakat ku. Aku bertekad agar film ini menjadi film pendek terbaik.

Dan mungkin siapa tahu aku bisa mendapatkan berbagai macam peran lagi tidak hanya di film pendek tapi juga di serial dan film yang lainnya.

Melihat tekadnya yang begitu kuat dan keinginannya yang besar Aku hanya bisa mengatakan ini padanya

Iya Sayuri aku percaya orang sepertimu itu akan bisa menggapai cita-citamu kau harus semangat dan kerja keras.

Jika kamu membutuhkan bantuan jangan khawatir aku ada di sampingmu

Sambil tersenyum Sayuri mengatakan ini padaku

Terima kasih Ferdi

Lalu dia mendekati wajahku dan mencium pipi kananku

Aku pun hanya bisa terdiam

Dan seperti orang kebingungan

Eh.... Itu .... eeee aduh gimana ya

Pokoknya aku merasa aneh

Padahal secara teknisnya aku sudah sering melewati yang seperti ini

Tapi entah kenapa perasaan ini berbeda.

Maka aku dengan cepat berpikir untuk mengganti topik.

Eh menurutmu bagaimana peranku tadi?

Eh ganti topik ya?

Hmm...iya

Yah lumayan sih walaupun banyak salahnya

Aku pun jadi malu

Tapi aku langsung saja mengatakan ini

Ya mau bagaimana ya Sayuri aku kan bukan orang sepertimu.

Ini kali pertama aku diajak untuk bermain film dan aku tidak tahu apa-apa

Ya wajar sih kau juga tadi waktu di lokasi syuting kakimu tidak berhenti bergetar

Oh  iya hahaha

Hah aku tak tahu apakah aku bisa melewati ini semua dan filmnya bisa selesai dengan sempurna.

Yah semoga saja kata Sayuri.

Uh.. Matahari sudah tenggelam nih

Eh iya...

Mau ku antar pulang?

Eh beneran nih tidak merepotkan?

Oh tentu saja tidak, tidak masalah kok

Maka aku mengantarkan Sayuri pulang.

Setelah itu aku pun juga ipulang dan begitu aku sampai rumah aku tidak berpikir panjang selesai Aku 

mandi dan makan malam langsung saja aku tidur tanpa berbicara dengan 

Yuki seperti yang biasa kamu lakukan setelah aku beraktifitas

Karena biasanya memang seperti itu.

Dia mengerti kalau aku sangat lelah..

Bagian 3

Keesokan paginya intinya aku aku melakukan kegiatan seperti biasa dan masih juga melakukan 

syuting bersama Sayuri untuk kami menyelesaikan film pendek ini.

Dan syuting ini berlangsung selama 3 minggu.

Note : (cerita ini diperpendek karena tidak mau menyulitkan penulis, maka cerita langsung dilanjutkan pada hari terakhir).

Hari terakhir

yeah Cut oke teman-teman terima kasih kita sukses membuat filmnya

Makkah semua orang baik pemeran utama sampingan dan juga para staf bertepuk tangan.

Hah akhirnya selesai juga membuat film ini.

Iya aku juga akhirnya bisa bersantai setelah ini huh....

Baik dengarkan kalian semua

Pak Kiba mulai berbicara

Jadi kita telah menyelesaikan syuting dan editing untuk film pendek ini.

Dan film ini akan ditayangkan kan 2 hari dari sekarang

Pada saat primernya kalian semua boleh mengajak siapa saja mau bawa ibu bapak kakek nenek pacar mantan pacar om tante pokoknya terserah.

Saya ucapkan selamat untuk kalian semua dan terima kasih sudah ikut bergabung dalam project film ini saya benar-benar berterima kasih.

Setelah Pak Kiba selesai berbicara maka semuanya bubar

Tapi setelah itu aku dipanggil olehnya

Eh Ferdi sini kamu sini sini...

Nah ini bayaran Kamu

oh iya pak terima kasih

Sama-sama Ferdi saya juga berterima kasih kamu bisa bergabung di project film pendek ini.

Nah sekarang kita mudah-mudahan saja film ini laku dan banyak di sukai oleh orang-orang.

Saya juga berharap seperti itu Pak.

Cerita di lanjut dua hari kemudian.....

Akhirnya pada hari ini adalah primer penayangan film pendek kami..

Ketika aku memasuki bioskop luar biasa pengunjungnya ramai sekali

Di bioskop itu aku mengajak seluruh teman-teman ku

Abdi pun terkejut dan bertanya?

Wah ini semua penonton ya sama sekali

Kemudian dengan refleks aku menjawabnya..


Bukan ini orang-orang sedang antri sembako, ya iyalah ini penonton.

Ya santai saja Ferdi Aku hanya bencana...

Kemudian aku mendengar suara

Mohon perhatian bagi para penonton segera bersiap karena film segera dimulai.

Wah filmnya sudah mau mulai itu ayo cepat masuk masuk ke ruangan bioskopnya

Maka kami semua menonton film.

Ramai sekali kebanyakan semua orang senang dan tertawa dengan lepasnya

Dan film ini ternyata sangat-sangat sukses

Setelah film itu selesai

Aku hendak bermaksud untuk keluar tapi tiba-tiba banyak menonton datang ke arahku

Wah ini ada pemerannya nih?

Eh Iya waduh eh boleh enggak minta tanda tangan?

Aku mau foto boleh ya!

Waduh tiba-tiba seperti jadi kayak artis tuh terkenal ditempel sama gadis-gadis lagi waduh enak sekali hidupnya

Kata Abdi.

Yang sabar senior ya maklumlah namanya juga artis kata Kenji

Ya untuk sementara waktu kita biarkan saja dia Menikmati masa ketenarannya kata Miyazaki.

Setelah aku berhasil membuat semua orang itu tenang dan para  gadis perpulangan

Dan mereka bilang padaku sebelum pergi mereka mengaku sebagai Ferdi lovers

Maka aku pun langsung pulang


Setibanya aku pulang ke rumah, ternyata di rumah ah sudah menyiapkan kejutan kecil untukku dan semua orang ada di situ.

Termasuk juga Sayuri

Wah semuanya berkumpul di sini?

Ya iyalah ini merupakan acara keberhasilanmu sebagai artis pendatang baru dan lihat siapa ini
Eh...
Sayuri

Hmm ya hai hai Ferdi
Iya wah kita nggak sangka ya kita sukses mainkan film

Iya Kau benar
Dan Sayuri menetap padaku dan memelukku di depan semua orang

Dan semua jadi kaget
Waduh hey kamu main peluk-peluk  saja kamu tahu nggak kamu yang cewek-cewek ini saja menahan diri.

Kemudian Sayuri berkata

Oh maaf mungkin itu adalah keistimewaan pacar utama

Hah pacar utama kau bilang?

Emang sejak kapan kau menjadi pacarnya Ferdi?

Tau deh ah bikin kesal saja nih cewek.

seketika rumahku menjadi tempat yang tak tahu karena keributan antara Sayuri dan Sena.

Yah aku sambil diam-diam merangkak saja keluar menghindari keributan

Haha...

Yah beginilah hidupku aku dikelilingi teman-temanku yang baik dan selalu siap membantu dan juga menghibur

Hah kira-kira apa yang akan terjadi selanjutnya ya?....