Search This Blog

January 12, 2019

Volume 10 : Pesta kecil


Bagian 1
Kejadian ini dimulai 3 jam Setelah aku baru sampai di Jepang aku bermaksud untuk merapikan sedikit lagi barang-barang yang aku bawa dari rumah tiba-tiba bel rumahku berbunyi ya sebentar aku pun berjalan menuju pintu dan membuka pintunya dan ternyata Sena yang datang oh Hai Ferdi Ah baru nyampe ya Iya nih aku baru akan membereskan barang-barang aku yang baru aku bawa dari Indonesia ke sini Oh begitu Oh ya Silakan masuk Oh baiklah terima kasih maka sena pun masuk ke rumahku wahh wahh wahh banyak sekali barang yang kau bawa apa-apa saja ini yah biasa oleh-oleh seperti baju celana dan sedikit makanan cemilan dari Indonesia seperti biasa saya pun melihat isi tas ku dan kemudian dia menemukan gudeg Wah ada ada makanan Jogja gudeg nih.
 Wah itu ya Ayah aku memang membawa beberapa makanan dari Jawa ya Seperti contohnya bakpia dan gudeg ini Hmm.. .aku sudah lama tidak memakan ini ah Ferdi boleh aku. apa ambil saja tidak papa aku memang sengaja memberikan beberapa memang untuk kalian wah enak nih nanti ku coba ah sudah lama sekali aku tidak melihat muka Sena Bahagia seperti itu ngomong-ngomong Sena Bagaimana dengan kabar teman-teman yang lain Oh itu Abdi dia masih sibuk seperti biasanya kalau Yuki sendiri itu masih ada menangani beberapa tugas di studio tapi dia belakangan ini sering pulang cepat ya mungkin karena Kerjanya dia hanya sedikit Oh gitu ya Baiklah nanti aku akan melihat nya sendiri bagaimana kondisi dari teman-temanku Oh ya ngomong-ngomong ini hah apa ini gaun, gaun untukku? Yah.. kupikir warnanya cocok dengan kepribadianmu yang agak periang tapi lucu Sena hanya dapat berkata ha dan wajahnya pun mulai memerah Hai Sena kau baik-baik saja ? Aku menyentuh dahinya wajahnya semakin memerah memerah dan memerah kemudian 1 buah pukulan melayang tempat di arah pipiku aduh!! Jangan sentuh dulu aku malu nih, ya tapi tidak usah dipukul juga kali sakit nih. Setelah urusanku selesai sena tiba-tiba ingin mengajakku berjalan-jalan ah aku ada ide nih ayo kita jalan-jalan sebentar yang dekat-dekat sini aja Aku lagi bosan.
 Oh begitukah baik aku akan menemanimu jalan maka kami pun berjalan-jalan Di tengah perjalanan kami menemukan anak kecil yang sedang menangis maka aku pun menghampirinya. Hai Adik kecil Mengapa kau menangis? dengan nada yang tersedu-sedu dia pun menjawab huhuhu aku tersesat. Aku tidak tahu ibuku dimana aku pun melihat ke wajah Sena sejenak dia pun menganggukkan kepala dan kami pun akhirnya menolong gadis kecil itu Kami mencari di seluruh tempat seluruh sudut kota dengan berjalan kaki kami bertanya kesana kemari tentang informasi mengenai ibu dari anak ini pada akhirnya aku berpikir untuk membawanya ke pusat informasi lalu menggumumkan bahwa ada anak hilang kemudian kami berdua menunggu hingga sore untungnya informasi cepat menyebar sehingga orang tua dari anak itu muncul dan bertemu kembali dengan anaknya dan ibu itu bilang padaku seperti ini. Terima kasih ya nak kamu sudah ibu menemukan anak ibu dan sepertinya kamu kelelahan ya? Oh tidak Bu terima kasih nggak apa-apa kok ini bukan apa-apa kemudian anak dari ibu itu mendatangiku Kak ini kresek yang isinya adalah kue kering manis ini untuk kalian Kakak berdua Terima kasih ya sudah membantuku bertemu dengan ibu kembali Ah adek usah repot-repot beginilah sudah Kak tidak papa terima saja ya Oh ya Nama Kakak siapa? aku aku Ferdi  ini Sena ayano oh nama kalian Ferdi dan Sena ya ibu itu menyambung Ya sudah ya kami pulang dulu Ferdi Sena sampai ketemu lagi dadah Kak Ferdi Kak Sena sampai ketemu lagi yah ya Jaga dirimu baik-baik Oke siap akhirnya masalah itu pun selesai dan karena hari yang sudah sore kami pun memutuskan untuk kembali.
Di perjalanan pulang aku pun bilang begini pada Sena Maaf ya acara jalan-jalan kita tidak berjalan mulus Sena pun menanggapinya dengan santai Ah tidak papa justru aku bisa melihat sisi lain dari dirimu Ternyata kau ini orang yang cukup baik ya dan sangat perhatian sekali dengan anak kecil nah yuk kita makan kue ini kami pun pulang dengan santai sambil menikmati kue yang diberikan oleh anak itu tadi. Wah ternyata kue ini enak juga ya Iya benar haha selesai aku mengantarkan Sena ke rumahnya aku langsung saja menuju rumahku yah hari ini memang cukup melelahkan tapi aku juga senang karena aku dapat menolong orang lain yang sedang tertimpa masalah  di malam harinya aku mendapatkan sebuah telepon dari orang yang tidak asing lagi dia adalah Abdi Hai Ferdi apa kabar hah  tidak disangka kalau sudah sampai juga kembali ke sini Jadi apa apa saja yang sudah kamu lakukan selama liburan di Indonesia kemarin, yah Lumayanlah menghabiskan waktu dengan adikku Hah adikmu memang Ayah dan ibumu mana? mereka ada urusan masalah kerjaan jadi hanya aku dan Yana  saja yang ada di rumah tapi kami tetap enjoy saja kok menikmati liburan ini. Oh iya besok aku aku akan ke kantor sebentar mempersiapkan barang-barang dan akan kalian oleh-oleh. Oh iya aku lupa ini sarung pesananmu sudah ada besok akan aku bawakan. oh mantap itu ya sudah aku tunggu ya Oke Ferdi sampai sini dulu ya aku tadi ngecek aja telepon kamu ada nggak orangnya gitu maksudnya Ya sudah ya aku tunggu besok hehehe.
 Abdi pun menutup teleponnya di dalam hatiku aku hanya berkata ada-ada saja nih orang aku langsung menuju kamar dan tidur sekarang aku benar-benar lelah dan merasa tidak ada tenaga lagi untuk melakukan apapun keesokan harinya aku pun langsung berangkat menuju Studio begitu aku sampai Studio banyak teman-temanku dan karyawan yang lainnya menyambutku serta ada tepuk tangan dari bos Kotaro wah wah wah  lihat siapa yang sudah datang Ferdi Selamat datang kembali di sini Ah iya pak terima kasih Oh jadi ini ya oleh-olehnya .
Ah banyak sekali ya tak ada apa-apa silakan dibagi dulu maka semua orang datang ke arahku aku pun langsung terkejut tapi ya Untungnya aku ditolong oleh Abdi maka kami berdua dengan cepatnya membagikan semua oleh-oleh itu dan akhirnya pun selesai setelah aku selesai dengan itu semua aku melihat ke arah pintu aku melihat Yuki disana kemudian aku menghampirinya hai... Halo Ferdi  Selamat datang kembali ya hah Aku juga senang aku bisa kembali tiba-tiba Yuki dipanggil oleh Miyazaki dan Sena hey Yuki ke sini.
Ada apa? sudah sini Maaf ya Ferdi  Yuki aku pinjam dulu ah iya silakan maka mereka bertiga pun berbicara Aku tidak terlalu mendengar jelas tapi sepertinya mereka merencanakan sesuatu Hei Bagaimana kalau kita lakukan sesuatu untuk Ferdi Ya itu aku rasa ide yang bagus Oke pertama kita tentukan dulu tempatnya yayaya ini rencananya mau di mana Bagaimana kalau di rumahnya dia saja.
 Hah ide bagus itu kemudian harinya Bagaimana kalau besok Oh baiklah tapi Siapa yang mau mancingnya keluar lebih awal besok jadi kita bisa siap-siap dulu Yuki berkata ah biar aku saja yang memancing nya besok aku kan datang ke rumahnya pagi-pagi sekali ntar langsung membawanya pergi tapi entah tak tahu dimana tapi apakah kalian berdua bisa? Ah tenang ada Abdi nanti kami akan menyuruhnya untuk membantu kami pasti dia mau lah oke kalau begitu Semua udah merencanakan dengan baik mudah-mudahan kita sukses untuk besok Ya lumayanlah untuk kejutan si Ferdi karena Iya orangnya turut ambil besar dan selalu menolong kita semua sama temannya yuk kita ambil aba-aba dulu untuk kesuksesan Pesta kita oke bener banget tuh  mantap Yuki pun kembali mendatangi ku en aku bertanya padanya Hai Sebenarnya ada apa sih itu tadi? tidak papa Cuma sedikit ngobrol saja dengan mereka sudah sudah ah Ayo kita makan siang Aku sudah lapar nih
Oh oke maka kami pun makan siang jangan sedikit melanjutkan pengecekan barang kemudian alat-alat yang akan aku gunakan saat aku kembali melakukan pekerjaan ku sebagai mangaka di studio ini dan semuanya beres waktu sudah sore dan akupun pulang dari studio bersama Yuki seperti biasanya dulu aku pun bertanya pada Yuki karena aku masih penasaran dengan apa yang mereka bertiga bicarakan Yuki boleh tidak aku bertanya sesuatu Sebenarnya apa yang kau bicarakan dengan Sena  dan Miyazaki ah sudah tidak papa itu bukan hal besar kok udah sampai nih aku duluan. Oh iya maka Yuki pun pulang dan akupun juga menuju rumahku tapi ini benar-benar menggangguku pada malam harinya sebelum aku tidur aku ditelepon oleh  Yuki Halo Ferdi Iya ada apa anu ini loh bisa tidak kau menemaniku berjalan-jalan besok apa? tapi kan besok itu kita semua kerja.
Ah tidak papa aku sudah mengurus izinnya ke Pak Kotaro jadi kita besok bisa berjalan dengan santai Oh begitukah baiklah Oke Mantap tuh biarlah Sampai berjumpa besok maka Yuki pun menutup teleponnya dan aku aku masih dihantui dengan rasa penasaran tapi setelah kupikir-pikir aku tak tahu lagi lebih baik aku ikuti saja permainan mereka kemudian aku tidur dan bersiap untuk besok pagi.
 Bagian 2
 Keesokan pagi ya ketika aku masih tidur Aku tidak tahu tiba-tiba aku dibangunkan oleh suaranya lembut yang berulang kali memanggil namaku Hai Ferdi Hai Ferdi aku pun membuka mataku kemudian aku terkejut. Setelah aku melihat ternyata Yuki berada di kamarku, Ada apa ini Bagaimana kamu bisa ada di kamarku Oh aku masuk rumahmu melalui kunci cadangan ini Ha? Kunci cadangan dapat dari mana kamu ini oh ini kemarin Sena memberikan ini memberikan ini padaku dia katanya diberikan kunci cadangan olehmu tapi dia memberikannya padaku karena dia ada urusan sebentar.
 Jadi ya begitu aku bisa masuk rumahmu Haduh anaknya itu ada-ada saja dengan senyum manisnya Dia berkata ah sudah kau cepat mandi sana aku akan menyiapkan sarapan untukmu dan aku Hah? Iya baiklah maka aku pun mandi selesai aku mandi aku yang sudah rapi mencium bau yang sedap di dapur Waduh Sepertinya enak nih ha aku pun terkejut lagi  Bagaimana tidak aku mau lihat penampilan Yuki seperti seorang gadis yang sedang memakai celemek putih kemudian baju yang Senada dengan celemek nya kemudian dia mengatakan nah ini sarapannya sudah siap.
Entah mengapa di pikiranku seperti ada yang mau meledak karena kepikiran Kok bisa ya ada gadis cantik yang berdandan ala rumah tangga dan memasakkan untukku untuk sejenak aku berpikir seperti kami ini sudah menjadi keluarga kecil saja haha. maka aku pun mencoba masakannya dan ternyata ini meningkat 5 kali lipat dari masakan Yuki saat pertama kali aku mencobanya di awal pertemuan kami dulu.
Selesai itu kami akhirnya berjalan-jalan untuk kesekian kalinya dan tujuan kami untuk berjalan-jalan kali ini hanya satu tempat game center yah sekali-sekali aku aku butuh tempat yang lain selain taman dan pantai maka kami bermain di sana kami bermain berbagai jenis permainan hal yang pertama kamu coba adalah naik mobil Boom Boom Car.
Awalnya aku ingin naik sendiri tapi kalau naik sendiri aku merasa ada yang kurang dari aku mengajak Yuki jadi begitu sampai di arena aku juga kaget ternyata banyak orang-orang yang membawa pasangannya maka kami akhirnya bermain dengan aku sebagai memegang kemudi kami menabrak beberapa pengunjung yah terasa menyenangkan sekali akan hal itu kami pun beralih ke permainan selanjutnya memasukkan bola kedalam keranjang kami beradu score kami berpacu dengan waktu Siapa yang paling cepat di antara kami berdua dengan akhir yang mengejutkan ternyata Yuki berhasil memimpin dengan selisih 1 poin Aku sungguh tidak menyangka sama sekali
kemudian Yuki menarik tanganku dan kemudian membawaku ke sebuah kotak box boneka Dia berkata Ferdi kau bisa mengambilkan aku boneka itu Yuki menunjuk ke arah box dan an an yang aku lihat adalah boneka lebah lucu yang sedang diinginkannya maka aku pun berkata oke baiklah ini tidak akan memakan waktu lama kau lihat saja ini maka aku dengan mudahnya mengambil boneka itu seperti menjentikkan jari saja. Nah ini dia aku memberikan boneka itu Terima kasih ya Ferdi ah bukan apa-apa lalu aku melanjutkan berjalan-jalan di game center Tapi saat kami berjalan-jalan tiba-tiba perut Yuki berbunyi tanda kelaparan aku pun hanya tersenyum kecil Ya sudah ayo kita makan dulu aja kelihatannya kau sudah lapar sekali kami pun pergi ke restoran yang tidak jauh dari game center dan kami pun makan siang di sana Yuki pun berkata padaku Wah hari ini menyenangkan ya terima kasih untuk semuanya.
Ah iya bukan masalah kok tiba-tiba ponsel Yuki berbunyi ah  tunggu sebentar hai Yuki kau sedang dimana Aku sedang bersama Ferdi ini ada apa ini kejutannya sudah siap kau bawa Ferdi ke rumahnya Oh begitukah oke oke aku siap maka Yuki pun mengakhiri teleponnya dan kemudian berkata lagi hahaha enaknya sudah kenyang yuk kita balik ke rumah.
Oh begitukah Baiklah Ayo kita balik maka aku dan Yuki segera kembali ke rumah Di tengah perjalanan yang sebenarnya hampir sampai ke ke rumahku Yuki memintaku memakai sebuah kain penutup untuk mataku Eh tunggu sebentar Ferdi hah Ada apa bisa kau pakai ini penutup mata buat apa sudah pakai saja ini Baiklah maka Yuki pun memakaikan penutup mata itu kepadaku sambil dia memegang tanganku Dia menggiring ku menuju rumah maka aku pun berkata Aduh mau masuk rumah saja kok pake yang beginian sudah ikutin saja.
Ah iya iya aku akan mengikuti Nah kita sudah sampai depan pintu rumahmu aku buka ya aku merasa heran kenapa rumahku menjadi gelap Loh kok mati lampunya maka Aku pun mencari sekring dan menyalakan lampunya kemudian Semua orang berkata kejutan dan selamat datang kembali untuk Ferdi Wah ternyata ada kejutan kecil di rumahku semua orang teman-teman karyawan di studio berkumpul semua di rumahku aku pun bertanya Ada apa ini sebenarnya maka Abdi pun memberikan jawaban.
Oh ini begini kami menyusun rencana untuk pesta kecil-kecilan menyambut kedatanganmu Ferdi maka kami semua karyawan kantor menyusun rencana yang Sematang mungkin demi keberhasilan ini semua ini semua sebenarnya rencana dari Yuki dan Miyazaki maka aku sena teman-teman yang lain ikut membantu.
 Dan jadilah seperti ini ya Meskipun ini agak lelah kan tapi kami puas dengan hasil yang sudah kami dapatkan dan aku bisa melihat sendiri kau pun terkejut Ferdi Oh begitu maka aku melihat ke arah Yuki sejenak kemudian aku berkata apa padanya.
Oh jadi ini pantas saja kau ada di rumahku pada pagi hari dan meminjam kunci cadangan pada Sena lalu membuatkanku sarapan dan terakhir membawaku jalan-jalan rupanya karena ini semua ya yah maaf tentang itu Tapi kalau aku bilang dari awal bukan kejutan namanya lalu Pak Kotaro menepuk pundakku dari belakang nah Besok kau sudah bisa bekerja dengan normal lagi Ferdi maka dari itu kita nikmati saja pesta kali ini oke Oh baiklah Pak siap. maka kami pun menikmati pesta kecil kami yang sederhana ini kemudian aku melihat ternyata si Abdi membawa kue kering nah ini ada kue Siapa yang mau? maka semua karyawan pergi ke arahnya Eh tunggu tunggu tunggu tunggu karena saking terkejutnya Abdi kue harusnya dibagikan terbang ke atas dan dia pun terjatuh Untungnya aku punya reflek yang bagus jadi aku tangkap kue-kue itu sehingga tidak jatuh sama sekali waduh waduh hati-hati dong nih kuenya Woi bantuin kenapa Oh iya kah sorry sorry ayo bangun maka aku pun menolong Abdi hah...
Bagaimana Ferdi kamu terkejut kan Iya aku pun tidak menyangka nya maka aku pun menepukkan tanganku dan berkata teman-teman Terima kasih ya untuk semuanya aku akan meningkatkan kinerjaku setelah ini Mari kita bangun kerjasama yang baik dengan semangat yang membara Yah memang benar aku sangat bersyukur aku dapat menikmati ini semua yang memiliki teman-teman yang luar biasa baiknya Terima kasih untuk hadiah kecil yang kalian berikan Aku berjanji aku akan berusaha untuk yang lebih baik lagi maka untuk mengakhiri pesta kecil kami ini kami mengadakan foto bersama yah kurang lebih kami mengambil beberapa foto dan kenangan ini akan tersimpan selamanya nya untuk kami semua Terima kasih kawan kawan baikku kalianlah yang terhebat Porto ini adalah bukti kebersamaan kita tiada akhirnya dan aku berharap ini akan terus berjalan selamanya hingga kita tua nanti hingga menjadi sebuah kenangan yang tak terlupakan.

January 01, 2019

Volume 9 : Kembali ke Jepang


Bagian 1
Ini adalah hari terakhir aku di Indonesia karena besok aku harus segera kembali lagi ke Jepang untuk melanjutkan pekerjaanku di sana 1 hari sebelum hari keberangkatan pagi itu seperti biasa di rumah kediamanku aku bangun pagi seperti biasa Kemudian melakukan kegiatan ya rutinitas biasa tiba-tiba ada orang mengetuk pintu tok tok siapa Hai Ferdi buka pintunya dari suaranya aku sudah tahu bahwa ternyata ayah dan ibu sudah kembali cara bekerja ya Yah kan begini aku sudah aman untuk meninggalkan rumah besok Ibu Ayah apa kabar Bagaimana pekerjaannya? ya seperti yang kamu tahu untungnya Ayah berhasil membuat kesepakatan deal jadi ayah ada Proyek besar untuk tahun ini depan Bagaimana denganmu bu? ya ibu sepertinya mendapatkan cuti juga tahun ini ya mereka tahu bahwa ibu sudah terlalu lelah karena Ibu adalah ketua Manager di sana jadi ibu mendapatkan libur aku dan hati merasa tenang karena Meskipun aku pergi ternyata di rumah ini masih ada ibu untuk mengurus semuanya aku tahu kedua orang tuaku memang sibuk begitupun dengan diriku tapi kami selalu memiliki cara untuk membagi waktu karena kebersamaan sebuah keluarga itu sangat penting.
 Tiba-tiba Yana pun turun dari tangga hey Yana lihat siapa yang sudah kembali Wah ternyata ibu dan ayah saya sudah kembali ayah dan ibu dan ayah akan Stay di rumah ini selama aku pergi kau bersama mereka ya tentu saja kak aku tahu kok Baguslah kalau begitu tiba-tiba Ibu bertanya Ferdi Apakah kamu sudah menyiapkan barang-barang mu sudah Bu ini sekarang Aku ingin mencari oleh-oleh untuk teman-temanku di sana. Oh begitu Iya nampaknya ku harus pergi sekarang aku akan membawa mobilku tunggu kak aku ikut boleh saja ayo jadi begitulah ceritanya sekarang Aku sedang di jalan bersama adikku mencari beberapa oleh-oleh dan souvenir buat teman-teman ku Hei yana Apakah kau punya ide Apa yang sebaiknya aku bawa untuk mereka  loh kakak kok tanya aku Kakak ingat enggak mereka pesan apa waktu kakak pergi ke sini masa Kakak enggak ingat hmm... yeah yeah yeah Aku ingat sekarang oke Ayo kita menuju ke tempat yang pertama ke mana Kak udah ikut aja Setelah semua barang sudah aku dapatkan aku pun Berencana untuk pulang Ah banyak sekali barangnya Kak apa tidak keberatan tuh bawa oleh-oleh segitu banyaknya sudah nggak masalah gampang aja ngaturnya di siang hari ketika aku sudah sampai rumah dan mulai menyusun oleh-oleh ku itu tiba-tiba ponselku berbunyi Oh Ternyata Dari Bos ya benar dari bosku dari tempat kerja aku di Indonesia dia pun bertanya padaku Ferdi Ada apa Bos? jadi begini masalah pekerjaan di Jepang itu sebenarnya saya mau mengeluarkan keputusan ini tapi semuanya tergantung padamu kalau saya pribadi sebenarnya sudah memutuskan Kau Lebih baik untuk bekerja di Jepang sana tapi bukan berarti kau tidak dibutuhkan lagi di sini kau bisa kembali disini kapan saja yang kau mau Nah sekarang begini Itu tinggal keputusan dari bos yang di Jepang saja Maksudnya di tempat kerjamu di Jepang sana nggak tahu nanti bosmu apakah akan menerima ini atau tidak. kemudian aku langsung memotong pembicaraannya Oh begini Bos Sebenarnya saya kemarin juga sudah mendapatkan tawaran kata bos yang disana saya sebenarnya sudah diterima untuk bekerja di sana Jadi bos itu sudah menerima saya dengan baik dan ternyata saya tidak menduga kalau keputusannya seperti ini tapi kalau Bos bilang begitu maka saya akan terima pekerjaan itu dan Sepertinya saya akan menetap di sana Oh begitukah Baiklah kalau begitu saya pun juga merasa senang anu Ferdi Bisakah kau tidak memanggil saya dengan bos aja soalnya Kau terlalu banyak memakai sebutan Bos itu kau bisa memanggil saya dengan sebutan Pak John Oh baiklah Pak

 Nah kau juga harus memanggil ketua di sana atau bosmu dengan sebutan Pak Jangan bahas Bos Bos Bos doang nanti membedakan susah panggil saja Pak Kotaro namanya karena itu emang nama aslinya Oh begitukah saya jujur saja Pak saya baru 3 minggu bekerja di sana Saya masih kurang tahu dengan orang-orang yang ada di sana tapi menurut saya orang-orang disana itu memang sangat baik kepada saya toko jeniper di semua sudah kau ambil keputusannya bahwa kau akan bekerja di studio Jepang sana ya Sebenarnya saya juga sudah tahu skill mu Memang luar biasa apalagi kalau sudah mengenai gambar menggambar kau memang jagonya makanya itu kami sangat bangga sekali kamu dapat bergabung di perusahaan studio kami ini yah saya mewakili Pak kutaruh yang ada di sana juga sangat berterima kasih lah karena kau juga perusahaan Studio ini dapat maju dan menghasilkan berbagai film animasi-animasi yang menarik menghibur dan menyenangkan jadi kata-kata terakhir saya untuk ditelepon ini Selamat bekerja di sana ya oh Baik Pak saya juga berterima kasih karena atas bimbingan Pak Jon saya bisa seperti ini Pak Sekali lagi saya Terimakasih Baiklah kalau begitu saya akhiri  Selamat siang pak dengan begitu percakapan ku dengan Pak Bos maksudku Pak John pun berakhir.
 Hah paling tidak dengan begini nasibku bekerja di sana sudah pasti dan aku tidak ada keraguan lagi mulai sekarang sepertinya aku hanya bisa pulang ke sini kalau sedang libur saja seperti libur lebaran atau libur Natal yah tapi kan perjuanganku baru dimulai aku juga masih perlu mencari sesuatu lagi yang mungkin tidak aku temukan di sini dan memang harus dicari di sana negara Jepang

Bagian 2
Di malam hari ini adalah malam terakhirku di sini karena besok aku harus cek off pagi-pagi sekali di bandara agar aku tidak ketinggalan pesawat karena aku juga tidak mau terkena macet pada malam nya sama ponselku kembali berbunyi tapi kali ini bukan Yuki yang menelpon melainkan Miyazaki Oh dia menelponku maka aku pun mengangkat nelponnya dan kemudian memulai percakapan halo hai Ferdi Bagaimana kabarmu Aku dengar kau akan kembali besok kan Iya benar aku akan kembali besok Aku berangkat dari Indonesia subuh Kemungkinan aku yah nyampe disana dengan secepatnya lah Baguslah kalau begitu bagaimana keadaanmu di Jepang sana kau sehat aja kan aku baik Oh baguslah Bagaimana dengan Sora adikmu Aku sudah lama tidak mendengar kabarnya semenjak aku pergi karena kau juga tidak menelponku oh Sora dia baik-baik saja dan masih ceria seperti biasa besok kau berangkat dari airport jam berapa entahlah Tapi menurut rencana yang aku buat aku akan berangkat di airport itu malam Jadi mungkin aku akan sampai di Jepang karena makan waktu yang cukup lama mungkin aku baru sampai pagi ya kau tunggu saja lah nanti aku akan menelponmu kalau aku sudah sampai di bandara di Jepang Oh begitu baiklah Baiklah Ferdi sudah dulu ya Oh iya sama-sama ingat ya aku tunggu besok oke tidak masalah maka komunikasi ku bersama Miyazaki berakhir dan aku langsung tidur cepat karena aku malamnya harus segera berangkat supaya aku bisa sampai sana pagi-pagi akhirnya malam pun tiba dan aku sudah mengangkat semua barang-barang ku semua barang-barang ku sudah ada di tas dan aku pun siap berangkat orang tuaku serta adikku Yana semua melepas kepergianku dan sekali lagi Ibuku bertanya Ferdi Apakah bareng sekali lagi sudah kamu bawa semua sudah Bu Tenang saja semua sudah ada di koper termasuk oleh-oleh untuk mereka semua di sana.
 Oh baguslah percakapan Ibu dilanjutkan oleh ayah Ferdi hati-hatilah kau di sana jaga sikapmu jaga sopan santunmu kau ini orang Indonesia tunjukkan sopan santunmu yang baik dan tingkah lakumu yang sopan kepada semua orang di sana jadi orang bisa menghargai kamu Baiklah ya aku akan ingat pesan itu kata-kata terakhir disampaikan oleh Yana Yah bakalan sapi di rumah karena enggak ada kakak lagi Hai jangan bilang begitu Bukankah masih ada ayah dan ibu di rumah Kau tidak perlu merasa kesepian bila kau rindu tinggal telepon saya dengan zaman sekarang apa-apa sudah mudah nanti begitu Kakak sudah sampai Kakak akan video call kamu Yana pun tersenyum dan memberikanku sebuah pelukan Ayah pun menanggapi reaksi itu lihat lihat lihat itu Bu anak-anak kita Mereka tampak akur sekali Padahal kalau diingat-ingat mereka waktu kecil masih suka bertengkar aku pun dengan cepat merespon kata-kata Ayah itu ah ayah ada-ada saja.
Sudah ya aku berangkat dulu Selamat tinggal semuanya sampai ketemu lagi ya Baiklah Ferdi Baiklah kakak hati-hati ya maka aku pun pergi meninggalkan rumah dan aku langsung menuju ke airport begitu sampai aku langsung naik pesawat dan kemudian tidur di pesawat karena aku merasa sangat lelah dan aku tidak sempat untuk waktu istirahat makanya aku sampai tidur di pesawat begitu aku bangun matahari Sudah terbit menandakan sudah pagi di dalam pesawat karena masih sisa 20 menit lagi maka aku pun sempat sarapan di dalam pesawat itu selesai sarapan lalu menunggu kemudian Tak lama kemudian aku telah sampai di bandara setelah aku sampai aku turun dari pesawat dan menuju keluar dari airport dan hendak mencari taksi waktu aku sudah di gerbang Airport dan menunggu taksi datang tiba-tiba ada 2 orang wanita yang menengok ke kanan dan ke kiri seperti orang kebingungan mereka berdua melihat ke arahku dan kemudian kedua wanita itu memanggil namaku Ferdi oh wah Alangkah terkejutnya aku bahwa ternyata 2 wanita itu adalah Yuki dan Miyazaki Wow kalian di sini iya kami menunggu kamu Aku tidak menyangka dua wanita ini sudah menungguku dari jam berapa kalian di sini hmm.... cukup lama aku pun hanya bisa berkata Aduh kasihan banget ya kalian sudah capek-capek menungguku dengan waktu yang tidak sebentar tapi terima Terima kasih ya Iya tidak masalah selesai percakapan itu taksi yang aku tunggu akhirnya datang dan kami pun masuk ke taksi itu Miyazaki bilang dia tidak bisa lama jadi dia kami antarkan menuju rumahnya.
Sekarng tinggal aku dan Yuki saja karena waktu masih 5 menit lagi sebelum aku sampai ke rumah aku pun bilang begini kepada Yuki Hmm... Yuki ini Yuki pun melihat kearah tanganku apa ini ini kalung kalung baru untukmu tapi yang ini spesial karena aku yang membuatnya sendiri kalau kalian sebelumnya memang aku akui aku menemukannya di sebuah toko ya aku pikir sangat cocok untuk dirimu tapi yang ini istimewa karena kalung ini tercipta dari tanganku untuk dirimu.
 Yuki pun terdiam sejenak kemudian dia tersenyum kemudian memakai kalung itu dan berkata bagaimana bagus tidak? akupun menjawab cantiknya bagus dan cocok sekali denganmu wajahnya memerah dan dia bilang terima kasih ya Ferdi tiba-tiba aku mendengar suara dari depan stir mobil cie mesra ni ye rupanya tukang taksi ini menggoda kami dan dia pun memberitahu bawa tujuannya sudah sampai ini pak tujuannya sudah sampai Oh baiklah terima kasih aku pun mau turun tapi tanganku dipegang oleh Yuki dan dia berkata tunggu Ya ada apa Ferdi Selamat datang kembali ya Iya aku juga terima kasih ya karena kau selalu peduli padaku maka adegan berpegangan tangan itu pun berakhir dan aku pun udah sampai rumah begitu aku membuka pintu rumahku aku kaget karena rumahku ternyata sudah bersih dan aku melihat Sepucuk Surat di atas meja ternyata surat itu dari Sena Dia berkata di dalam surat itu kepada Ferdi Hai kau sudah sampai ya selamat datang kembali Oh iya rumahmu sudah Aku bersihkan Jadi kau tidak usah repot-repot lagi kau tinggal istirahat saja oh iya Hampir lupa ini ada tagihannya aku pun hanya tertawa kecil dan bilang wanita ini ada-ada saja kemudian aku mengambil hp-ku dan mengirimkan pesan padanya.
Terima kasih ya Sena ayano dah membersihkan rumahku Maaf kalau sudah membuatmu repot kira-kira begitulah isi pesan yang aku kirim padanya lalu aku melihat ke sekeliling rumah dan aku pun berpikir hah terima kasih ternyata memang diriku ini beruntung dikelilingi oleh teman-teman ku yang sangat baik dan aku sangat sangat senang akan hal itu semoga kebahagiaan seperti ini akan bertahan selama-lamanya terima kasih teman-teman ku


December 16, 2018

Volume 8 : Teman lama datang, jadi cerita seharian


Bagian 1

Cerita ini dimulai ketika di hari kedua Aku berlibur ketika itu aku ada di rumah seperti biasa sedang memasak untuk sarapan pagi aku dan Yana Hi Yana Nasi gorengnya mau diberi apa aja oh bawang goreng sama telurnya jangan lupa Kak Hai gulanya jangan terlalu banyak ya cukup satu sendok teh saja cukup Oke Kak siap kamipun akhirnya sarapan bersama ketika kami sudah selesai dan mencuci piring tiba-tiba bel rumah berbunyi teng tong tang tong ya sebentar Yana Tolong bukakan pintunya Aku masih sibuk dengan piring-piring ini baik kak yana membukakan pintu ada seorang laki-laki berjas hitam kemudian dia bertanya apa Ferdi ada Oh sebentar.

 Kak Ada yang nyariin nih. Siapa aku pun berjalan menuju pintu hai Fer apa kabar aku pun terkejut oh kamu ya ya ngomong-ngomong kamu siapa ya waduh Yah masih bercanda aja ini orang aku Doni Masa kamu lupa ah ya aku Cuma bercanda kok tadi Ayo silakan masuk Oke terima kasih Silahkan duduk mau minum apa nih kopi teh jus atau apa Ah nggak usah repot-repot air putih saja tapi Dicelup teh dan diberi gula ya... Yana pun langsung reflek menjawab itu namanya teh tahu. Oh benarkah Aduh kak Dari mana Kakak bisa menemukan orang ini... Hei ini teman lama Kakak dulu namanya Doni Ya memang orangnya sudah seperti ini jadi kamu santai saja.

dia suka bercanda orangnya Oh jadi ini adikmu ferdi, ya namanya Yana Oh adikmu cantik juga ya iyalah adiknya siapa dulu Jadi apa tujuan mau kemari ah sebenarnya tidak bermaksud apa-apa aku hanya ingin kita berbagi cerita saja Kita kan sudah lama tidak ketemu karena urusan kita masing-masing Oh iya kamu sekarang kerja di mana don?  kerja di sebuah Studio sebagai produser di sana Aku sedang menangani sebuah seri animasi lokasinya di Hokkaido Jepang Oh rupanya di Hokkaido ya kamu sendiri Ferdi Bagaimana dengan pekerjaan mu sebagai mangaka dan Asisten Manager di salah satu Studio di Tokyo ya bagaimana ya untuk sekarang ini aku sangat menikmatinya ditambah lagi aku disana tidak sendiri karena aku punya asisten, jadi kau punya asisten di studio, ya memang bosku yang menempatkan orang itu menjadi asisten ku dan kebutuhan juga aku kenal dengannya Oh begitu ngomong-ngomong assistant mu itu perempuan apa laki-laki ya kebetulan perempuan

Wah enak ya kalau aku punya asisten sayangnya laki-laki ah ketika Doni bilang seperti itu akhirnya minuman kami pun datang ini kak kopinya dan juga tehnya Oh terima kasih Yana Jadi siapa nama asisten mu Ferdi namanya Yuki Yamamoto nama yang bagus sedih kau berarti banyak menghabiskan waktu dengan nya Ya bisa dibilang seperti itulah Aku penasaran perusahaan studio mu itu karyawannya berapa sih apa kami hanya yah sekitar 15 orang tapi kamu bisa bekerja optimal meskipun karyawannya sedikit ditambah lagi di situ kebanyakan karyawannya perempuan ketika aku bilang seperti itu Doni yang sedang minum tiba-tiba tersedak uhuk... hah apa?
Yang bener lah Iya beneran haduh berbanding terbalik sekali dengan tempat aku bekerja kamu sih enak sedangkan aku ah sudahlah jadi laki-lakinya di situ berapa orang yah hanya Kami bertiga aku bos kemudian teman lama kita Abdi apa Abdi juga bekerja di situ ya dia bekerja di sana dia itu mengurus manajemen visual audio di sana heh...

hebat juga dia yah kalau diingat-ingat lagi Abdi memang orangnya seperti itu dulu waktu dia masih duduk di sekolah menengah atas saja dia sudah ahli dalam hal tentang pengelolaan audio aku sebagai teman nya juga tidak terlalu terkejut sebenarnya Tapi kamu tahu Ferdi sayangnya sampai sekarang dia belum ada punya gandengan hahaha. Melihat doni yang berbicara seperti itu Aku pun jadinya tertawa juga.

iya ya Ah tapi sudahlah kita tidak usah mengurus kehidupan orang pikirkan saja kehidupan sendiri Iya aku tahu itu Oh iya Ferdi Aku masih ingin bertanya selama kamu bekerja di sana dengan gadis-gadis itu Apa kamu mulai tertarik dengan mereka Tentukan perasaan seperti itu tentu saja tidak maksudku aku ingin menjalani kehidupan ku dulu dengan tenang Aku tidak mau segalanya buru-buru Iya tapi aku melihat dari raut wajahmu Sebenarnya Kamu bingung ya apa apa maksudmu Ayolah Ferdi Kau pasti memiliki rasa tertarik dengan mereka Apa kau tidak ungkapkan saja ah kau ini don... ada-ada saja sudah ini waktunya sudah siang Saatnya untuk makan siang kamu mau dibuatkan apa Ayo kita makan siang bareng sambil lanjutkan kisah menarik ini Oh iya boleh kalau begitu aku minta buatkan omelet saja oh 

Baiklah tunggu sebentar aku pun membuatkannya omelet Kemudian kami bertiga makan bersama-sama hamm... Ferdi masa kamu memang selalu luar biasa enaknya tidak tertandingi ini membawa kenangan dimana kita waktu masih SMA dulu mengikuti lomba memasak Ingat nggak waktu itu aku kamu dan Abdi waktu itu kita hampir saja menjadi juara 1 ah yang itu ya.
Yah maklumi saja karena dulu kan kita orangnya nggak tahu cara memasak dengan benar jadi masakannya alakadarnya tapi menurutku waktu itu itu sudah bagus ah sudah ganti topik Oh iya aku ingat dulu Kalau tidak salah kau memang sudah populer kan jika kalangan gadis-gadis. Hmm Entah mengapa percaya atau tidak Aku sedikit iri padamu Ferdi Ah masa iya kalau aku ingat-ingat lagi mungkin kepopuleran ku itu karena faktor gak sengaja saja aku tidak merasa berwajah tampan karismatik dan lain sebagainya kok  aku hanya seorang laki-laki yang numpang lewat dan tujuan utama Aku adalah untuk membantu orang mungkin karena sifatku yang baik itu para gadis menjadi dekat denganku Hahaha iya juga ya.

Bagian 2

Ngomong-ngomong masalah liburmu kau dapat libur berapa hari dari kantor mu itu oh aku aku mendapatkan 3 hari ini sudah hari kedua dan besok itu hari terakhir Rencananya aku membeli  sedikit oleh-oleh buat teman-teman ku sana  Oh begitu Oh ya aku perhatikan dari tadi tanganmu itu sepertinya memakai cincin dari siapa itu oh ini cincin ini aku dapatkan dari temanku Oh siapa namanya yaitu Yuki yang tadi kita bicarakan di awal si Doni yang sedang minum tiba-tiba menyemburkan air dari mulutnya buaah!! Apa tuh kan bener Apa kau bilang ternyata memang ada gadis yang menaruh perhatian lebih pada mu kau harus menanggapinya dengan baik-baik dan hati-hati jangan sampai kau membuatnya kecewa Ah kamu ngomong apa sih Don kata-katamu tuh kayak motivator cinta saja Padahal kalau diet sendiri Kamu hingga kini masih sendiri hahaha Hai memang ada yang salah dengan hal itu tidak kan lagipula Apa salahnya seorang teman yang mendukung sahabatnya dalam menjalin hubungan Aku ini sahabat karibmu Ferdi jadi aku tahu hal yang mana yang baik kamu lakukan hal yang mana yang baik kamu lakukan iya yah Baiklah aku akan mengusahakannya nanti tapi ya Sekali lagi aku masih dilanda kebingungan apa Kenapa lagi Ya seperti yang kau tahu aku tidak didekati hanya dengan 1 gadis saja tapi 3.

Wah wah wahh kau benar-benar gila tapi aku salut padamu yah walaupun tidak terlalu kaget sih karena seperti yang aku bilang tadi kau memang sudah terkenal dari zaman SMA dulu kan seperti yang sudah kubilang sebelumnya Eh kamu jangan lupa kalau kau diberi rezeki bagi-bagi dengan teman lama mu ini hahaha Iya aku ngerti baik sepertinya sudah saatnya aku kembali karena besok juga aku harus segera kembali ke kantor karena beberapa urusan sampai jumpa lagi ya Semoga kita bisa ngobrol-ngobrol panjang lebar seperti ini lagi Iya terima kasih sudah datang ke rumah ya yoi kawan sampai ketemu lagi.

Doni pun berpamitan pulang dan pergi Kak sepertinya temanmu itu memang orang yang cukup menarik ya dia banyak cerita-cerita seru yang dialami Yah memang si Doni orangnya seperti itu orangnya suka sekali bercerita makanya Kakak betah mendengarkan ceritanya karena ya dia orangnya humoris, baiklah Ayo kita masuk rumah ada beberapa yang harus kita bersihkan Dan rapikan karena rumah kita kan tadi berantakan dan kita bersih-bersih nya juga belum selesai jadi Ayo kita bersihkan aku  Yana akhirnya lanjutkan bersih-bersih rumah meskipun ini sudah sore selesai kami membersihkan rumah kami pun tidak panjang lebar langsung beristirahat Hah... capek nya Iya untungnya kita sudah makan jadi hal yang kita lakukan selanjutnya tinggal benar-benar mengistirahatkan tubuh kita.

Baiklah selamat malam Yana ya Kak pada malam harinya Entah mengapa aku tidak bisa tidur Halo ponselku kembali berbunyi ternyata Yuki menelepon hi Yuki apa kabar Hai Ferdi bagaimana liburan hari kedua mu ya tidak banyak yang spesial lah aku seharian ini hanya di rumah Hah kenapa yah Soalnya tadi ada teman lama yang tiba-tiba datang ke rumah dan ya mengajak ngobrol ngobrol santai jadi aku tidak bisa pergi Tapi nggak papa lah Untung ada teman jadi aku tidak merasa kesepian ah pasti itu Asik ya iya kami banyak bercerita tentang masa lalu masa lalu kami yang asik dan lucu yah temanku itu memang dia orangnya humoris jadi selama kami ber cerita bawaannya ketawa terus. 

Ngomong-ngomong bagaimana keadaanmu di Jepang sana aku baik-baik saja aku tadi membuatkan makanan di rumah kebetulan orang tuaku baru datang dari pekerjaannya jadi aku pemasakan makanan untuk mereka yah katanya Mereka nggak tinggal lama sih di rumah karena ada beberapa urusan lagi uhuk uhuk eh tunggu dulu kau batuk kalau sakit ya enggak Cuma batuk biasa kok tidak perlu dikhawatirkan semuanya akan baik-baik saja Oh baiklah kalau kau bilang begitu Jaga dirimu.
 Oke aku sebentar lagi akan kembali dan akan menemuimu Bagaimana nanti kalau kita sudah bertemu Ayo kita jalan-jalan ke taman hiburan kalau diingat-ingat kita belum sempat berjalan lagi kan yang terakhir kali waktu kita pertama kali bertemu.

Oh iya kau benar juga Oh iya nanti aku akan memberikan kamu makanan yang kamu pesan sebelum aku pergi kira-kira kau masih ingat tidak Oh yang itu gudeg kan ya aku minta tolong ya Fer bawakan aku makanan itu aku ingin sekali menyikapinya baiklah nanti akan aku bawakan kau siap-siap saja terpesona oleh rasanya yang wah sudahlah  nanti juga kamu tahu sendiri pokoknya enak Waduh jadi Makin penasaran nih Baiklah aku tunggu ya Fer makanannya sudah dulu ya Udah malam nih oke oke Baiklah Yuki sampai jumpa percakapan ku dengan Yuki pun berakhir lagu Akhirnya bisa tidur dan aku bersiap untuk melanjutkan aktivitas esok hari

December 09, 2018

Volume 7 : Quality time yang menyenangkan


Bagian 1
Kejadian ini dimulai ketika kami sekeluarga sedang makan malam Ayah pada waktu itu memulai percakapan diantara kami Ferdi Yana sepertinya untuk 3 hari kedepan kalian harus Ayah tinggal pergi karena ayah ada Proyek besar selama tiga hari tersebut yang uangnya besar sekali jadi sayang kalau misalnya di lepas begitu saja selesai Ayah berbicara seperti itu kemudian ibu pun menyambungnya nah begitu juga dengan ibu ibu sedang apa meeting dengan beberapa bos dari perusahaan besar dengan waktu yang sama seperti ayah 3 hari dan akupun langsung memotong percakapan mereka Oke Oke jadi Ini pertama kalinya aku berlibur tanpa keluarga yang lengkap karena ayah dan ibu pergi tapi baiklah aku juga tidak bisa memaksa kalian Untuk membatalkan semua itu, Ya tidak papa lah biarkan selama 3 hari ini aku akan menghabiskan waktu dengan Yana saja Yana kemudian melanjutkan Ya itu benar sekali lagi pula aku sudah terbiasa bila dijaga Kak Ferdi kok kami pun berdua langsung kompak. 
Oke berarti tidak ada masalah lagi ya Ya tidak papa Aku menjawab dengan santainya. Kalian Besok berangkat jam berapa untuk menghemat waktu kami sudah berangkat mungkin sekitar jam 5 subuh Ferdi kami mempercayakan urusan rumah padamu ya Dan tolong jaga adikmu kau tahu Dia juga sering ceroboh kan Yana langsung memotong kata ayah Hah kata siapa aku tidak seperti itu kok lagi pula aku sudah besar Oh begitukah yah untuk berjaga-jaga saja semua keperluanmu sudah ada ibumu kemarin sudah menyiapkan ya Jadi kalian selama 3 hari Ayah rasa sudah tidak ada masalah Ya aku tahu silakan aja semuanya kepadaku pokoknya rumah ini akan aman Lihat saja kalau sudah Ferdi beraksi Oh iya ngomong-ngomong dari tadi ayah memperhatikan cincin yang ada di jarimu itu dari siapa  oh ini ya ini dari Yuki yang memberikan ini padaku katanya ya buat kenang-kenangan Oh begitu yah bisa dibilang begitulah dan aku memberikan dia kalung ya kami saling bertukar hadiah aku berbicara seperti itu dan didengar seluruh keluarga aku cerita yang cukup menarik Ayah berkata seperti itu kemudian dia bilang baiklah kurasa cukup untuk malam ini karena ayah dan ibu harus berangkat besok pagi makanya kita kembali ke kamar Kita masing-masing dan tidur baiklah Oh iya Satu lagi ingat ya besok kalian hanya berdua

 Ferdi jaga adikmu Hai aku sudah besar aku tidak perlu pengawasan secara berlebihan begitukah hamm Ayah meragukan itu karena biasanya kau selalu melibatkan segala sesuatu dengan kakakmu sudah ya Tenang saja ya kita lihat saja nanti dia seperti apa. Dan kami semua akhirnya tidur.  Keesokan harinya karena sudah tidak ada siapa-siapa di rumah jadi semua urusan aku yang mengurusnya di pagi yang cerah ini aku langsung menuju dapur dan membuat sarapan buat kami berdua sedangkan Yana masih tertidur di kasurnya hei Yan sarapannya sudah siap Ayo turun aku tidak mendengar suaranya dia menjawab panggilan ku maka aku kembali naik ke atas dan mengecek kamarnya Ketika aku melihat ternyata dia masih tertidur pulas Waduh ini anak susah banget sih disuruh bangun pagi bangun sudah jam berapa ini oh kamu Kak Halo kasih aku lima menit lagi ya... 

Oh nggak bisa kamu harus bangun pagi sekarang itu sarapannya sudah siap nanti dingin Apa perlu aku gendong ha.. setelah aku bilang seperti itu suara ngoroknya semakin kencang astaga kau ini sepertinya tidak ada pilihan lain maka akupun menggendongnya dan membawa dia turun ke bawah kemudian aku pergi ke kamar mandi dan mengambil air dengan gayung kemudian membasahi tanganku dan percikkan sedikit-dikit air mukanya ayo bangun bangun hah apa! beer... dingin  Kamu gila ya Kak.... hihi lah salahmu sendiri kenapa tidak bangun sudah cuci muka mu kemudian makan Sarapan ini.

 iya iya baiklah dan kami pun akhirnya sarapan bersama Setelah semuanya beres aku pun kembali mengecek keadaan rumah lalu lihat-lihat apa saja yang perlu dirawat ya kami di rumah ini memiliki berbagai jenis tanaman karena Ibu orangnya senang kali berturut Ok tanam makanya di belakang rumah kami ada kebun dan kami nggak pernah yang namanya beli sayuran di supermarket karena kami panen sendiri sayuran yang kami dapat serah urusan di kebun belakang beres aku tiba-tiba mendengar teriakan Yana dari dalam rumah .... AAAAA ada tikus  ada apa? Ada tikus Kak tolong aku melihat ke dalam rumah ke dalam kondisi yang sudah berantakan gara-gara Yana yang begitu refleks karena saking kagetnya melihat tikus dia melemparkan segala barang ke situ tapi tidak ada yang kena dan tikus itu lahirnya bersembunyi pada akhirnya aku juga yang menangkap tikus nya kemudian membuang ya setelah itu mau tidak mau aku harus membereskan kekacauan ini Hah benar-benar Hari yang melelahkan Setelah semuanya selesai dan semuanya sudah aman maka keadaan rumah sudah kembali seperti semula kemudian Yana bilang padaku Kak aku bosan Ayo kita jalan-jalan oh jalan-jalan baiklah Ayo kita ke taman hiburan asik ayo kita berangkat.



 Bagian 2
 Pada akhirnya kami berangkat menuju taman hiburan yang sebenarnya tidak terlalu jauh dari rumah ya malam saja rumah kamu itu strategis apapun mudah dijangkau termasuk untuk urusan refreshing Nah kita sudah sampai.Yana pun berkata Baiklah Kak Bagaimana kalau kita duel yang kalah harus menuruti apa kata yang menang Oke boleh siapa takut kita akan mengadakan ya tidak usah banyak-banyak lah 2 pertandingan saja aku pun bertanya Oh jadi dua pertandingan saja oke ya benar Cuma dua yaitu menangkap ikan dan tembak sasaran Siapa yang tangkapan ikan lele banyak kemudian sasarannya yang paling tepat itu yang menang.

 Oke kita mulai pertandingan nya sekarang yang pertama nangkap ikan kalian pun langsung pergi ke tempat kolam ikan Emang di situ sudah disediakan oleh penjualnya alat-alatnya Nah di sini Kak kita akan menangkap ikan nya menggunakan alat ini ternyata itu adalah alasnya berbentuk seperti sendok besar tapi dialasi dengan selembar kertas hmm... aku pikir ini akan Mudah Saja hah benarkah itu kak,  ya kau lihat saja nanti ayo pak anda jadi wasit baik aku akan memimpin ya bersedia siap yak aku pun bergerak dengan cepat tapi Yana juga tidak kalah cepat Kami Cuma diberi waktu sekitar 1 menit kami kebut-kebutan mempercepat gerakan kami ketika waktu tinggal 10 detik jaring kertas Yana sudah sobek  dan aku pun bilang  padanya  hah sepertinya kakak yang menang untuk hari ini. 

Ya Yah aku mengaku kalah tapi masih ada satu lomba lagi dan yang ini pasti aku tidak akan kalah dan kami pun Mbak akhirnya Pergi ke Wahana tembak sasaran ketika pertandingan dimulai Entah mengapa gerakan Yana  begitu cepat hingga aku pun sulit untuk mengejarnya ditambah lagi peluru ku sudah habis pada akhirnya Yana memenangkan pertandingan hah Wah hasilnya seri Ya seperti yang kau Lihatlah Ternyata kita sama-sama hebat Yana dan aku tersenyum kemudian tertawa kecil Hah aku capek kamu capek ya baiklah naik ke punggung kakak biar aku gendong Yana pada awalnya malu tapi akhirnya dia naik juga kemudian kami pulang berjalan kaki menuju ke arah matahari terbenam.
Sampai di rumah kami istirahat mandi makan malam kemudian kembali ke kamar masing-masing saat aku berada di kamarku tiba-tiba ponselku berbunyi ternyata itu adalah Yuki yang menelponku dari Jepang sana hi fer Bagaimana kabarmu? Aku baik Oh begitu bagaimana hari pertama liburan ya cukup menyenangkan meskipun melelahkan dan sedikit merepotkan karena kau tahu sendiri adikku Seperti apa kan ya Kau harus banyak bersabar Ferdi kadang-kadang yang namanya Adik ya seperti itu ya aku mengerti kok kamu sendiri bagaimana kabarmu Yuki di sana sama aku pun baik dan sehat di sini syukurlah Bagaimana kegiatan kantor ya karena kamu tidak ada ya aku juga libur Oh begitu jadi bos memberikan libur juga Iya dan aku menghabiskan liburanku Sama sepertimu menghabiskannya dengan adikku. 

Wah kita kok bisa samaan ya Ya nggak tahu mungkin kebetulan aja Hai aku mau cerita sedikit karena aku Biasanya pagi itu hah biasanya dibuatkan kopi olehmu sekarang aku bikin kopi sendiri rasanya agak berbeda Oh begitu ya iya Pagiku tak akan sama.
 Yuki Jaga dirimu baik-baik disana ya tunggu sebentar lagi aku akan kembali Iya kau juga hati-hati ya jaga dirimu baik-baik ingat saja Yuki kalau kau rindu padaku kau tahulah harus berbuat apa kan sama seperti waktu aku pergi meninggalkanmu aku rasa sudah menyampaikannya hanya dengan cara itu perasaan kita akan terhubung Iya Ferdi Aku tahu itu Baiklah Aku tinggal dulu sudah malam nih gak enak juga mengganggu waktumu selamat malam baik selamat malam komunikasi ku dengan kuki pun berakhir  dengan begitu juga hari pertama liburan ku selesai Aku tidak sabar kira-kira apa yang akan terjadi besok ya semoga ada hari baik lainnya yang menungguku di sana.

November 25, 2018

Volume 6 : Kembali ke indonesia

Bagian 1
Akhirnya tanpa sadari batas waktu pemindahan karyawan telah selesai dan aku sebentar lagi akan bisa kembali ke tanah air tercinta Indonesia masa dinas ku di Jepang Telah Usai, Dan itu tidak kerasa sama sekali mungkin karena faktor menyenangkan dan bekerja dengan sepenuh hati sehingga aku tidak merasa terbebani dan tahu-tahu sudah selesai saja semua ini. Dua hari sebelum keberangkatan pulang ke Indonesia Seperti biasa aku dipanggil oleh Bos untuk ke ruangannya Bos pun mengajak aku bicara singkat tentang karir Ku Di Sini jadi Ferdi Bagaimana kesan-kesan mu setelah kau kerja di sini? Oh enak sekali Pak saya merasa betah di sini orang orangnya baik semua Terima kasih karena sudah mengijinkan saya ikut bergabung di perusahaan yang membanggakan ini. Sama-sama Ferdi saya juga senang kamu bisa bergabung di sini kinerja mu selalu bagus itu yang membuat saya tertarik dalam menghasilkan manga kau juga selalu dipenuhi dengan ide-ide baru sehingga orang saat membaca manga milikmu mereka selalu terhibur dan selalu ditunggu karya-karya mu yang selanjutnya.
Saya berterima kasih sekali Bos atas pujiannya, Oh iya kau juga boleh kembali kapanpun kau siap saya dan teman-teman mu disini selalu menunggumu dan kita nanti akan bekerja sama kembali dan saya pribadi menantikan hal itu Oh Baiklah Bos saya siap bila Anda membutuhkan saya saya akan langsung menuju kemari untuk membantu lalu Bos bilang padaku hai Ferdi nanti kalau kau sudah kembali dari Indonesia lalu kau ke sini lagi jangan lupa untuk membawakan saya batik ya Oh siapa tentu saja nanti akan saya bawakan batik untuk Bos dan teman-teman di sini. Selesai dengan percakapan itu dan mengucapkan selamat tinggal sementara kepada bos aku langsung keluar dari ruangannya kemudian aku berpikir untuk mengucapkan sepatah dua patah kata kata perpisahan untuk teman-temanku di sini orang siang pertamaku datangi adalah abdi aku menuju ruangannya la menemukannya sedang sibuk menyusun baru beberapa berkas file yang kelihatannya sangat berantakan hai kawan aku mengapa nya oh kau ferdi aku dengar kau akan meninggalkan kantor hari ini dan kembali indonesia ya ya benar sekali untuk hari ini khusus aku akan mengucapkan selamat tinggal pada teman-temanku di sini terlebih dahulu besoknya baru aku akan berangkat ke bandara tapi diingat ini yang sementara karna aku masih ingin berada di sini untuk hari ini khusus aku akan mengucapkan selamat tinggal pada teman-temanku di sini terlebih dahulu besoknya baru aku akan berangkat ke bandara tapi diingat ini yang sementara karna aku masih ingin berada di sini oh begitu ya jadi kita masih bisa bertemu lagi dong yah lumayan jadi temen ngobrol saat minum kopi pagi hari aku kan biasanya sama kamu seperti itu yah nanti kita akan seperti itu lagi setelah aku kembali dari indonesia kau sendiri tidak ingin pulang ke jawa sana?  iya aku sebenarnya mau, tapi aku ingin seperti kaulah selesaikan dulu kerjaanku sini lalu baru aku kembali oh begitu baiklah aku ingin pergi lagi mencari teman-teman yang lain oh oke sama ketemu lagi kali ya ferdi situ kami saling berjabat tangan kemudian aku pergi meninggalkan abdi orang yang kedua adalah sena saat aku mendatangi ruangannya ruangannya kosong tidak ada orang ke mana sih perginya si Sena itu tiba-tiba dari arah belakang Hayo mau ngapain kamu! ah terkejut aku Sena datang dari arah belakang secara tiba-tiba yang membuatku kaget Ah kamu Untung saja aku tidak jantungan gara-gara ulahmu. Iya maaf aku tidak mengulanginya lagi kemudian aku langsung menuju ke percakapan inti Sena Aku akan kembali ke Indonesia mungkin karena dia tidak tahu atau tidak aku kabari sebelumnya dia terkejut Hah kapan kau berangkat? besok yah kira-kira jam 08.00 pagi aku sudah ada di bandara tiket juga sudah aku pesan Jadi tinggal berangkat saja tunggu dulu kau pulang ke Indonesia tapi kau tidak memberitahuku Bagaimana ceritanya karena biasanya kau selalu memberitahuku kalau kau ada apa-apa kenapa kau perginya secara mendadak seperti ini, ini bukan mendadak aku langsung memotong kata-katanya ditengah dia dalam kondisi sedang sedikit marah karena memang waktunya sudah habis ingat aku pertama ke sini aku sudah bilang padamu bawa aku di sini waktunya Cuma 3 minggu kau ingat atau kau yang tidak menghitung harinya sehingga kau lupa Oh iya benar juga baiklah aku rasa memang sudah waktunya kau untuk kembali ke Indonesia kampung halamanmu dan juga Kampung masa kecilku bersamamu dulu Ingatkan dulu kita melakukan segala hal nya bersama-sama Iya aku ingat itu kan aku yang selalu menolongmu jika kau ditimpa Masalah apalagi kalau kau sudah diganggu sama para teman-teman yang memang nakal aku selalu melindungimu supaya kau tidak terjatuh ke masalah yang lebih dalam lagi sena pun tertawa kecil haha iya ya kalau dipikir-pikir aku memang jagonya kalau membuat kau kerepotan hei Memangnya kamu tidak memiliki rasa bersalah apa tidak, tidak ada aku justru senang karena bisa melibatkanmu dalam berbagai hal. aku tahu maksudnya dia adalah bercanda tapi memang kamu sudah biasa seperti ini kan aku pun tersenyum dan hanya bilang iya kau benar baiklah aku Rossa saatnya aku pergi Aku masih perlu menyapa teman teman yang lain sampai jumpa Sena Ah iya hati-hati Aku berharap kau cepat kembali.
Yah udah saja nanti aku menjawabnya dengan percaya diri sasaran orang selanjutnya adalah Miyazaki aku baru mau datang ke ruangannya ternyata dia tiba-tiba dengan sendirinya mendatangiku dan kemudian tiba-tiba menarik tanganku lalu membawaku pergi Aku tidak tahu awalnya arahnya mau kemana tapi ternyata aku tahu bahwa ujung-ujungnya juga di ruangannya sendiri. Aku pun bingung dan bertanya pada Miyazaki hai kenapa kau menarik tanganku tadi kalau tahu tujuannya ke sini kan tadi memang Kebetulan aku ingin ke sini kenapa kau datang dan tiba-tiba langsung menarik tanganku saja Ada apa denganmu dia hanya terdiam baru tidak apa-apa supaya lucu aja lalu dia lanjutkan berbicara tunggu tunggu tunggu sebelum berbicara lebih lanjut aku buatkan teh dulu. setelah Miyazaki membuatkanku teh baru dia bisa berbicara dengan santainya Maaf ya yang Ferdi aku tidak bermaksud apa-apa kok hanya saja hanya saja Apa aku hanya merasa kalau nanti suasananya akan berubah semuanya Tak Lagi Sama Setelah Kau Pergi. Iya aku sudah tau akan  seperti itu memang pasti kan Tapi aku pergi tidak lama kok hanya beberapa hari hmm... Biar aku cek dulu aku pun memperlihatkan jadwalku yang memang ingin pulang ke Indonesia untuk berlibur selama 3 hari eh ini lho jadwal yang akan aku lakukan untuk berlibur kembali ke Indonesia selain bertujuan memang aku ingin pulang tapi nanti aku akan kembali lagi Aku janji Miyazaki pun terdiam setelah melihat Rencanaku itu ini kamu perginya 3 hari tapi aku lihat dari schedule banyak sekali yang ingin kamu lakukan Yah memang begitu aku menyebutnya sebagai edisi pulang kampung yang bikin kangen hehe... Miyazaki pun kembali melihat jadwalku kemudian dia bertanya Apa itu gudeg? Apa gudeg gudeg itu makanan khas Yogyakarta kau mau ya Bagaimana tuh rasanya manis legit dan ah kalau ungkapan kata-kata sulit mendingan nanti ku bawakan ajalah oke aku akan menunggunya
Setelah percakapan itu aku pun pergi meninggalkan Miyazaki aku berencana kembali ke ruanganku untuk yang terakhir kalinya sebelum aku pergi sebelum aku menuju ruanganku saat aku merasa sudah lumayan jauh dari ruangan Miyazaki aku melihat dia masih berdiri di depan pintunya saat aku menolehkan sedikit kepalaku ke belakang aku melihat dia dengan wajah Murung dan cemas Aku tidak tahu apa maksudnya tapi aku mengerti Sepertinya dia memang merasa sulit untuk Aku tinggalkan tapi mau bagaimana aku juga perlu libur sesekali tidak ada urusan kantor kan enak juga lagi pula aku aku sudah berjanji akan kembali Jadi aku menanggapinya dengan santai saja saat aku tiba di ruanganku aku melihat Yuki yang sedang membereskan barang-barang Hai kamu sedang apa Aku sedang membantumu untuk membereskan sisa-sisa barang-barang di sini Jadi kau tinggal membawanya saja nanti Oh begitu ya terima kasih biar aku bantu tidak usah ini Tinggal sedikit kok ah sudah biar aja aku yang bantu hah sebentar lagi aku bisa pulang akhirnya aku lihat ke belakang ternyata Yuki juga memasang wajah sedihnya ketika aku bilang seperti itu hei kenapa kau bersedih apa aku bersedih Tidak kok, ah jangan bohong itu air matamu turun hah apa Iya Iya beneran Hah baiklah aku tidak bisa bohong aku juga bersedih ketika kau pergi Ferdi Entah mengapa aku merasa sangat berat untuk Melepasmu pergi dan asal kau tahu aku selalu memikirkanmu setiap saat Aku selalu ingin bersamamu di sampingmu kemanapun kau berada mendengar kata Yuki yang seperti itu Aku kaget kemudian aku berkata padanya hai Jika kamu merindukan aku, Mudah Saja kau pergi keluar lalu kau tatap langit yang cerah setiap sore  karena aku akan melakukan hal yang sama pada waktu itu dan pada akhirnya perasaan kita akan menjadi satu dan saling terhubung satu dengan yang lainnya aku pun mendekati Yuki dan memberinya sebuah pelukan hangat untuk pelepas Kerinduan ketika aku pergi nanti.

Bagian 2
Setelah seharian penuh aku mengucapkan kata perpisahan pada teman-teman ku Akhirnya hari ini datang juga di mana Aku berangkat ke bandara aku melihat barang-barang yang sudah siap kemudian aku mengambil Tasku dan bersiap untuk keluar tanpa kusangka Ketika aku membuka pintu Yuki sudah berada di depan pintu itu aku pun terkejut Halo Ferdi Wah Yuki Ada apa kau kesini aku akan mengantarmu sampai bandara Sudah kubilang kau tidak usah repot-repot melakukan itu sudah tidak apa-apa aku memang ingin mengantarmu jadi pada akhirnya Yuki ikut mengantarkanku ke bandara Sampai di bandara ternyata di sana sudah ada beberapa teman-temanku yang memang sudah menunggu seperti Abdi Sena Miyazaki dan Sora. mereka sudah bersiap-siap dari tadi emang menungguku Sora berkata Hai Kak Ferdi Jangan lupa bawakan aku oleh-oleh setelah kau kembali ya aku pun menjawabnya dengan santai Oh iya pasti itu ditunggu ya kata-kata Sora langsung disambung oleh Abdi yang mengatakan Hai Ferdi tolong nanti kalau kau akan kembali lagi sebelum kau kembali tolong belikan aku sarung ya karena di Jepang tidak ada sarung nih Oh iya ya Baiklah nanti aku belikan kau sarung sip oke dah dan Miyazaki sendiri hanya Melambaikan tisu yang ada di tangannya tanda untuk melepas kepergianku sementara untuk Sena sendiri di hanya mengacungkan jempolnya kemudian mengedipkan sebelah matanya aku pun tersenyum melihat teman-temanku yang sangat luar biasa ini.
 Kemudian aku mengatakan baik aku pergi dulu kemudian mereka secara bersama-sama mengatakan ya hati-hati ketika aku mau masuk ke lobby tanganku ditahan oleh Yuki oh.. aku pun tersenyum ke arahnya kemudian aku memberikannya hadiah kalung Ini hadiah untukmu Maaf aku tidak sempak memberikannya padamu ini untukku Iya untukmu sini biar aku Pakaikan aku pun memakaikan kalung itu memasangkan kelaher Yuki pada pada saat itu aku sedang dilihat oleh teman-teman ku kemudian teman-teman Ku berkata dengan ramainya dan nyaring sekali cieee!!! Wajah Yuki kelihatan memerah aku pun dengan santai mengatakan padanya sudah biarkan saja Ini hanya antara kau dan aku saja setelah aku yang sudah memberikan kalung padanya sekarang Yuki lagi yang ingin meninggalkan barangnya padaku untuk dijadikan hadiah simpanan selama aku pergi dia memberiku sebuah cincin, ini cincin hah cincin Iya sebenarnya aku juga ingin memberikan hadiah padamu tapi ya sama waktunya belum sempat jadi aku lupa deh memberikannya ah sudah tidak apa-apa baik aku pakai ya ini akan menjadi kenangan dengan kita selama kita terpisah kemudian di akhir sebelum aku meninggalkannya dia sempat meninggalkan kecupan yang kesekian kalinya pada ku mungkin karena aku sudah terbiasa dicium Yuki jadi aku tidak terkejut atau semacamnya jadi aku menanggapinya dengan santai saja kemudian aku pergi dengan memberi tanda mengangkat tanganku sambil mengacungkan jempol sebagai  tanda pelepasan ku yang pergi meninggalkan mereka setelah menempuh perjalanan yang cukup lama akhirnya aku sampai kembali ke Indonesia hah... akhirnya aku sampai juga mungkin kata pertama yang kuucapkan adalah rasa syukur kemudian aku mengatakan Home Sweet Home I’m back here in Indonesia.
Aku menuju rumah dengan menaiki taksi sesampainya Aku di rumah aku langsung disambut dengan adik dan orang tuaku yee Kak Ferdi sudah pulang aku pun tersenyum melihat kegembiraan yang Yana rasakan Selamat datang ke rumah Ferdi Ayah aku langsung menyambutku dengan hangat yah di sinilah aku mulai saat saat berlibur ku yang sangat luar biasa ini aku pun langsung memasukkan barang ke kamarku kembali dan menyiapkan diri karena besok holiday is started dan  hari-hari menyenangkan ku dimulai dan ini pasti akan menyenangkan

November 11, 2018

Volume 5 : Tenang Aku Ada Disini Untukmu


Bagian 1

Kejadian ini terjadi sehari setelah pingsannya Miyazaki aku kala itu masih berada di kantor entah apa yang merasuki pikiranku, tapi aku merasa tidak tenang dan terus memikirkan keadaan Miyazaki sekarang ini yuki yang melihatku dia juga merasa heran dan dia pun berkata padaku seperti ini, hey Ferdi kau nampaknya kau gelisah dari yang Aku perhatikan semenjak kejadian di ruangan Miyazaki kemarin. apa aku gelisah buat apa? kau tidak bisa bohong aku sudah bisa melihat dari raut wajahmu Sepertinya kamu memang memikirkannya terus dengan kata-kata Yuki yang menekan seperti itu, Aku pun akhirnya jujur padanya Ya emang aku kepikiran sedikit tentang keadaan Miyazaki sekarang ini.
 dengan cepat Yuki berkata seperti ini Sudahlah jika memang kamu ingin menjenguknya silahkan saja,  tanyakan apa keadaannya sekarang Bagaimana kondisinya Aku juga ingin tahu aku pun hanya terdiam sejenak. kemudian kembali menanyakan kepada Yuki kau tidak apa-apa aku tinggal sendiri soalnya mengingat pekerjaanku masih banyak ini , sudah tidak papa tinggal saja biar aku yang mengurusnya Kau Pergilah dan jenguklah dia baiklah kalau kau berkata seperti itu aku akan menjenguknya sekarang tapi aku bertanya sekali lagi pada Yuki Untuk menyakinkan diriku saja yakin kamu tidak papa sudah Pergilah aku tidak apa-apa kalau kau tidak pergi aku yang pergi duluan kau disini saja oh baik-baik Aku akan pergi aku pun pergi. meninggalkan ruangan ku sudah merasa jarak jauh dari Yuki aku pun agak berpaling ke belakang dan melihat raut wajah Yuki yang sebenarnya agak cemberut ketika aku meninggalkannya aku yakin itu sudah ada perasaan yang aneh-aneh kepadaku tapi aku santai saja begitu aku keluar hendak menuju ke rumah sakit di luar kantor aku sudah melihat Sena dan Abdi di situ Abdi pun bertanya hey Mau ke mana kawan? oh ini aku ingin ke rumah sakit menjenguk Miyazaki kalian habis dari mana? ini kami sedang membeli beberapa peralatan yang kebetulan sedang habis di kantor jadi perlu dibeli lagi. Oh begitu aku melihat tatapan wajah Sena yang agak aneh mukanya seperti orang yang ingin selalu mengawasi ku kemanapun aku pergi tatapan matanya itu menurutku agak mengerikan Baiklah kalau begitu aku akan pergi dulu Oh Ya baiklah hati-hati ya aku pun pergi meninggalkan mereka berdua. Tapi sebelum aku pergi ke rumah sakit Aku ingin membeli sesuatu dulu kalau dipikir-pikir tidak enak juga ke sana lalu tidak membawa apa-apa jadi aku putuskan untuk membeli buah-buahan sebagai oleh-oleh.

 kemudian langsung menuju ke rumah sakit Sesampainya di sana aku langsung bertanya pada bagian administrasi menanyakan ruangan tempat Miyazaki di dirawat, kemudian aku pergi ke sana begitu aku membuka kamarnya aku langsung disambut oleh Sora oh selamat siang Kau pasti Ferdi kan yang menolong kakakku kemarin Silakan masuk silakan masuk Oh ya terima kasih, aku pun melihat ke arah ranjang tempat biasa ke berbaring kemudian dia menoleh ke kanan kepalanya ke arah kami berdua aku menyambut wanita berambut perak itu dengan senyuman dan berkata hai apa kabar dia pun menjawab Aku baik dan aku langsung mendatanginya kemudian memberitahunya bahwa aku memberikannya sesuatu buah yang tadi baru saja aku beli ini ada sedikit oleh-oleh untukmu Kau harus rajin makannya supaya badanmu  kembali sehat dan bugar aku pun menaruhnya di atas lemari samping tempat tidurnya


Miyazaki berkata aku sudah mendengar semuanya dari Sora katanya kamu yang membawaku ke rumah sakit kemudian menungguku sampai Sora datang. Aduh maaf sudah merepotkanmu sampai seperti itu maksudku Kau rela capek-capek membawaku hingga ke rumah sakit sekali lagi aku minta maaf karena sudah merepotkanmu wah repot apanya Aku sama sekali tidak direpotkan kok kita sebagai teman harus saling membantu apalagi kalau ada kesulitan seperti ini. Bagaimana dengan pekerjaanmu apa sudah selesai Oh masalah itu tenang sudah selesai kok aku sendiri yang menyelesaikannya tadi dan dibantu sedikit oleh Yuki jadi aman sajalah, Oh begitu baguslah percakapan singkat itu terpotong karena ada telepon di ponselku ternyata si Bos yang bertanya padaku bagaimana tentang keadaannya saya sekarang ini aku pun menjawabnya dengan tenang dan santai dia baik-baik saja dan sekarang sedang beristirahat kalau dugaanku benar, dia akan kembali ke rumah sekitar satu atau dua hari lagi dan mungkin diperbolehkan bekerja 4 hari setelahnya. Miyazaki  pun datang ke kantor dan dia terlihat sudah sehat aku bisa membacanya dari raut wajah senyumnya yang manis ketika aku sedang sibuk dengan urusan kerjaanku di ruanganku tiba-tiba dia datang dan pada saat itu Yuki kebetulan juga ada di ruangan itu.
 Miyazaki mendatangiku kemudian dia bilang aku sangat berterima kasih atas semua yang telah kamu lakukan padaku ah itu tidak masalah tapi benar aku sangat berterima kasih padamu Miyazaki pun memberikanku sebuah kue Wah kue apa in?i Ini kue buatanku sendiri aku tlah mencoba ya Dan Mulutku memang terasa enak nggak tahu apa ini sesuai dengan selera atau tidak. Baiklah aku akan mencobanya Yuki Iya  fer Coba kamu ke sini lihat ini kue buatan Miyazaki dia baru mau bawain dari rumahnya Wah kelihatannya enak Ayo kita coba Aku dan Yuki pun mencoba kue buatannya Miyazaki Wah enak sekali Iya Kau benar ini luar biasa enaknya ah syukurlah kalau kalian senang eh tunggu-tunggu kalau kue seenak ini dimakan dengan cara biasa aku rasa ada yang kurang Gimana kalau ditambah minuman ah boleh juga tuh jadi karena ini masih pagi aku buatkan susu jahe gimana bagus buat kesehatan Yuki dan Miyazaki pun setuju kemudian aku membuatkan Mereka minum itu dan kami pun akhirnya bertukar cerita bercanda tawa bersama menikmati hari yang bisa kami Nikmati Hari Ini.


Bagian 2
Setelah kejadian itu kegiatanku kembali normal seperti biasa aku sibuk dengan manga karanganku kemudian ya untungnya Yuki sering membantu aku dalam situasi seperti ini Miyazaki pun sesekali sering datang ke ruanganku hanya untuk mengantar kue atau kadang menyapaku dan Yuki tapi ada satu hari di mana Miyazaki nampak melihat kan wajah Murung nya melihat kedekatan ku dengan Yuki dan disinilah masalah baru dimulai aku pada awalnya tidak tahu bahwa wajah kemurungan Miyazaki itu pertanda kalau dia ingin menyampaikan sesuatu padaku tapi pada awalnya memang aku biarkan saja karena memang aku anggap itu biasa-biasa saja tapi lama-kelamaan hal itu mengusik pikiranku selalu mengusik picture ankle sampai terjadi kesalahan pada beberapa lembar Mangaku pada akhirnya aku pun berusaha mencari tahu Ada apa sebenarnya ini aku pun berusaha mencari Miyazaki tapi setiap kali aku ingin berbicara dengannya dia seolah-olah menghindar menghindar menghindar dan menghindar atau dia sedang berbicara dengan seseorang yah ini sifatku Aku tidak ingin mengganggu seseorang kalau sedang berbicara dengan orang lain jadi pada akhirnya aku menunggu waktu kosong agar Miyazaki dan aku bisa bertemu dan pada akhirnya sehari sebelum pertemuan aku menelepon Miyazaki Halo Miyazaki Aku sebenarnya ingin berbicara denganmu Tapi kelihatannya Kau terlalu sibuk dan menghiraukan aku belakangan ini Wah itu ya maaf Ya seperti kau tahu aku selalu didatangi orang-orang yang selalu mengajak ngobrol ketika aku di kantor jadi aku tidak tahu kalau ada dirimu di situ Ya tidak papa aku pun langsung bertanya ke inti padanya begini Miyazaki Aku ingin berbicara denganmu dan bertanya sesuatu tentang tingkahmu belakangan ini Awalnya aku biarkan saja tingkahmu itu Iya benar aku berbicara apa adanya sekarang ini tapi lama-lama itu mengusik pikiranku dan pada akhirnya kini aku ingin bertanya padamu Kenapa kau seperti itu dan sepertinya kita tidak bisa berbicara dengan hanya menggunakan telepon ini kita harus ketemu secara Empat Mata Dimana kita bisa bertemu Miyazaki pun terdiam sejenak kemudian dia berbicara Baiklah Ferdi karena besok juga kita dalam kondisi libur Bagaimana kalau kita perjalanan ke taman bermain kudengar ada Wahana baru di sana nanti kita coba dan kita nyari tempat ngobrol yang enak untuk  menyampaikan masalah kita berdua ini baiklah aku setuju Jam berapa kau ini nya besok begini saja kita dari pagi bagaimana kalau jam 08.00 baiklah kita sepakat. Baiklah kalau begitu selamat malam dan sampai jumpa besok ya Ya baiklah kami pun mengakhiri komunikasi kami ditelepon itu esok harinya kami pun bertemu aku melihat Miyazaki tampak cantik dengan baju warna putihnya yang dia kombinasikan dengan celana kain panjang hitam menambah kesan feminim dirinya Ayo kita berjalan ayo Sesampainya di sana kami Terpukau dengan taman hiburan yang kami kunjungi ini ternyata Taman Hiburan ini juga baru dibuka kami pun mencoba beberapa Wahana yang ada di sini aku juga baru tahu kalau ternyata Miyazaki lumayan hebat dalam urusan bermain game aku saja sampai kalah beberapa kali dan ujung-ujungnya dia yang paling banyak membawa hadiah cara hadiahnya terlalu banyak aku membantunya membawakan beberapa barangnya kami pun mencari tempat duduk dan kami menemukan di sebuah sport yang menakjubkan di tepi pantai diiringi dengan pemandangan terbenamnya matahari kita berhenti di sini Kami pun berhenti dan menaruh barang-barang kami aku pesankan minum ya Haus nih Ya baiklah kami pun memesan minum terakhirnya tibalah saatnya untuk ku mencari jawaban atas semua kepingan yang aku alami aku membuka awal pembicaraan tanpa disangka Miyazaki juga ingin menyampaikan sesuatu aku ah kau saja dulu tidak kau duluan tidak kau saja dulu hah... Baiklah aku duluan Miyazaki Sebenarnya aku penasaran Apa yang membuatmu seperti ini bertingkah sangat membingungkan Aku kan sudah sering bilang padamu kalau kau ada masalah cepat Cepatlah datang ke aku sampaikan masalahmu sama tahu aku bisa membantumu untuk menyelesaikannya jangan terlalu ditutupi seperti ini dan akhirnya aku jadi bingung Baiklah Ferdi Aku jujur saja padamu bawa aku sebenarnya sebenarnya apa? Miyazaki memintaku berdiri terus keluar dari meja dan datang ke tempat duduknya Ferdi kamu aja ke sini tempat di tengah meja ini aku pun akan ke situ pada akhirnya kami saling tatap menatap Jadi kau ingin mengatakan apa aku dalam pikiranku dibuat semakin bingung tapi kemudian.... sebuah pelukan datang ke arahku dan Miyazaki mengatakan Terima kasih Ferdi atas semua yang sudah kau berikan padaku,

 selama ini dia raut wajahnya terlihat sedih tapi sedihnya sedih bahagia diiringi dengan senyuman aku pun juga bahagia akhirnya melihat temanku bisa sebahagia ini memang wanita berambut perak ini terlihat sangat luar biasa di balik kekurangannya. kami pun akhirnya saling tatap kembali dan Alangkah terkejutnya aku bawa tiba-tiba bibir Miyazaki menyentuh bibirku satu hal yang dapat aku rasakan adalah rasa lembut dari dari badannya yang halus kemudian rasa manis dari kecupan bibir nya yang tidak aku lupakan kami pun akhirnya saling senyum dan kembali duduk di kursi namun kali ini kursinya tidak saling berhadapan mainkan samping menyamping dan kami merangkul badan masing-masing sambil menatap matahari terbenam dengan senyuman dan sekali lagi aku tidak bisa berhenti memandang wajahmu saja yang begitu luar biasa, dia memang salah satu wanita idaman dan akhirnya rasa penasaranku telah terpecahkan dan sekarang aku merasa bahagia setelah apa yang telah aku dapatkan setelah kejadian itu aku mengirim sedit kalimat padanya yang isinya adalah untuk miyazaki biarpun apa masahmu apapun resikonya tenang saja aku ada disini untukmu.

October 29, 2018

Volume 4 : Akhirnya bertemu wanita berambut perak yang lembut


Bagian 1
Pagi itu berjalan seperti biasanya di tempat kerja dan di ruanganku Aku sedang mengerjakan bab selanjutnya dari kejutan cerita manga karangan ku dan seorang pun datang kepadaku Jangan mau bawakan Secangkir Kopi. seperti biasa Yuki mendampingiku pagi ini, ini kopinya silakan Iya terima kasih ya pekerjakan Pagiku kembali normal semenjak kejadian di ruangan Miyazaki beberapa hari yang lalu dan sekarang di ruanganku sudah ada wanita yang siap mendampingiku menyelesaikan segala urusan di kantor ini aku merasa hidupku  luar biasa dan bahagia sekali. fer gambar-gambar ini mau dikemanakan Oh yang itu itu ditaruh saja di sana nanti akan aku scan itu adalah cerita dari kelanjutan bab sebelumnya Oh begitu baiklah Yah aku terus bekerja Hingga Akhir Waktu menunjukkan jam 11.00 siang akupun memutuskan untuk beristirahat dan pergi ke kantin kantor.
 Yuki Aku ingin istirahat dulu sebentar sekalian makan siang. oh Ya baiklah silakan aku pun pergi berjalan menuju ke kantin dalam perjalanan beberapa orang menyapaku seperti api yang terlihat dia banyak membawa berkas tapi dia sempatkan untuk menyapaku Hai Ferdi dan aku pun berkata Yo akupun bergegas pergi untuk membantunya Tunggu dulu biar aku membantumu Baiklah ini Terima kasih ya sama-sama aku lihat kau hari ini mau berkas yang banyak sekali Abdi ya Bos menyuruhku merapikan ini semua ya seperti kau Lihatlah ruanganku seperti kapal pecah berantakan sekali kau jarang merapikan ruanganmu ya dirapikan dong Jadi kalau dilihat orang juga pasti enak dan sejuk di mata, Ya mau bagaimana lagi fer kerjaanku selalu menumpuk ditambah lagi aku tidak punya asisten sepertimu kalau kamu ada Yuki yang selalu aku perhatikan selalu dekat denganmu ada terus di samping sementara aku melakukan semuanya sendiri Eh jangan begitu Bukankah ada sena kau bisa memintanya untuk membantumu ya kalau tahu sendiri hubunganku sama sena  belakangan ini tidak terlalu baik. memang ada apa? kau bertengkar dengannya tidak... hanya saja terlalu terlalu sulit untuk menyapa satu sama lain Wah kalau seperti itu kau namanya kurang percaya diri cobalah untuk jadi orang yang percaya diri kita namanya tapi wanita itu harus santai kalau udah lama hatimu terlalu beku gelisah dan tidak nyaman kau akan susah untuk mengutarakan isi hatimu. Abdi pun hanya tertawa kecil Dan Dia berkata haha gaya bicara seperti orang motivator saja aku tahu saranmu ini dapat membantu tapi aku mohon biarkan aku selesaikan ini sendiri kemudian aku langsung membalasnya lagi hey yang namanya masalah itu tidak akan selesai jika kau mencoba untuk mengatasi sendiri kau juga butuh teman Abdi pun terdiam sebentar dan pergi mendatangiku dan Dia berkata sambil menjabat tangan Nya aku pun langsung memegang tangannya juga dia pun berkata Terima kasih Ferdi  kau memang teman yang luar biasa.
Kau sangat peduli pada temanmu ini jangan begitu bukankah kita ini sudah berteman dari SD Aku tidak akan membiarkan temanku tidak merasakan kebahagiaan akhirnya setelah pembicaraan yang singkat itu kami tiba di sebuah ruangan dan Abdi pun bilang Oke sudah sampai terima kasih ya sudah membantuku kau Jadi sebenarnya mau kemana Oh aku aku tadi sebenernya mau ke kantin sudah mau mendekati jam makan siang jadi aku makan siang saja di sana tepat sekali aku pun setelah ini akan pergi ke kantin Ayo kita sama-sama ayo saja aku pun pergi ke kantin bersama abdi sampai di sana Aku pun langsung memesan makanan yang seperti biasa ramen aku pun mulai mencari tempat tempat duduk dan dan dapat dapatlah tempat duduk di pojok kanan sambil menikmati makanan aku pun berbicara kecil-kecilan dengan abdi tiba-tiba pandanganku teralihkan pada sosok wanita berambut panjang warna perak dengan mata birunya aku akhirnya bertanya pada abdi Hei siapa itu yang mana itu wanita merawat perak yang matanya warna biru mana Oh yang itu kau belum tahu ya itu ameno Miyazaki oh ameno Miyazaki ternyata itu orangnya Apa kau sudah tahu siapa dia Abdi terlihat heran Iya tentu saja bagaimana tidak aku kan orang yang disuruh bos kemarin mengerjakan gambarannya karena dia sedang sakit waktu itu oh begitu kenapa kau tidak mendatanginya sekarang hmm... kata-katamu ada benarnya juga aku pun berdiri dari tempatku dan membawa makanan ku menuju ke meja Miyazaki Permisi apakah aku boleh duduk di sebelahmu Oh ya silakan hah jam jam makan siang ya aku pun membuka percakapan iya kamu Miyazaki ya ameno Miyazaki Oh iya itu aku Bagaimana kau bisa tahu itu ya bukan Kebetulan juga karena Akulah orang yang kebetulan pada waktu itu diberi amanat oleh Bos untuk mengerjakan penggambaran manga yang belum selesai Miyazaki pun akhirnya sadar meskipun agak sedikit bingung Oh ternyata kamu ya orangnya Siapa namamu perkenalkan namaku Ferdi Nakamura Aku bekerja pindahan dari cabang yang ada di Indonesia lalu dipindahkan ke sini Jepang untuk membantu orang-orang di sini aku sudah banyak mengerjakan tugas tugas dari macam-macam karyawan dan salah satunya adalah kamu Oh begitu Aduh maaf ya sudah merepotkanmu Harusnya itu menjadi tugasku Ah tidak apa-apa aku memang senang menolong orang itu akan menghasilkan kebahagiaan tersendiri bagiku Oh ya karena kau baru ku lihat pertama kali Sepertinya kau ini wanita yang menurutku menarik.
 Miyazaki hanya terdiam mendengar kata-kata dariku Oh ya aku juga ingin bertanya sebenarnya Kenapa sih kamu jarang sekali turun ke kantor Oh masalah itu Baiklah aku akan cerita sedikit tapi tidak sebaiknya di sini ayo ke ruanganku saja aku tidak mau banyak orang tahu tentang hal ini Baiklah Ayo kita ke ruanganmu Aku menjawab seperti itu karena Kebetulan juga makanannya sudah habis jadi aku langsung ke ruangannya bersamanya dalam perjalanan menuju ruangan kami berbincang-bincang kecil tentang dirinya dan mengisahkan sedikit tentangku jadi kamu selama ini tinggal di mana negara Jepang oh aku coba tulang tinggal di daerah yang bisa dibilang strategis karena mudah menjangkau fasilitas masyarakat umum seperti dekat dengan supermarket atau Taman Wisata ya lokasinya nyaman lah kau sendiri kalau aku sendiri tinggal tidak jauh dari lokasi kantor Cuma sekitar 5 km dari sini wah dekat sekali dengan begitu berarti kau tidak ada alasan untuk bolos kan hehe kalau itu sudah pasti yah setelah sebentar lagi aku akan sampai di rumah sakit kemudian aku melihat Sena yang sedang lewat dan menyapaku aku melihat raut wajahnya sepertinya dia cemberut Tapi aku tidak tahu mengapa Danone aku aku aku aku hanya menyapanya Hai dan langsung pergi Aku tidak terlalu memikirkan hal seperti itu dan langsung masuk ke ruangannya Miyazaki saja Ayo Ferdi Silakan duduk Oh baiklah Kamu mau minum apa teh atau sirup Ah tidak usah repot-repot tidak papa ayo kamu mau minum apa Baiklah teh saja baik Tunggu sebentar ya dia pun membuatkanku teh kemudian sudah selesai dan kami pun mulai berbincang-bincang tentang hal yang selama ini membuat Miyazaki jarang ada di kantor jadi apa masalahmu sebenarnya begini Ferdi Aku memiliki penyakit yang tidak tahu kenapa tidak bisa beraktivitas terlalu lama dan mudah sekali kelelahan aku juga sering pingsan di rumahku sendiri Oh sampai seperti itu kah apakah di rumahmu itu tidak ada yang menolongmu ya ada namanya Sora itu sepupuku kami di rumah itu hanya berdua dan dialah satu-satunya penolongku Di Saat Aku yang lemah ini kadang-kadang tidak bisa berbuat apa-apa aku kebanyakan menghabiskan waktu ku terbaring di ranjang dan itu kadang-kadang membuatku sedih mendengar bahasa yang halus dan raut wajahnya kelihatannya Miyazaki memang orang yang sangat memprihatinkan di balik penampilannya yang menurutku menarik aku pun langsung memutuskan dan berkata apa adanya.
 Hai Miyazaki Dengarkan Aku kalau seandainya kau ada masalah atau kau sedang kesulitan jangan sungkan untuk memberitahuku karena kita ini partner kerja sebagai sesama partner kita harus saling membantu jadi sekali lagi aku yakinkan padamu kalau kau ada masalah cepat beritahu aku ya mungkin aku tidak bisa menolongmu terlalu banyak tapi akan kulakukan semampuku untuk membantumu dengan mendengar kata-kataku yang seperti itu wajah mizaki pun terlihat memerah seperti tersipu malu dia pun tersenyum Apakah ini tidak merepotkanmu hah itu kita pikirkan nanti nanti saja yang penting aku sudah berniat Mamang untuk menolongmu Jadi kau jangan ragu Naiklah versi Terima kasih ya iya sama-sama oh iya teh nya diminum Oh ya baik-baik Hehe..
Bagian 2
Obrolan kami pun masih berlanjut aku lalu bertanya tentang hobi nya apa makanan kesukaannya dan melanjutkan sedikit cerita-cerita kecil tentang diriku Oh iya kau memiliki hobi apa aku aku senang sekali merangkai dan merawat tanaman terutama bunga makanya aku di rumahku itu ada ruangan yang memang di desain sebagai ya Kalau belum kita sebut sebagai kebun Mini lah disitu aku menanam berbagai jenis bunga bunga dan tanaman dan juga karena nggak ada sayuran dan buah Oh cause orangnya suka berkebun Iya bisa dibilang seperti itulah aku dan Sora juga memiliki hobi yang sama aja deh Kami dalam melakukan hal itu selalu kompak dan solid kapan-kapan aku bisa kan mau mampir ke rumahmu ya untuk sekedar lihat-lihat aja Oh ya silakan saja rumahku selalu terbuka bagi orang yang mau mampir dipersilahkan saja aku pun juga begitu ya bila aku ingin ke rumahmu boleh juga kan apa Oh tentu saja lah kau belum tahu ya aku aku ini bisa memasak Benarkah Wah berarti kita kapan-kapan bisa masak bareng-bareng ya lumayan untuk makan bersama tapi aku tidak tahu kapan untuk bisa mengatur waktunya aku pun bilang padanya ah itu urusan Gampang nanti kalau kau sudah siap tinggal bilang saja padaku nanti aku yang mengurusnya Baiklah kita sepakat Ayo kita berjabat tangan ok  aku pun untuk pertama kalinya memegang tangan Miyazaki dan itu sangat terasa sekali kelembutan kulitnya seperti seorang malaikat dipadukan dengan wajahnya yang cantik selesai bicara kami pun Berencana untuk meninggalkan ruangan dan mulai berpisah karena Kebetulan aku juga ada urusan lain Baiklah sudah dulu ya aku ada urusan Oh ya silakan Aku baru saja mau meninggalkan ruangan tiba-tiba terdengar suara gelas pecah di ruangan Miyazaki aku pun dengan cepat langsung membuka ruangan dan mengecek sekitar aku melihatnya tergeletak di lantai karena kelelahan kepalanya yang pusing mual dan muntah muntah Astaga hai Mia kamu tidak apa-apa sini biar aku bantu Hal pertama yang aku lakukan lah menolong Miyazaki terlebih dahulu Aku menelpon ambulans dan responnya sangat cepat aku pun langsung bergegas mengangkat Miyazaki dan kemudian membawanya ke luar ruangan Yuki yang melihat ku berlari bermaksud bertanya tapi aku menghiraukannya karena aku ingin bergegas menolong Miyazaki kemudian aku ikut mengantarnya ke rumah sakit Sesampainya di sana dia langsung mendapatkan perawatan dan akupun mau lihat mau soalnya kemudian aku berinisiatif untuk menelepon sepupunya Sora Halo ini Soraya Iya ini siapa Saya temannya ameno  Miyazaki kakakmu Ya ada apa ya begini kakakmu itu masuk rumah sakit sekarang jadi tolong kau segera ke sini Oh iya ya ya Baiklah aku akan pergi ke sana sekarang juga sambil menunggu akupun didatangi oleh seorang dokter kemudian dia bertanya siapa yang akan bertanggung jawab terhadap pasang ini kemudian lagu dengan lantang yang menjawab saya Pak Ada apa dengan dirinya begini temanmu itu terkena penyakit tipes yang artinya dia tidak boleh beraktivitas tahu banyak sering istirahat dan jangan lupa makan makanan yang cukup utamakan untuk memakan sayuran dan buah-buahan tidak masalah jika dia ingin memakan daging tapi tolong dikontrol Oh baiklah Pak Tak lama kemudian sepupu ameno Miyazaki datang dia langsung pergi ke arahku dan bertanya Bagaimana kakakku kakakmu akan baik-baik saja ya sudah mendapatkan perawatan dan sekarang sedang istirahat Jadi kau Sora ya Kenalkan aku Ferdi  Nakamura Oh aku Yunna Sora sepupu dari Ameno Miyazaki ya salam kenal kalau begitu sampai jumpa ya jaga Kakak membu dengan baik Aku harus pergi dulu karena ada beberapa urusan Oh baiklah terima kasih ya sudah menolong kakakku, iya sama-sama Baiklah sampai jumpa Dah aku pun pergi meninggalkan rumah sakit dan berniat untuk kembali ke kantor sebentar untuk mengambil barang-barangku dan pulang kemudian aku sampai di kantor dan aku berpikiran langsung menuju rumah dalam perjalanan aku kepikiran Bagaimana kondisi Miyazaki sekarang ini hah mudahan dia baik-baik saja dan akupun langsung istirahat dan menyiapkan tenaga untuk kegiatan esok hari.