Search This Blog

October 19, 2019

Volume 17 : Saatnya Untuk Pulang


Bagian 1



Tanpa terasa waktu berlalu dan tibalah saatnya Hari ini adalah hari terakhir aku berada di villa. Memang di hari terakhir ini justru adalah hari dimana hari yang paling sibuk dari hari-hari sebelumnya pagi ini saja setelah sarapan aku langsung dipanggil oleh Pak Takeshi untuk ditanyain beberapa pertanyaan tentang pendapatku selama aku tinggal di sini.



jadi Ferdi selama kamu tinggal di sini apa aja kesan-kesan mu dan kira-kira apa pendapat kamu tentang tempat ini dan juga apa yang harus ditingkatkan di sini ?

Pak Takeshi menanyakan itu padaku Dan aku menjawabnya dengan singkat saja.



Pak sebenarnya tempat ini menurut saya sih bagus saja pemandangannya indah ah bersih dan rapi pelayanannya juga nyaman tapi Cuma satu pak yang saya kurang menurut saya, Bapak harus cari karyawan Pak karena dengan Villa ini kemudian karyawan yang sedikit itu menurut saya Ya terlalu memaksa jadi Saran saya itu Pak Bapak harus menambahkan setidaknya 15-20 karyawan Pak.



kemudian Pak sebenarnya nya untuk fasilitas di sini sudah lengkap sih Cuma ya ya kadang saya lihat



ada Beberapa orang datang yang kemudian nggak jadi check in karena kamar yang tersedia masih kurang jadi Pak Saran saya sebaiknya Pak menambah lagi kamarnya Pak



Oh begitu ya,



Ya nanti saya akan lakukan perubahan lah untuk itu jadi kau nantikan saja nanti ya nanti kan kalau kau ke sini lagi Saya berani jamin tempat ini sudah berubah 180 derajat



Oh baiklah Pak kalau begitu saya nanti akan menantikan nya Baiklah Pak ini saya permisi dulu mau ketemu Hiyori Biasa Pak anu mengajak dia untuk melatih kakinya tiap pagi.



Oh baiklah silakan.



Ya kira-kira begitulah percakapan singkat ku dengan Pak Takeshi di pagi hari ini kemudian an aku pergi ke kamar Hiyori untuk mengajaknya terapi untuk melatih kakinya seperti biasa yang aku lakukan setiap pagi.



ketika aku mengetuk pintu kamarnya.

Hiyori halo ada orang tidak nih


waduh.


Kemudian dari dalam kamar itu keluar suara Iya sebentar dengan nada yang sangat pelan


Eh Ferdi aku melihat raut wajahnya kok sepertinya dia habis bersedih


Kemudian aku bertanya



Hei kamu ada apa kelihatannya kau kok murung Ada apa kau bisa cerita padaku



kemudian Hiyori menjawab



Ah tidak papa tidak usah dipedulikan ayo sudah kita latihan pegangi aku ya Hah buat apa kan di pararel barnya sudah ada pegangannya kau tinggal jalan saja biar aku yang memantau mu kok ada apa-apa aku cepat dan Sigap kok tenang aja.



kemudian sambil aku memperhatikan Hiyori Yang sepertinya entah kenapa di hari terakhir ini ini aku melihatnya Iya dia kurang bersemangat karena kondisinya itu Aku mengatakan padanya untuk berhenti dan mungkin terapi berjalan kali ini adalah yang paling singkat karena hanya dilakukan sebanyak 4 kali karena biasanya dilakukan 8 hingga 10 kali baru selesai

oke oke cukup



Loh kenapa apa kita kan baru mulai



kemudian aku menjawab



Ah dengan kondisimu yang kurang bersemangat seperti ini dan yang aku lihat dari tadi hanya kau merenung saja jadi aku pikir Ya Sudahlah aku rasa cukup sampai disini saja

setelah aku bilang seperti itu maka wajahnya dia makin murung Murung yang sangat murung



Kemudian aku bertanya lagi untuk memastikan keadaannya



Sebenarnya kamu ada apa sih



Hiyori kamu tidak seperti biasanya hari Ini kau tampak berbeda Ada apa kau juga tidak mau bercerita padaku kalau kau terus berdiam seperti ini Aku tidak tahu harus berbuat apa



Sudah ya aku tinggal dulu aku mau lihat lihat di kebun depan bertemu dengan Purnomo.

Aku ingin mengobrol dengannya sebentar kebetulan setelah aku selesai bicara dengan Hiyori inari yang kebutuhan lewat aku panggil.



hai Inari tolong kau urus

Hyori ya aku ingin bertemu dengan Purnomo sebentar



Oh baiklah Ferdi maka akupun meninggalkan Hyori bersama inari dan aku bergegas pergi ke kebun dan di sana aku bertemu dengan Purnomo



hai Pur



oh halo Ferdi katanya hari ini kamu akan pulang ya



Iya nih eh boleh ya aku bantu kamu seperti biasa sambil cerita-cerita



Eh kamu kan tapi mau siap-siap pulang untuk apa kau repot-repot

sudah tidak papa.



Oh baiklah jadi ada apa kemudian aku bercerita padanya jadi begini Purnomo Entah kenapa ini hanya perasaanku saja atau bagaimana Hiyori untuk hari ini Dia terlihat aneh sepanjang hari ini aku melihatnya merenung sedih mukanya kusut begitu kayak kain yang belum di gosok setrikaan wajahnya bersedih terus dan aku tidak tahu mengapa kemudian Purnomo menjawab



kayaknya sih dia itu berat mau ditinggal olehmu kemudian aku secara cepat memotong omongannya



Ah masa sih Nggak mungkin lah Buat apa juga.



Hei kamu ini memang orangnya kurang peka kali ya

hahaha maaf saja Aku Ferdi adalah orang paling ter peka di dunia aku paham dengan seluruh sifat wanita



Ah yang bener itu Hiyori bersedih kok kamu tenang-tenang saja Coba kamu ajak ngobrol dia biar dia cerita kepadamu Apa masalahnya



kemudian aku menjawab lagi



Waduh itu yang sulit dari tadi aku mencoba untuk mengobrol kepadanya tapi dia Hanya berdiam mengangguk dan menggeleng-gelengkan kepalanya saja Bagaimana orang bisa mengerti



ya kamunya yang harus bisa ngerti bagaimanapun caranya ya semisal kamu ajak dia jalan-jalan kah atau belikan sesuatu yang dia suka cobalah kau pikirkan sendiri Ferdi



Ah gitu kamu bilang paham masalah perempuan kayak gini aja kamu tidak tahu kemudian aku hanya bisa menjawab



Waduh sepertinya ada yang lebih pengalaman daripada aku nih hahaha kemudian Purnomo menjawab





Ah nggak mungkin orang sampai sekarang aja aku masih sendiri karena aku tidak mau mengurus yang seperti itu lebih dulu aku lebih mementingkan kehidupan ku dulu ada seseorang bilang padaku uruslah dirimu sendiri sampai kau rasa sudah bisa mengurus dirimu barulah kamu ngurus orang lain begitu katanya

kemudian aku cuma bisa bilang



ooo Iya juga sih masuk akal juga ya Baiklah aku akan berusaha sebisa Akulah untuk menyenangkan Hiyori terlebih dahulu



Yah karena terlalu asyiknya kami berdua mengobrol tanpa sadar ar-rahman kami bersihkan sudah rapi ya kalau sudah begini ya sudah aku bilang pada Purnomo



Okelah kawan aku akan mengikuti saran dan semoga saja Hiyori bisa kembali Tersenyumlah kemudian Purnomo menjawab



Iya kawan sama-sama aku juga mengucapkan terima kasih karena kamu dari awal datang sampai mau pulang Terus bantuin aku untuk jurusan halaman kebun ini kemudian aku memotong bicaranya Tenang saja kuramo aku sudah menyarankan kepada Pak Takeshi untuk menambah jumlah karyawan jadi kamu nanti pasti sudah ada teman-teman lah dalam membantu kamu menyelesaikan kerjaanmu Oh begitu ya sambutnya dengan gembira ok sampai ketemu lagi ya Purnomo

Ah baiklah Ferdi sampai jumpa ya



Kemudian aku berjalan menuju dapur aku hendak menemui inari dan Itsuki untuk mengucapkan salam perpisahan meskipun hanya sebentar



Hai halo teman-teman



eh Ferdi katanya hari ini kamu mau pulang kan



Iya betul sore nanti aku pulang makanya aku sempat sempatkan ke sini untuk berpamitan kepada kalian berdua karena kalian berdua ya sudah membantuku dari aku pertama kali datang ke sini



yah sama-sama Ferdi kami juga sangat terbantu kok dengan adanya kamu plus kamu juga sudah ya memberikan sedikit resep-resep baru untuk masakan di villa ini



Eh tapi kamu nanti akan kembalikan ya setidaknya untuk mampir disini hanya sebentar tidak apa-apa lah kemudian aku menjawab.



Oh kalau masalah itu tentu aku akan ada mampir ke sini nanti kalian jangan khawatir karena ya

Ada sesuatu yang yang yang membuat aku sepertinya agak sulit untuk melepas pergi dari tempat ini kemudian inari menjawab .



Ah aku tahu pasti si Hiyori kan udah mengaku saja Kemudian aku hanya tersenyum dan mengatakan



Ya itu bisa jadi salah satunya

Tapi kalian juga harus bersiap-siap lo karena ya kalian tahu sendiri kan kemarin waktu kita makan bersama Pak Takeshi Berencana untuk membuat sebuah restoran kan Ya mungkin kalian yang akan menjadi kepala kokinya atau entah apalah apapun itu.



 kemudian Itsuki menjawab



hah kalau masalah itu kami sudah tahu dan kami siap tenang aja semua bisa kami atasi

Setelah itu aku pun meninggalkan mereka hendak menuju ke ke tempat Hiyori kebetulan dia sedang berada di ruangan utama aku mendatanginya aku melihat dia masih dengan wajah yang sama Murung pucat sedih pokoknya sudah tidak tahu mau bilang apa tapi aku tetap mendatanginya dan aku berkata.



Hai Hiyori kemudian dia bilang



hmm.... kemudian aku mengatakan padanya



hah daripada kamu seperti itu terus bagaimana kalau kita jalan-jalan keluar kita bisa ke taman ke mall atau ke mana saja lah kita refreshing Bagaimana menurutmu? kemudian dia berkata.



aku sebenarnya tidak bersemangat dan aku sebenarnya tidak mau dan aku tidak mau diganggu kemudian aku bilang dengan sedikit paksaan sudah.



Ayo ikut saja sudah maka aku mendatanginya mendorong kursi rodanya sambil menuju ke kamarnya menyuruhnya untuk mengganti pakaian dan dan ayo jalan-jalan akhirnya mau tidak mau ya akhirnya dia pasrah dan ikut saja perkataanku.



Bagian 2



Pada akhirnya kami sudah siap dan mau mulai berjalan-jalan Aku berjalan menggunakan mobil tempat pertama yang kami datangi adalah Mall

di situ sambil jalan-jalan aku mencoba untuk menghibur Hiyori tapi kemudian dia bilang.



waduh itu ada baju bagus hah yang mana tuh tangannya menunjuk ke arah gaun merah yang memang aku lihat memang bagus sih kemudian Hiyori berkata



Aku ingin ke situ Coba dong

tapi setelah Hiyori melihat harganya yang Ya bisa dibilang cukup mahal



aduh aduh uangku tidak cukup Hah Padahal aku kira aku menabung selama ini uangnya akan cukup untuk membeli gaun itu kemudian aku bilang padanya

ya sudah pakai uangku saja



Hah Yang bener nih?



apa tidak papa



halah tidak masalah lagi pula kamu menginginkan dan ini kan ya sudah lah ambil saja

Tapi diukur dulu cari ukuran yang sesuai dengan badanmu



hmm... ini ukurannya XL sedangkan aku melihat badanmu saja sepertinya ukuran mu itu L



loh kok kamu tahu



ya untuk sekilas aku melihat badanmu itu kurang lebih hampir sama dengan Yuki karena aku sempat Melihat ukuran bajunya waktu aku lagi mengangkat jemuran kamu mengangkat jemuran oh maksudku mengambil jemuran karena kami tinggal satu rumah dan kalau masalah mencuci pakaian Kami sering bergantian.



Oh begitu ya aku baru tahu kalau kamu itu di rumah tidak sendirian

Aku kira kamu tinggal di rumah itu hanya seorang diri.



oh tidak di rumahku itu Ya bisa dibilang ramailah karena ada aja orang yang datang dan pergi meminta bantuan kepada aku bantuan apa ya begitulah ah Kebanyakan orang yang datang ke rumahku itu adalah karyawan dari kantorku sendiri ada yang minta revisi Gambarlah ah  kemudian melakukan editing ah pokoknya banyaklah ramai rumah aku itu.



hmm... Aku penasaran seperti apa sih rumahmu itu mungkin aku akan lain kali Mampir ke rumahmu



Ya silakan saja rumahku selalu terbuka kok untuk tamu asal kamu jangan datang jam 12 tengah malam aja karena Ya udah ditutup rumahnya hahaha



Oh Ya iyalah aku juga tahu kok Siapa juga yang mau datang ke rumahmu pada waktu tengah malam kemudian setelah aku membelikan gaun untuk Hiyori dia mengajakku untuk ke lantai berikutnya katanya dia ingin pergi ke game central tentu saja kami pergi menggunakan lift

Ayo kita ke game central.



Oh kamu mau main game?



iya aku ingin memainkan game



Ayo kita duet kita main apa ya sebenarnya ini tidak bermain sih Kita karaoke berdua kamu bisa nyanyikan?



Hah Tentu saja aku bisa maka kami pun pergi ke game central jalan menuju langsung ke ruang karaoke tempatnya memang kecil saja sih tapi ya cukup untuk 2 orang Kemudian kami mau milih lagu kami pertama aku yang memilih lagu Aku Memilih lagu Kokoronotomo untuk dinyanyikan berdua.



setelah lagu selesai giliran Hiyori untuk memilih lagu dan dia memilih



himawari no yakusoku maka kami pun menyanyikan lagu itu di pertengahan lirik lagu aku iseng melihat ke arahnya bukan ke layar TV ternyata dia begitu menghayati lagu ini sampai dia meneteskan air mata dari situ aku mulai berpikir sepertinya cewek satu ini memang tidak ingin in aku untuk pergi.....



Dan kemudian lagu itu pun selesai Kemudian kami saling menatap dan Dia terlihat sekali bahwa dia memang serius tentang masalah ini aku bilang



Hai kamu tidak apa-apa kau terlihat sedih sekali nyanyikan lagu ini



ah Tidak kok biasa saja



halah tidak usah berbohong itu air matamu keluar ini aku memberikannya tisu keringkan air matamu



tapi jarak kami agak jauh jadi sulit untuk menggapai tangan Hiyori bilang tidak sampai nih ah Ya sudah sini aku yang keringkan huh gimana mau nyanyi lagi?



ah sudahlah aku mau cari hiburan lain ayo kita keluar Mall ini



mau kemana lagi?



 entah kenapa aku ingin sekali mancing untuk menenangkan diriku

Hah mancing memang kamu bisa?



Hei jangan salah ah begini begini aku jago mancingnya kamu bawa tidak alatnya? Ah tenang saja semua sudah aku siapkan di mobil maka Kemudian kami keluar dari mall itu kemudian menuju ke tempat sebuah pemancingan dan kemudian kami memancing di situ.

hah tanpa diduga ternyata yang dibilang Hiyori dia memang tidak berbohong dilihat dari ember ini Aku Satu ember saja hanya berisikan 4 ekor ikan sedangkan Hiyori sendiri di satu ember besar itu dia sudah mendapat 16 ekor ikan dengan ukuran sedang



waduh aku kalah nih



Hah Apa kau bilang aku jago mancing kan kamu kamu tidak percaya kata-kata aku sih



ya ya Aku percaya kamu jago kok mancingnya ya sudah kita ke tempat area lain yuk Hah Kalau urusan mancing mungkin aku memang kalah tapi Ayo kita bermain itu



aku menunjuk ke area bermain bombomkart Ayo kita naik itu



Ah tidak mau kalau ditabrak terus nanti aku pusing





nah itu yang kamu tidak tahu begini begini aku aku jago menyetir loh jadi tidak hanya menyetir di Jalan Raya saja tapi nyetir di dalam permainan pun aku hebat Jadi kau tidak perlu khawatir lah akan hal itu



beneran nih?



Iya beneran maka Kami pun menuju ke arah area bombomkart dan Aku menyetir dengan hebatnya dan sedikit pamer kelihaianku menyetir walaupun itu dengan kecepatan ya bisa kubilang bisa membuat orang pusing tapi aku tidak menyentuh mobil manapun sampai waktunya selesai dan Hiyori bilang padaku.





Wah kamu hebat ya ternyata ya kamu bilang namun tidak bohong aku merasa enjoy saja ternyata kamu memang hebat



siapa dulu Ferdi gitu loh



Hah Kemudian untuk yang berakhir Kami pergi ke area danau dan menaiki perahu sepeda dan kami berdua menikmati mengelilingi Danau tersebut.



huh Ternyata enak ya udahlah segan-segan begini sambil menaiki perahu sepeda begini menyenangkan juga.



iya maka kami pun saling tersenyum dan tertawa bersama maka setelah itu setelah Kami selesai dan bersenang-senang kami pun menuju kembali ke Villa Untuk mengantarkan Hiyori kembali pulang dan aku setelah itu langsung kembali ke rumah dan mengucapkan selamat tinggal kepada semua orang yang ada di villa itu.



Di perjalanan pulang Hiyori bilang padaku



Ferdi Terima kasih ya untuk hari ini menyenangkan sekali



 ya sama-sama aku pun juga senang melihat kamu kembali tersenyum setelah sampai di Villa aku terkejut ternyata sudah banyak yang menyambutku untuk kepergian ku ini.



Wah semuanya sudah di sini?



Iya kami menunggu kamu kata Pak Takeshi Wah aku pun berkata



Waduh Terima kasih sekali untuk teman-teman yang di sini ya kalian sudah menyambutku dengan

baik sekali ramah Aku merasa seperti memiliki keluarga kedua Disini.



ah sama sama sama-sama Ferdi kami pun juga begitu kata Itsuki kemudian aku bilang pada Itsuki

hai tolong jaga Hiyori.



Iya kami tahu  kata inari ketika aku mau pergi Hiyori bilang padaku





hai kamu akan kembalikan sekali lagi aku tanya kamu akan kembalikan aku jujur saja Mungkin awal pertemuan kita tidak sengaja tapi entah kenapa aku merasa sangat sangat gembira saat kau ada di sini tapi nanti mungkin nanti suasana kan sedikit berubah dengan tanpa adanya kamu dan Aku merasa seperti kehilangan kesepian tanpa adanya dirimu itu.

 kemudian aku menjawab.



hmm..... sambil tersenyum bukanya sudah ada inari dan Itsuki mereka akan menemanimu.

Iya aku tahu tapi kemudian aku mulai berpikir dan aku memutuskan untuk berkata padanya seperti ini



baiklah aku akan sering-sering ke sini nanti meskipun hanya sebentar juga Tidak papa kan? dan mereka semua tersenyum dan Takeshi bilang.



ah tidak apa-apa kamu mau datang tiap hari pun kami akan selalu menyambutmu silahkan saja Kalau kau ingin datang kemudian aku berkata.



Terima kasih Pak kemudian setelah semua yang sudah aku selesaikan aku pergi



Baiklah semuanya sampai jumpa sampai ketemu lagi ya  Aku pergi dulu sambil Melambaikan tangan Aku menuju mobil dan pergi meninggalkan villa.





Mungkin di waktu yang sangat singkat ini aku benar-benar banyak belajar tentang sebuah arti Kehidupan persahabatan dan sedikit cinta dan terhadap orang-orang yang ada di sekitarku aku benar-benar belajar banyak selama aku tinggal di villa ini.



Terima kasih untuk kalian semua kalian benar-benar seorang guru teman dan keluarga bagiku yang sangat berharga yang telah memberiku banyak ilmu bermanfaat semoga ilmu ini bisa aku manfaatkan dan aku sebarkan kepada orang lain agar memiliki guna untuk semua orang.


September 28, 2019

Volume 16 : Sup Rawon


Bagian 1

Cerita ini dimulai ketika pada malam hari kedua aku mendapat sebuah pesan dari Yuki Dia bilang 
katanya

Ferdi pekerjaanmu numpuk nih

kemudian aku menjawab

Oh iya kah yah nanti akan aku selesaikan lah setelah aku pulang dari villa ini.
Kemudian dia berkata lagi katanya dia membuat sop rawon dia iseng mencari resep di internet tentang masakan Indonesia dan dia tertarik untuk membuat rawon

Hai aku tadi iseng iseng cari resep Sup rawon di internet mau coba?

Kemudian aku bilang

ya nanti akan aku cobalah Aku penasaran dengan masakan kamu kemudian dengan nada yang gembira Yuki berkata.

Oke ditunggu ya

setelah itu pembicaraan kami pun selesai aku pun beristirahat untuk melanjutkan kegiatanku besok keesokan harinya hari ketiga aku di vila Aku mau memulai aktivitas seperti biasa di awali dengan bangun pagi mandi dan kemudian sarapan Hah menu sarapan pagi ini Aku mau makan ikan bakar buatan Itsuki yang rasanya yah bisa dibilang Lumayan tapi kemudian aku mengatakan padanya.

Hai Itsuki sepertinya ini ada yang kurang

kemudian Itsuki menjawab

Hah apanya yang kurang ?
kemudian aku menuju ke dapur bersamanya lalu melihat sisa ikan yang belum di panggang dan belum dilabur bumbunya kemudian Aku melakukan sedikit modifikasi pada bumumnya dengan menambahkan saos yang memang aku buat sendiri asli dariku dengan sedikit rempah-rempah yang memang baru aku beli di supermarket.

Lalu kemudian aku berkata 

Nah coba bakar ini 

Oh oke lalu Itsuki membakar ikan itu lalu beberapa saat kemudian aroma dari ikan itu keluar

hmm..... Harum sekali ya huh enak nih
maka Ikan bakarnya pun selesai lalu dihidangkan kembali untuk penghuni Villa yang sedang sarapan lalu mereka mencoba ikan bakar itu dan berkata 

woo luar biasa sekali rasanya gurih manis asin pedas semua melebur jadi satu ditambah lagi karena ikan yang digunakan masih sangat segar menambah cita rasa yang luar biasa 

Siapa yang memasak ini? 

Kemudian Aku berkata

itu yang masak Itsuki

Iya aku yang masak tapi itu bumbunya kamu yang buat Oh Jadi kalian berdua yang membuatnya ya
aku beritahu ini adalah ikan terenak yang pernah aku makan Oh begitu ya Yah aku senang kalau ada yang suka masakanku.

selesai sarapan aku langsung menemui Hiyori untuk mengajaknya latihan berjalan di paralel bar yang telah dibuat maka aku mengetuk kamarnya dan berkata
Hiyori Ayo kita latihan berjalan

Iya tunggu sebentar maka aku menunggunya Tak lama kemudian Hiyori keluar
ah selesai ayo sudah kita mulai.

Nah sekarang Ayo coba bisa kamu berdiri Oke aku akan mencoba maka Hiyori mencoba untuk berdiri dan dia berhasil lalu dia mengambil langkah-langkah kecil sambil berpegangan di pararel barnya. Dan aku tepat di sampingnya untuk berjaga-jaga kalau ada apa-apa oke bagus sekali tidak papa kaamu berjalan pelan-pelan yang penting kamu sudah bisa.

kurang lebih setelah 7 Kali bolak-balik Hiyori menunjukkan perkembangan yang baik tapi setelah itu aku melihat dia mulai kelelahan kemudian aku berkata

oke oke sudah cukup untuk hari ini kita sambung besok lagi

eh tunggu dulu Ferdi Aku masih mau sekali lagi

hei kau lihat dulu kau sudah mandi keringat seperti itu masih mau lanjut lagi? dengan nada yang terputus-putus dia berkata

ah Gampang itu hah hah…. Hah…. itu semua bisa di atur kok aku baik-baik saja

Aku sebenarnya khawatir dengan keadaan dia tapi ya memang Sedikit keras kepala jadi aku Biarkan saja dia kemudian dia berjalan lagi dengan seperti yang tadi aku berada di sampingnya kemudian benar saja dia mulai kehilangan kesadaran kemudian aku berkata

nah nah nah kan apa kubilang ke kamu aku bilang juga apa aku dengan cepat menangkap tubuhnya dan merangkulnya

kemudian aku berkata

Makanya kalau orang ngomong itu didengerin jangan merasa jadi orang sok kuat kayak gini kan jadinya aduh gimana sih kamu

He…he…he…. Dia malah terseyum

setelah itu tiba-tiba ada orang masuk dan berkata

Selamat pagi

 ternyata itu adalah Yuki yang datang membawa kotak makanan lalu dia berkata
Oh Ferdi apa kabar itu siapa ya?

Oh ini ini Hyori Kamu tahu kan yang sudah aku ceritakan waktu itu oh ini orangnya.

 kalian berdua habis melakukan apa?

 Hiyori menjawab

Ah itu tadi aku tadi sedang latihan berjalan untuk terapi kakiku dan Ferdi biasa menemaniku
kemudian aku hanya bisa berkata

Oh iya memang betul aku hanya menemani dia kok. Eh ngomong-ngomong ada kotak makanan tuh apa isinya?


Oh ini ini sup rawon daging yang aku bilang ditelepon tadi malam

Oh begitu Apa itu tadi sup rawon makanan apa tuh?

Oh ini makanan khas Indonesia lebih tepatnya di daerah Jawa baik itu di Jawa Timur Jawa Tengah pokoknya sangat terkenal di daerah itu.

kamu mau coba kah?

Oh baiklah sini akan aku coba

Hei Tunggu dulu kamu Aku sarankan untuk ganti baju dulu lah bajumu penuh dengan keringat tuh
Mari aku antar

Tunggu sebentar ya Yuki aku Mengantar Hiyori  ke kamarnya dulu

Oh baik silakan maka aku mengantar Hiyori ke kamarnya lalu dia berkata
itu tadi siapa

Oh gitu Itu teman aku kami satu tempat kerja aku kan bagian desain karakter nah dia bagian penyunting nya Ya bisa dibilang itu asistenku lah tapi hubungan kami aku rasa lebih dari itu.

Oh seperti itu ya
 kemudian setelah sampai di kamarnya Hiyori mengganti pakaian kemudian bergegas Kembali ke tempat sebelumnya untuk menemui Yuki lalu dia bilang aku penasaran masih sama masakan rawon itu.

begitu kah

Ya nanti kita bawa ke dapur lah sekalian Ajak si Yuki untuk melihat isi Villa ini dan juga orang-orangnya

Hei maaf loh menunggu lama

Oke mari sini Aku antar ke dapur lalu Kami bertiga sampai di dapur dan menemui Inari dan Itsuki yang kebetulan ada di sana juga kemudian inari berkata
ada orang Weh ada orang baru nih hmm… siapanya Ferdi ya.

dia berkata seperti itu lalu aku jawab 

Hah Ini temanku Yuki namanya kami satu kantor kelihatannya Taman membawa sesuatu tuh
ya itu rawon sup rawon

Wah Coba buka kemudian keluarlah aroma dari rawan tersebut wooo harumnya mantap
kira-kira rasanya juga tidak ya

ya silakan aja dicoba juga kata Yuki kok warnanya hitam yang hitam kecoklat-coklatan begitu

kemudian aku menjawab

ya rawon memang seperti itu warnanya hitam kecoklat-coklatan yang pekat dengan harum yang khas.
Sudah aku coba rasain lah

waduh waduh enak banget nih sumpah aku jadi kepengen untuk membuatnya kira-kira apa aja bahan-bahannya nih ya? aku penasaran kata itsuki.

ya nanti akan aku kasih tahu lah tapi karena bahan-bahannya itu nggak ada di sini dan semuanya itu rata-rata di rumahku semua nanti aku ambil dulu lah di rumah kenapa harus di rumahmu iya karena memang ada bahan rempah-rempah yang dicari sini enggak ada dan bahan-bahan yang ada di rumahmu itu memang rempah-rempah asli Indonesia jadi nanti ke rumahku dulu untuk mengambil bahannya lalu baru kita bisa memulai masaknya. kemudian Itsuki bertanya

ini pakai daging sapi kan? 

Iya benar sekali umumnya rawon memang memakai daging sapi tapi aku beli dulu dagingnya di supermarket.

Eh tunggu biar aku menemanimu

kata Yuki 

Ah tidak usah supermarket nya juga dekat dari sini kok kemudian dia lanjut berkata

Oh Yakin nih Kamu berangkat sendiri nggak melupakan sesuatu melupakan apa Coba kamu cek dulu ada yang ketinggalan tidak

maka aku mengecek saku kantong saku baju dan ternyata memang benar ada yang tertinggal dompetku.

waduh aku lupa dompetku masih di kamarku Sebentar aku ambil dulu
Ah tidak usah ini loh aku bawa dompet cadanganmu

Oh begitu ya Oh syukurlah coba aku cek dulu ah cukup nggak uangnya buat beli ya
ternyata di dalam dompet ku ada sekitar 30.000 Yen.

yah cukuplah Oke aku berangkat dulu

eh tunggu dulu aku ikut pokoknya tidak mau tahu hah

ya sudahlah Kamu ikut. 

Yuki pun ikut berbelanja di supermarket bersama aku hanya untuk membeli daging sapi saja huh aku tidak tahu kenapa sifat Yuki belakangan seperti ini tapi ya sudahlah.
Kemudian kami sampai di salah satu supermarket di Tokyo lalu kemudian langsung saja menuju bahan kebutuhan pokok untuk membeli daging di situ aku melihat dua varian daging reguler dan juga daging premium kemudian aku berpikir

hmm.... kamu tadi waktu membuatkan aku sup rawon pakai daging apa yang biasa atau yang premium ya?

kemudian Yuki menjawab 

Ah aku buatkan kamu pakai daging biasa aja tapi rasanya enak tuh

Oh kalau gitu kita coba cobalah beli daging yang premium.
Aku juga ingin tahu apa rasanya nanti

Hei buat apa kamu beli yang premium segala Kamu nggak lihat itu harganya 15.000 Yen kalau dirupiahkan itu sekitar 1.900.00 rupiah. hanya buat daging ah kau ini ada-ada saja.

lah tidak apa-apa sekali-sekali atau gini saja sudah kita beli aja dua varian daging itu satu yang premium ini kemudian kita beli yang reguler yang kisaran harganya itu di sini terlihat  950 Yen Oh iya kemudian bahan-bahan lainnya ada tidak ya seperti  daun jeruk purut segar batang serai,air asam jawa,batang daun bawang,  Bubuk  Kaldu Sapi liter air minyak goreng terus juga untuk bumbu halus nya itu  bawang putih  bawang merah  keluak,  dan butir kemiri dan  kunyit.
Ada tidak ya ?

Hah gampang aja lah kita beli saja dulu bahan-bahan yang ada di supermarket ini nanti kalau ada yang kurang kayaknya kita masih punya bahan-bahan yang ada di rumah ya cukup Lah memang mau buat Berapa porsi sih?
 kemudian aku menjawab

Ya ya Kita lihat nanti sesuaikan saja  sama para penghuni di villa kemudian Yuki berkata
Oh kalau itu sih aku yakin pasti cukup gampang saja kalau itu kemudian kami berdua mencari bahan-bahan tersebut dan bahan yang tidak ada nanti bisa kami ambil sendiri di rumah karena kebetulan bahannya ada dan aku juga baru pesan beberapa hari yang lalu langsung dari Indonesia.

 kemudian Yuki berkata

eh sudah selesai nih tinggal dibayar

Oh begitu ya baiklah setelah membayar beberapa bahan-bahan itu kami berencana untuk pulang sebentar dan mengambil bahan-bahan yang tidak ada atau tidak lengkap Lara Setelah itu kami kembali ke Villa dan menemui Itsuki dan inari yang sudah lama menunggu


Bagian 2


setelah kami dari rumah dan kembali ke villa itsuki berkata kepada kami Wah banyak sekali bahan-bahan yang kalian beli

Ya kurang lebih begitulah karena aku Berencana untuk memasak untuk semua orang di villa ini aku tidak bisa masak sendiri jadi aku butuh bantuan kalian kemudian inari menjawab

oke gak masalah gampang saja serahkan itu semua pada kami
memang langkah-langkahnya seperti apa kemudian aku mulai memasak sambil menjelaskan kepada mereka Disamping itu juga aku dibantu oleh Yuki yang kebetulan juga yah dia ingin bersamaku untuk bantu-bantu di Villa katanya untuk hari ini.

Jadi tenaga untuk memasak rawon ini sedikit terbantu kemudian aku berkata Oke teman-teman jadi cara masaknya itu seperti ini kita rebus dulu daging itu sampai setengah matang nanti kita potong potong ya sesuai selera sajalah.

Oh begitu sini biar aku saja yang memotong daging daging itu kata inari

Hai nanti jangan lupa disisihkan terlebih dahulu kataku
Tuangkan air masukkan bubuk kaldu sapi ke dalam rebusan daging.
Kemudian untuk pengurusan tumis menumis biar aku saja yang mengambil alih ya
kemudian aku menumis daun jeruk lengkuas dan serai hingga harum dan matang kemudian langkah selanjutnya

Hai Itsuki coba bawa potongan-potongan daging itu kemari dan masukkan ke tumisan ini biar aku yang menumisnya sampai bumbunya meresap

Wah Kayaknya sudah bau harum nih
hmm... Sepertinya kau benar

hai Yuki coba masukan tumisan daging ini ke rebusan kaldu sapi yang sudah disiapkan sebelumnya

Oh oke baiklah ingat direbus sampai dagingnya empuk

Iya Iya aku tahu kok

Ok bagus ini tinggal nunggu beberapa menit nanti tinggal disajikan maka semua sudah selesai dan tidak menyangka kami bisa menghasilkan sampai 15 mangkok 

nah udah selesai nih

tinggal dikasih lengkap hei kalian senang toge tidak?

hah Aku tidak mau!

kata Hiyori

Oh kalau bawang goreng?

Nah itu baru aku mau tambahkan yang banyak ya Oke ini aku buatkan kok sudah punyamu yang banyak bawang gorengnya.

Maka kami pun makan bersama-sama ke meja yang amat besar dengan orang-orang yang lengkap bahkan ada beberapa teman-teman kantor ku juga di sini sebut saja Abdi Pak Kotaro Pak Takeshi Kenji dan beberapa penghuni Villa.

Wah siapa yang masak  ini?

kata Pak Takeshi

Oh ini yang masak kami semua Pak

kata Inari

Wah ini masakan terenak yang pernah saya makan saya jadi kepikiran mau bangun rumah makan di sini

Hah rumah makan Pak?

Iya nanti saya akan menarik beberapa karyawan yang saya butuhkan konsepnya nanti ya makanan Jepang dan Indonesia

Wah Sepertinya itu bagus

kata Pak Kotaro

Yah aku penasaran bagaimana dengan restoranya itu nati… hmm…

Wah Fer masakanmu ini memang selalu terbaik ya enak sekali rasanya

Kata Abdi 

lain kali masakan aku juga dong

oh tenang Gampang itu bisa diatur..

Yah begitulah kami untuk hari ketiga kami, akhirnya bisa menikmati waktu waktu bersama sambil menikmati sebuah masakan yang lezat ini kebahagiaan ini membuatku tersenyum

Dan aku merasa senang dapat berbagi dengan orang lain melalui sebuah masakan sederhana yang lezat dan nikmat ini. Dan setelah kejadian itu maka hari ketiga pun berakhir dan aku aku mulai mempersiapkan diri untuk hari yang terakhir aku berada di villa besok harinya.