Search This Blog

September 28, 2019

Volume 16 : Sup Rawon


Bagian 1

Cerita ini dimulai ketika pada malam hari kedua aku mendapat sebuah pesan dari Yuki Dia bilang 
katanya

Ferdi pekerjaanmu numpuk nih

kemudian aku menjawab

Oh iya kah yah nanti akan aku selesaikan lah setelah aku pulang dari villa ini.
Kemudian dia berkata lagi katanya dia membuat sop rawon dia iseng mencari resep di internet tentang masakan Indonesia dan dia tertarik untuk membuat rawon

Hai aku tadi iseng iseng cari resep Sup rawon di internet mau coba?

Kemudian aku bilang

ya nanti akan aku cobalah Aku penasaran dengan masakan kamu kemudian dengan nada yang gembira Yuki berkata.

Oke ditunggu ya

setelah itu pembicaraan kami pun selesai aku pun beristirahat untuk melanjutkan kegiatanku besok keesokan harinya hari ketiga aku di vila Aku mau memulai aktivitas seperti biasa di awali dengan bangun pagi mandi dan kemudian sarapan Hah menu sarapan pagi ini Aku mau makan ikan bakar buatan Itsuki yang rasanya yah bisa dibilang Lumayan tapi kemudian aku mengatakan padanya.

Hai Itsuki sepertinya ini ada yang kurang

kemudian Itsuki menjawab

Hah apanya yang kurang ?
kemudian aku menuju ke dapur bersamanya lalu melihat sisa ikan yang belum di panggang dan belum dilabur bumbunya kemudian Aku melakukan sedikit modifikasi pada bumumnya dengan menambahkan saos yang memang aku buat sendiri asli dariku dengan sedikit rempah-rempah yang memang baru aku beli di supermarket.

Lalu kemudian aku berkata 

Nah coba bakar ini 

Oh oke lalu Itsuki membakar ikan itu lalu beberapa saat kemudian aroma dari ikan itu keluar

hmm..... Harum sekali ya huh enak nih
maka Ikan bakarnya pun selesai lalu dihidangkan kembali untuk penghuni Villa yang sedang sarapan lalu mereka mencoba ikan bakar itu dan berkata 

woo luar biasa sekali rasanya gurih manis asin pedas semua melebur jadi satu ditambah lagi karena ikan yang digunakan masih sangat segar menambah cita rasa yang luar biasa 

Siapa yang memasak ini? 

Kemudian Aku berkata

itu yang masak Itsuki

Iya aku yang masak tapi itu bumbunya kamu yang buat Oh Jadi kalian berdua yang membuatnya ya
aku beritahu ini adalah ikan terenak yang pernah aku makan Oh begitu ya Yah aku senang kalau ada yang suka masakanku.

selesai sarapan aku langsung menemui Hiyori untuk mengajaknya latihan berjalan di paralel bar yang telah dibuat maka aku mengetuk kamarnya dan berkata
Hiyori Ayo kita latihan berjalan

Iya tunggu sebentar maka aku menunggunya Tak lama kemudian Hiyori keluar
ah selesai ayo sudah kita mulai.

Nah sekarang Ayo coba bisa kamu berdiri Oke aku akan mencoba maka Hiyori mencoba untuk berdiri dan dia berhasil lalu dia mengambil langkah-langkah kecil sambil berpegangan di pararel barnya. Dan aku tepat di sampingnya untuk berjaga-jaga kalau ada apa-apa oke bagus sekali tidak papa kaamu berjalan pelan-pelan yang penting kamu sudah bisa.

kurang lebih setelah 7 Kali bolak-balik Hiyori menunjukkan perkembangan yang baik tapi setelah itu aku melihat dia mulai kelelahan kemudian aku berkata

oke oke sudah cukup untuk hari ini kita sambung besok lagi

eh tunggu dulu Ferdi Aku masih mau sekali lagi

hei kau lihat dulu kau sudah mandi keringat seperti itu masih mau lanjut lagi? dengan nada yang terputus-putus dia berkata

ah Gampang itu hah hah…. Hah…. itu semua bisa di atur kok aku baik-baik saja

Aku sebenarnya khawatir dengan keadaan dia tapi ya memang Sedikit keras kepala jadi aku Biarkan saja dia kemudian dia berjalan lagi dengan seperti yang tadi aku berada di sampingnya kemudian benar saja dia mulai kehilangan kesadaran kemudian aku berkata

nah nah nah kan apa kubilang ke kamu aku bilang juga apa aku dengan cepat menangkap tubuhnya dan merangkulnya

kemudian aku berkata

Makanya kalau orang ngomong itu didengerin jangan merasa jadi orang sok kuat kayak gini kan jadinya aduh gimana sih kamu

He…he…he…. Dia malah terseyum

setelah itu tiba-tiba ada orang masuk dan berkata

Selamat pagi

 ternyata itu adalah Yuki yang datang membawa kotak makanan lalu dia berkata
Oh Ferdi apa kabar itu siapa ya?

Oh ini ini Hyori Kamu tahu kan yang sudah aku ceritakan waktu itu oh ini orangnya.

 kalian berdua habis melakukan apa?

 Hiyori menjawab

Ah itu tadi aku tadi sedang latihan berjalan untuk terapi kakiku dan Ferdi biasa menemaniku
kemudian aku hanya bisa berkata

Oh iya memang betul aku hanya menemani dia kok. Eh ngomong-ngomong ada kotak makanan tuh apa isinya?


Oh ini ini sup rawon daging yang aku bilang ditelepon tadi malam

Oh begitu Apa itu tadi sup rawon makanan apa tuh?

Oh ini makanan khas Indonesia lebih tepatnya di daerah Jawa baik itu di Jawa Timur Jawa Tengah pokoknya sangat terkenal di daerah itu.

kamu mau coba kah?

Oh baiklah sini akan aku coba

Hei Tunggu dulu kamu Aku sarankan untuk ganti baju dulu lah bajumu penuh dengan keringat tuh
Mari aku antar

Tunggu sebentar ya Yuki aku Mengantar Hiyori  ke kamarnya dulu

Oh baik silakan maka aku mengantar Hiyori ke kamarnya lalu dia berkata
itu tadi siapa

Oh gitu Itu teman aku kami satu tempat kerja aku kan bagian desain karakter nah dia bagian penyunting nya Ya bisa dibilang itu asistenku lah tapi hubungan kami aku rasa lebih dari itu.

Oh seperti itu ya
 kemudian setelah sampai di kamarnya Hiyori mengganti pakaian kemudian bergegas Kembali ke tempat sebelumnya untuk menemui Yuki lalu dia bilang aku penasaran masih sama masakan rawon itu.

begitu kah

Ya nanti kita bawa ke dapur lah sekalian Ajak si Yuki untuk melihat isi Villa ini dan juga orang-orangnya

Hei maaf loh menunggu lama

Oke mari sini Aku antar ke dapur lalu Kami bertiga sampai di dapur dan menemui Inari dan Itsuki yang kebetulan ada di sana juga kemudian inari berkata
ada orang Weh ada orang baru nih hmm… siapanya Ferdi ya.

dia berkata seperti itu lalu aku jawab 

Hah Ini temanku Yuki namanya kami satu kantor kelihatannya Taman membawa sesuatu tuh
ya itu rawon sup rawon

Wah Coba buka kemudian keluarlah aroma dari rawan tersebut wooo harumnya mantap
kira-kira rasanya juga tidak ya

ya silakan aja dicoba juga kata Yuki kok warnanya hitam yang hitam kecoklat-coklatan begitu

kemudian aku menjawab

ya rawon memang seperti itu warnanya hitam kecoklat-coklatan yang pekat dengan harum yang khas.
Sudah aku coba rasain lah

waduh waduh enak banget nih sumpah aku jadi kepengen untuk membuatnya kira-kira apa aja bahan-bahannya nih ya? aku penasaran kata itsuki.

ya nanti akan aku kasih tahu lah tapi karena bahan-bahannya itu nggak ada di sini dan semuanya itu rata-rata di rumahku semua nanti aku ambil dulu lah di rumah kenapa harus di rumahmu iya karena memang ada bahan rempah-rempah yang dicari sini enggak ada dan bahan-bahan yang ada di rumahmu itu memang rempah-rempah asli Indonesia jadi nanti ke rumahku dulu untuk mengambil bahannya lalu baru kita bisa memulai masaknya. kemudian Itsuki bertanya

ini pakai daging sapi kan? 

Iya benar sekali umumnya rawon memang memakai daging sapi tapi aku beli dulu dagingnya di supermarket.

Eh tunggu biar aku menemanimu

kata Yuki 

Ah tidak usah supermarket nya juga dekat dari sini kok kemudian dia lanjut berkata

Oh Yakin nih Kamu berangkat sendiri nggak melupakan sesuatu melupakan apa Coba kamu cek dulu ada yang ketinggalan tidak

maka aku mengecek saku kantong saku baju dan ternyata memang benar ada yang tertinggal dompetku.

waduh aku lupa dompetku masih di kamarku Sebentar aku ambil dulu
Ah tidak usah ini loh aku bawa dompet cadanganmu

Oh begitu ya Oh syukurlah coba aku cek dulu ah cukup nggak uangnya buat beli ya
ternyata di dalam dompet ku ada sekitar 30.000 Yen.

yah cukuplah Oke aku berangkat dulu

eh tunggu dulu aku ikut pokoknya tidak mau tahu hah

ya sudahlah Kamu ikut. 

Yuki pun ikut berbelanja di supermarket bersama aku hanya untuk membeli daging sapi saja huh aku tidak tahu kenapa sifat Yuki belakangan seperti ini tapi ya sudahlah.
Kemudian kami sampai di salah satu supermarket di Tokyo lalu kemudian langsung saja menuju bahan kebutuhan pokok untuk membeli daging di situ aku melihat dua varian daging reguler dan juga daging premium kemudian aku berpikir

hmm.... kamu tadi waktu membuatkan aku sup rawon pakai daging apa yang biasa atau yang premium ya?

kemudian Yuki menjawab 

Ah aku buatkan kamu pakai daging biasa aja tapi rasanya enak tuh

Oh kalau gitu kita coba cobalah beli daging yang premium.
Aku juga ingin tahu apa rasanya nanti

Hei buat apa kamu beli yang premium segala Kamu nggak lihat itu harganya 15.000 Yen kalau dirupiahkan itu sekitar 1.900.00 rupiah. hanya buat daging ah kau ini ada-ada saja.

lah tidak apa-apa sekali-sekali atau gini saja sudah kita beli aja dua varian daging itu satu yang premium ini kemudian kita beli yang reguler yang kisaran harganya itu di sini terlihat  950 Yen Oh iya kemudian bahan-bahan lainnya ada tidak ya seperti  daun jeruk purut segar batang serai,air asam jawa,batang daun bawang,  Bubuk  Kaldu Sapi liter air minyak goreng terus juga untuk bumbu halus nya itu  bawang putih  bawang merah  keluak,  dan butir kemiri dan  kunyit.
Ada tidak ya ?

Hah gampang aja lah kita beli saja dulu bahan-bahan yang ada di supermarket ini nanti kalau ada yang kurang kayaknya kita masih punya bahan-bahan yang ada di rumah ya cukup Lah memang mau buat Berapa porsi sih?
 kemudian aku menjawab

Ya ya Kita lihat nanti sesuaikan saja  sama para penghuni di villa kemudian Yuki berkata
Oh kalau itu sih aku yakin pasti cukup gampang saja kalau itu kemudian kami berdua mencari bahan-bahan tersebut dan bahan yang tidak ada nanti bisa kami ambil sendiri di rumah karena kebetulan bahannya ada dan aku juga baru pesan beberapa hari yang lalu langsung dari Indonesia.

 kemudian Yuki berkata

eh sudah selesai nih tinggal dibayar

Oh begitu ya baiklah setelah membayar beberapa bahan-bahan itu kami berencana untuk pulang sebentar dan mengambil bahan-bahan yang tidak ada atau tidak lengkap Lara Setelah itu kami kembali ke Villa dan menemui Itsuki dan inari yang sudah lama menunggu


Bagian 2


setelah kami dari rumah dan kembali ke villa itsuki berkata kepada kami Wah banyak sekali bahan-bahan yang kalian beli

Ya kurang lebih begitulah karena aku Berencana untuk memasak untuk semua orang di villa ini aku tidak bisa masak sendiri jadi aku butuh bantuan kalian kemudian inari menjawab

oke gak masalah gampang saja serahkan itu semua pada kami
memang langkah-langkahnya seperti apa kemudian aku mulai memasak sambil menjelaskan kepada mereka Disamping itu juga aku dibantu oleh Yuki yang kebetulan juga yah dia ingin bersamaku untuk bantu-bantu di Villa katanya untuk hari ini.

Jadi tenaga untuk memasak rawon ini sedikit terbantu kemudian aku berkata Oke teman-teman jadi cara masaknya itu seperti ini kita rebus dulu daging itu sampai setengah matang nanti kita potong potong ya sesuai selera sajalah.

Oh begitu sini biar aku saja yang memotong daging daging itu kata inari

Hai nanti jangan lupa disisihkan terlebih dahulu kataku
Tuangkan air masukkan bubuk kaldu sapi ke dalam rebusan daging.
Kemudian untuk pengurusan tumis menumis biar aku saja yang mengambil alih ya
kemudian aku menumis daun jeruk lengkuas dan serai hingga harum dan matang kemudian langkah selanjutnya

Hai Itsuki coba bawa potongan-potongan daging itu kemari dan masukkan ke tumisan ini biar aku yang menumisnya sampai bumbunya meresap

Wah Kayaknya sudah bau harum nih
hmm... Sepertinya kau benar

hai Yuki coba masukan tumisan daging ini ke rebusan kaldu sapi yang sudah disiapkan sebelumnya

Oh oke baiklah ingat direbus sampai dagingnya empuk

Iya Iya aku tahu kok

Ok bagus ini tinggal nunggu beberapa menit nanti tinggal disajikan maka semua sudah selesai dan tidak menyangka kami bisa menghasilkan sampai 15 mangkok 

nah udah selesai nih

tinggal dikasih lengkap hei kalian senang toge tidak?

hah Aku tidak mau!

kata Hiyori

Oh kalau bawang goreng?

Nah itu baru aku mau tambahkan yang banyak ya Oke ini aku buatkan kok sudah punyamu yang banyak bawang gorengnya.

Maka kami pun makan bersama-sama ke meja yang amat besar dengan orang-orang yang lengkap bahkan ada beberapa teman-teman kantor ku juga di sini sebut saja Abdi Pak Kotaro Pak Takeshi Kenji dan beberapa penghuni Villa.

Wah siapa yang masak  ini?

kata Pak Takeshi

Oh ini yang masak kami semua Pak

kata Inari

Wah ini masakan terenak yang pernah saya makan saya jadi kepikiran mau bangun rumah makan di sini

Hah rumah makan Pak?

Iya nanti saya akan menarik beberapa karyawan yang saya butuhkan konsepnya nanti ya makanan Jepang dan Indonesia

Wah Sepertinya itu bagus

kata Pak Kotaro

Yah aku penasaran bagaimana dengan restoranya itu nati… hmm…

Wah Fer masakanmu ini memang selalu terbaik ya enak sekali rasanya

Kata Abdi 

lain kali masakan aku juga dong

oh tenang Gampang itu bisa diatur..

Yah begitulah kami untuk hari ketiga kami, akhirnya bisa menikmati waktu waktu bersama sambil menikmati sebuah masakan yang lezat ini kebahagiaan ini membuatku tersenyum

Dan aku merasa senang dapat berbagi dengan orang lain melalui sebuah masakan sederhana yang lezat dan nikmat ini. Dan setelah kejadian itu maka hari ketiga pun berakhir dan aku aku mulai mempersiapkan diri untuk hari yang terakhir aku berada di villa besok harinya.

August 25, 2019

Volume 15 : Gadis berkursi roda di atas bukit II


Bagian 1
Hari baru telah dimulai dan kegiatanku untuk bantu-bantu di villa ini juga diawali dengan hari yang  cerah wah suasana disini benar-benar menyegarkan ditambah juga dengan pemandangan yang luar biasa pagi itu aku langsung menuju dapur untuk menyiapkan sarapan, ketika aku menyiapkan sarapan tiba-tiba datang seorang gadis yang umurnya kurang lebih seperti aku memakai pakaian pelayan yang sangat rapi dengan rambut panjang yang terurai
Nah Makanan pagi ini sudah siap nih Mantap lah.

lonceng pintu berbunyi dia masuk dan langsung menuju dapur maka disaat itulah dia bertemu denganku Gadis itu melihatku kemudian dia berkata

loh loh loh loh Anda siapa ya? aku baru  pertama kali melihat ada laki-laki di sini selain Pak Bos hmm…

dalam hatiku

Hah Pak Bos oh mungkin maksudnya Pak Takeshi kemudian aku menjawab

Oh halo aku Ferdi Nakamura Aku orang baru di sini dan aku diminta tolong oleh bosku untuk membantu Pak Takeshi bantu-bantu kegiatan di villa ini selama 3 sampai 4 hari kedepan.

Oh orang baru ya Perkenalkan namaku adalah Minami Itsuki kamu bisa memanggil aku Minami atau Itsuki aku adalah pelayan di sini bersama Fuwa Inari 

setelah itu baru aku sadar kalo yang menangani dapur di villa ini 2 orang.
 Kamu sedang buat apa?
 Itsuki bertanya

Oh ini makanan biasa omelet

 Boleh aku mencicipinya

Ya silakan saja

 Oh dan ini pasti Miso soup kan kan hmm... ? aromanya agak beda dan kelihatannya lezat yang ini juga aku coba ya

 Ya silahkan saja aku buat banyak kok untungnya akan membuat stok lebih jadi kalau dimakan lebih Enggak masalah.

Astaga ini enak sekali kamu hebat juga kemampuan masaknya Oh begitukah Syukurlah kalau kau suka dengan masakan ku kau belajar dari mana

Ah tidak aku hanya baca baca buku dan lihat internet saja.
Tak lama kemudian Hiyori  datang.

Ah Hyori sini Ayo sarapan bareng si Ferdi buat omelet enak banget Cobain deh mantap ini Hiyori menjawab

hmm.. ah.. palingan biasa-biasa aja sudah sini Aku sudah lapar banget nih aku makan aja kemudian aku menjawab 

Ya sudah ini silakan kemudian Itsuki menjawab 

aduh aduh mohon maaf ya Ya emang kadang-kadang Hiyori dia kurang akrab dengan orang lain dan juga dia dia sedikit tertutup orangnya jadi agak susah harap maklum ya


Ya ya aku mengerti dan aku sudah tahu kok dia memang orangnya gitu tapi nanti semoga saja aku berharap dia bisa berubah menjadi orang yang lebih baik lagi.


 Ya sudah silakan lanjut makan maka kami akhirnya menikmati sarapan kami setelah itu Hiyori kembali lagi dan dia ikut bersama kami untuk sarapan bersama.
Selesai sarapan

aku pun pergi menuju Kebun ternyata di sana sudah ada Purnomo yang sudah bersih-bersih kebun mendengar dari penjelasannya tadi katanya dia sudah ah 10 menit berada di situ.
 Lalu aku pun ikut membantunya merapikan kebun dan juga menyiram berbagai tanaman sambil diiringi dengan obrolan santai antara kami berdua.
Jadi kamu sudah sering ya bersih-bersih kebun ini sendiri?

ya begitulah

 nggak capek?

lalu Purnomo menjawab

Hah Enggak ah biasa aja dan saya nggak pernah merasa lelah sama sekali melakukan ini sendirian Wah hebat ya kamu bisa melakukan kerjaan yang lumayan berat ini sendirian ya
 ya begitu lah 

Aku tidak pernah capek melakukan kegiatan ku selama aku melakukannya dengan gembira Purnomo menjawab itu sambil tersenyum.
 Oh iya ngomong-ngomong di kebun ini tanaman bunga atau tanaman lainnya lumayan lengkap ya
 nah bener sekarang itu jadi disini itu memang terdapat berbagai jenis tanaman dan juga bunga-bunga yang bisa diolah atau diramu menjadi obat-obatan alternatif begitu kalau di sini sih biasanya untuk di buat wedang jahe

Oh wedang jahe Ya aku juga sering minum itu.

Dulu waktu aku masih ada di Jawa Itu minuman ku tiap pagi apalagi kalau sedang cuaca hujan itu menjadi minuman termantap yang bener-bener cocok dikala hujan seperti itu. berarti kita sama ya  cuma kalau aku sendiri gitu sambil minum wedang jahe begitu ada temannya seperti kue-kue kering begitu.

weh Itu juga Mantap tuh Nah kalau aku di rumah itu biasanya minum wedang jahe begitu temannya sama kue bolu atau au kadang-kadang sama tempe goreng dan juga sambalnya

Wah kamu suka makan gorengan ya Lah iya kalau pagi aku yang namanya makan gorengan harus ada minimal 2 gorengan lah Yang aku makan deh pagi sih Aku makan tempe dan tahu goreng isi ditambah dengan sambalnya untuk dicolek

Nah Mantap tuh kalau kayak gitu Wah kayaknya asyik ya

Ya begitulah karena asyiknya Kami mengobrol berdua tanpa sadar pekerjaan menjadi lebih cepat dan akhirnya pun selesai aku dan promo membereskan barang-barang Wah udah selesai nih Terima kasih udah bantu bantuin aku bersih-bersih kebun
tidak masalah itu tenang aja nanti kalau misalnya mau bersih-bersih lagi aku siap untuk membantumu lah lagi pula kan Aku di sini sampai beberapa hari kedepan jadi tenang saja lah

Oh iya aku harus mengambil sesuatu di kamar aku Aku tinggal dulu ya Pur

Oh iya pasti silakan

 aku dan Purnama pun pergi mengurus urusannya masing-masing ketika aku hendak menuju ke kamarku aku melihat Hiyori ada di samping dekat dinding dengan kursi rodanya aku pun bertanya dalam hati ngapain dia di pinggir dinding begitu? ternyata Hiyori hendak ingin bangkit dari kursinya dan mencoba untuk latihan berjalan sambil memegang dinding.

wah anak ini nekat juga, eh tunggu dulu kalau aku muncul sekarang takkan jadi masalah Lebih baik aku di sini dulu untuk memantaunya aku pada kala itu sebenarnya sudah tidak tahan karena kasihan melihat Hiyori berjalan tertatih-tatih dan nampak kesakitan tubuhnya berkeringat dia seperti hendak kehilangan kesadaran karena semakin tidak kuat menahan beban tubuhnya sendiri dengan kakinya yang seperti itu.

 Dia seperti ingin kembali ke kursi rodanya tapi karena jaraknya sudah terlalu jauh dia melangkahkan kakinya dan dia ingin kembali tapi tidak tahan dan pada saat dia Hampir terjatuh dan pingsan aku segera menangkapnya wah ini sudah bahaya aku harus bertindak.

Maka aku pun menangkap tubuhnya lalu dia melihat ke arahku kemudian memejamkan matanya waduh dia pingsan.
maka aku pun dengan cepat mau minta bantuan ke semua orang yang berada di villa 

tolong siapa saja bantu aku woi

maka semua orang yang ada di Villa keluar dan membatuku setelah lihat aku yang sedang merangkul Hiyori dan kami pun bergegas membawanya ke rumah sakit. yang pergi ke rumah sakit adalah aku dan Inari saat perjalanan menuju ke rumah sakit Inari berkata kepadaku.

hah dia begini lagi Apa maksudmu?

Ya begitulah Ferdi sebenarnya Hiyori itu sudah sering melakukan ini jauh sebelum kamu datang ke Villa itu memang kebiasaannya Dia itu orangnya tidak mau dibantu sama sekali semua dilakukannya sendiri padahal dengan kondisi yang seperti itu.
Memang Ada apa dengannya?

ya Kalau boleh aku akan bercerita kilas balik sebenarnya tentang Hiyori ini Kemudian aku pun menjawab Oh Baiklah aku akan mendengarkan mu lagi pula aku juga penasaran Kenapa dia begitu keras kepala dan tidak mau menerima bantuan dari orang lain.
 maka kemudian Inari memulai kilas balik nya waktu itu aku masih termasuk pegawai baru di vila tersebut aku dari dulu Memang sudah ditugaskan sebagai juru masak di dapur villa itu.
waktu itu Villa  yang sekarang itu masih sangat kecil makanya pada awalnya hanya beberapa orang saja termasuk diriku waktu itu.

seorang pengawal datang ke Villa dia membawa seorang perempuan dengan kursi rodanya waktu itu aku belum tahu kalau itu Hiyori dia datang ke meja Untuk melakukan check in aku mengira nya itu hanya untuk beberapa hari saja tapi ternyata lambat laun itu dilakukan terus-menerus sehingga Pak Takeshi yang pada kalau itu melihat bahwa sebenarnya Hiyori itu ditinggalkan oleh pengawalnya sendiri.


Dan Pak Takeshi yang merasa iba melihatnya langsung memberikan tempat tinggal secara permanen di sini selama dia suka.
kemudian aku aku sedikit Memotong pembicaraan inari Oh jadi begitu awal ceritanya dia bisa tinggal di villa ini hingga sekarang Iya benar sekali dan aku aku orang yang seharusnya selalu mengawasi dia tapi aku terlalu sibuk dengan kerjaan ku di dapur Jadi aku tidak bisa memantaunya setiap saat.

Bagian 2

Inari melanjutkan ceritanya pada saat itu hal yang sama yang terjadi pada saat ini kalau itu aku melihat Hiyori sedang ada di pinggir dinding aku mengira dia mau apa ternyata dia ingin berdiri dan mencoba untuk latihan berjalan aku sudah melarangnya tapi sepertinya dia memang sangat keras kepala dia bilang padaku kalau ini dilakukan karena kemampuannya sendiri jangan ikut campur
Aku ingin cepat sembuh dan bisa berjalan normal kembali lalu inari berkata
 tapi kamu itu kan belum selesai ini hari berkata sudah dipotong dengan Hiyori ah sudah aku tidak apa-apa

lalu inari membiarkan Hiyori berjalan sendiri Tak lama kemudian benar saja dia terjatuh maka aku pun menolongnya kejadiannya sama seperti sekarang ini Ferdi Aku menolongnya dan membawa ke rumah sakit setelah sadar Hiyori kemudian Dia berkata Dia tidak mau melakukan hal-hal nekat lagi.
Tapi nyatanya hari ini kembali berulang ya tepat pada hari ini dia menunjukkan sifat keras kepalanya kembali.

Oh begitu lalu kemudian kami sampai di rumah saya yang memang khusus untuk menangani spesialis tulang Hiyori kemudian diperiksa setelah pemeriksaannya selesai Hiyori istirahatkan di dalam kamar lalu dokternya menemui kami berdua siapa yang bertanggung jawab atas pasien yang bernama Hiyori oh iya kami pak kami adalah temannya 

oh baiklah.

Jadi saya ingin mengatakan ini teman anda itu seberapa sering melakukan atau mencoba-coba untuk berlatih jalan sendiri seperti itu

 kemudian inari yah.. menjawab baru-baru ini saja sih dok 

jadi teman anda itu sebenarnya kondisinya adalah tulangnya yang sudah terlalu bergeser ditambah lagi dengan adanya luka dalam di bagian kakinya. Jadi kalau bisa kalau dia ingin melakukan latihan untuk berjalan atau terapi paling tidak ada orang yang mengawasi jangan sampai dia itu melakukannya sendiri nanti kita nggak tahu dia akan seperti apa jadi kalau bisa harus ada orang yang selalu mengawasi dia.

kemudian aku bertanya dokter apakah ini teman saya bisa sembuh total dan berjalan lagi tidak menggunakan kursi roda lagi  ya tentu saja bisa asalkan dia melakukan terapi rutin dan minum obat yang nanti akan saya berikan resepnya  tapi ini membutuhkan waktu yang benar-benar lama.
kemudian inari menjawab ah tidak apa-apa dok yang penting teman saya ini sembuh. baik nanti akan saya buatkan resepnya dan biarkan teman Anda istirahat sekitar 20 sampai 22 menit lagi baru kalian bisa mengurus bagian administrasi.

Oh baiklah dok terima kasih setelah urusan administrasi selesai aku hendak menjenguk Hiyori aku masuk ke kamar tempat dia dirawat aku melihatnya yang masih tidur tapi kemudian tiba-tiba membuka matanya lalu melihat ke arahku aduh aku di mana nih?
 dia menengok ke arah kiri dan kanan aw...
aku bilang 

jangan banyak bergerak kau bisa melukai kakimu nanti

heh... Oh Ferdi itu kamu rupanya aku bisa di rumah sakit kenapa ya?

kamu tadi pingsan

hah.. pingsan oh ya aku tadi itu hmm

lagian kamu kenapa sih kok nekat jalan sendiri kayak begitu sambil pegangan dinding kamu kan bisa minta tolong kalau orang lain yang ada di villa.


ya mau gimana aku meskipun sudah lama di villa itu aku merasa canggung jika berkomunikasi dengan mereka mendengar jawaban hiyori yang seperti itu.

aku pun menjawab 

hai dengarkan aku aku tahu masalahmu kau ini  sebenarnya cuma kurang percaya diri saja dengan orang lain makanya kau jadi seperti itu
 sudah begitu ditambah lagi sikapmu yang cuek terhadap orang lain

Kita ini manusia tidak bisa mengurus diri sendiri kita pasti memerlukan orang lain mintalah bantuan kepada mereka apa salahnya sih?

mengatakan aku tolong aku dong atau permisi bisa aku minta bantuan kau tidak boleh seperti itu kamu harus benar-benar merubah sikapmu yang seperti itu dan jadilah Hiyori yang baru.

 sebenarnya aku tadinya menganggap kamu itu gadis yang unik dan manis tapi melihatmu setelah kau tahu aku orangnya seperti ini makna awal pertemuan kita yang awalnya baik waktu di bukit itu seketika berubah dan kau mulai menjauhiku saat itu kau cuek kepadaku padahal aku juga tidak tahu aku salah apa?

mendengar perkataanku yang panjang itu Hiyori tambah murung kemudian dalam hatiku berkata

 ya biarlah ya intropeksi diri.

aku tahu kata-kataku tadi agak kasar atau menyinggung perasaannya tapi biarlah sudah. kemudian 

Hiyori kembali bertanya

eit tunggu dulu Ferdi dari mana kau tahu semua tentang diriku?

 kemudian aku menjawab

aku tahu dari inari dia bercerita banyak tentang dirimu

apa?

Emang kenapa?

 ah tidak tidak papa kemudian aku melihat wajahnya yang mulai memerah mungkin karena malu karena cerita hidupnya diketahui orang lain

ah sudah ya bentar lagi kita mau kembali ke villa nih kemudian aku mau meninggalkan ruangan itu kemudian dengan cepat Hiyori memegang tanganku dan bilang hei tunggu  Ferdi..
 ada apa?

ah tidak aku mau bilang terima kasih karena sudah membantuku ya

 hmm ya sama-sama

Maka kami semua pun kembali ke villa lalu aku kepikiran untuk membuatkan sesuatu agar Hiyori bisa melakukan latihan atau terapi untuk masa penyembuhan kakinya lalu kemudian aku terpikir untuk membuatkan paralel bar.

tapi sebaiknya aku harus harus bilang kepada pak Takeshi terlebih dahulu maka kemudian aku 
mencoba untuk menelepon pak Takeshi

Halo.. oh halo ada apa Ferdi?

Ah begini pak saya mau minta izin ke bapak

minta izin apa ya?

itu pak kalau di villa saya buat palarel bar boleh tidak pak?

Hmm... Paralel bar ya boleh saja mau dipasang buat Hiyori ya?
ah betul pak eh kok bapak bisa tau?

Ya tau dong apa sih yang saya tidak tau hehe soalnya Itsuki yg kasih tau kejadianya

Oh patas saja jadi boleh kan pak?

 ya sudah tidak apa-apa pasang saja oh iya apa kamu sudah punya orang untuk mengurus itu belum?

kalau tidak saya punya teman yang bisa pasangkan pararel barnya

tidak usah pak saya punya teman juga nih ya sekalian lah biar kena diskon hihihi

oh begitu ya terima kasih pak

Setelah aku selesai menelpon pak Takeshi
aku selanjutnya menelpon Doni

eh halo doni apa kabar?

hoyo apa kabar kawan udah lama nggak ada kabar berita kamu lagi di mana sekarang bro dan apa yang bisa aku bantu sekarang?

ah tidak bro aku sedang?membutuhkan bantuan untuk pemasangan paralel bar kamu bisa bantu tidak

ah palarel bar ya buat siapa?

ada teman aku sakit dan membutuhkan itu untuk terapi kamu bisa bantu nggak?

oh tentu saja bisa gampang nanti aku kirim alat bahan sekalian sama orang-orangnya anak buah maksudnya buat pemasangannya nanti

 oke sip ini aku kasih alamat villa nya aku kirim lewat HP ya ya kirim aja silakan

Oh alamat ini ya yah besok aku akan meluncur ke sana.

sore harinya orang-orang suruhan Doni untuk membantu pemasangan pararel bar datang - orang di villa seperti Purnomo inari itsuki dan beberapa pengunjung lainnya kaget heh.. ini ada apa ya?
 Ferdi ini ada apa?

oh ini, ini pemasangan pararel bar buat Hiyori eh tapi dia belum tahu kan tentang ini?
Inari menjawab 

oh belum kok tenang saja aman aman

oke bagus ini akan cepat selesai lagipula pemasangan itu Cuma sebentar setelah beberapa lama akhirnya pemasangan pararel bar selesaikan.

kejutan pun dimulai Inari yang membawa Hiyori masuk ke dalam ruangan kemudian dia terkejut melihat apa yang ada di dalam loh loh apa ini?

ini datang dari mana?

kemudian inari menjawab oh ini ini kejutan buat kamu dari kami semua dan si Ferdi yang punya rencana untuk memasang paralel bar ini dan buat kejutan buat kamu.

aduh terima kasih kalian semua sudah perhatian denganku sampai seperti ini aku janji akan gunakan alat ini sebaik mungkin hingga kakiku nanti kembali normal dan bisa beraktivitas seperti biasanya…..

 kemudian aku menyambung kata-katanya dengan kejutan datang dari belakang
nah begitu dong itu baru semangat yang bagus tunjukkan kalau kamu memang ingin sembuh.
 nanti akan aku bantu sampai kamu benar-benar pulih

loh fer kamu datang dari belakang?
 ya aku tadi habis dari kamar kecil dulu hahaha?

 Aduh terima kasih ya kamu udah baik sama aku padahal aku menduganya kamu tuh Cuma orang orangnya biasa yang punya  sifat jelek ternyata aku salah
terima kasih ya untuk pararel barnya.

iya nanti aku bantu kamu sampai kamu benar-benar bisa berjalan lagi normal yang di situlah untuk pertama kalinya aku bisa melihat lagi senyuman Hiyori jadi yang terakhir kali itu waktu kami pertama kali bertemu di bukit kami pertama kali bertemu dan sekarang dia telah kembali dengan wajah yang sangat bahagia dan aku pun sangat gembira dengan hal itu.

 yah hari kedua ku selesai dan untuk hari ini akhirnya aku bisa membahagiakan orang lain lagi setelah  lama dia itu selalu merenung menggerutu dan cuek tapi kini dia kembali gembira dan aku senang karena pada akhirnya aku bisa melihat senyuman itu lagi dari dirinya.